“Jangan Hanya Sapu Halaman Warga!” LH Sumbawa Desak Bersih-Bersih Internal, Tantang Transparansi Pemberantasan Narkoba

- Wartawan

Rabu, 18 Februari 2026 - 05:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., menerima hearing Lingkar Hijau Sumbawa (LH), Rabu (18/2/2026), terkait aspirasi pemberantasan narkoba. Dialog berlangsung terbuka dan kondusif di Mapolres Sumbawa.(Foto istimewa)

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., menerima hearing Lingkar Hijau Sumbawa (LH), Rabu (18/2/2026), terkait aspirasi pemberantasan narkoba. Dialog berlangsung terbuka dan kondusif di Mapolres Sumbawa.(Foto istimewa)

Sumbawa Besar,Halontb.com – Tekanan publik terhadap komitmen pemberantasan narkoba di Kabupaten Sumbawa kian menguat. Lingkar Hijau Sumbawa (LH) secara terbuka mendesak agar upaya pemberantasan narkoba tidak berhenti pada penindakan di masyarakat, tetapi juga menyentuh internal aparat apabila terdapat dugaan keterlibatan oknum.

Rencana aksi demonstrasi yang sebelumnya diagendakan akhirnya dibatalkan sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan suci Ramadan. Namun, substansi tuntutan tetap disuarakan melalui hearing yang digelar Rabu (18/2/2026) dan diterima langsung oleh Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K.

Dalam forum tersebut, LH menyampaikan lima poin tuntutan, termasuk pembentukan tim independen pemberantasan narkoba, evaluasi menyeluruh kinerja penindakan, serta proses hukum tegas tanpa pandang bulu jika terdapat oknum yang terbukti terlibat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muhammad Taufan: Jangan Ada Standar Ganda

Korlap Lingkar Hijau Sumbawa, Muhammad Taufan, menyampaikan pernyataan keras dalam hearing tersebut. Ia menegaskan bahwa kepercayaan publik hanya bisa dijaga melalui transparansi dan keberanian membersihkan institusi dari dalam.

“Kami tidak ingin pemberantasan narkoba hanya terlihat menyasar masyarakat kecil. Jika ada dugaan atau indikasi keterlibatan oknum, harus dibuka secara terang. Jangan sampai publik melihat ada standar ganda dalam penegakan hukum,” tegas Taufan.

Ia juga menambahkan bahwa pembentukan tim independen menjadi penting untuk memastikan proses berjalan objektif dan tidak menimbulkan konflik kepentingan.

“Kalau memang bersih, tidak perlu takut diawasi. Justru pengawasan publik akan memperkuat institusi. Kami berdiri di sini bukan untuk menjatuhkan, tapi untuk memastikan tidak ada ruang kompromi terhadap narkoba, siapa pun pelakunya,” ujarnya dengan nada tegas.

Taufan juga menekankan bahwa jika ada anggota yang terbukti terlibat, sanksi berat harus dijatuhkan sesuai hukum yang berlaku, termasuk pemecatan tidak dengan hormat dan proses pidana maksimal.

Kapolres: Kami Terbuka dan Siap Tindak Tegas

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi secara dialogis dan kondusif.

“Kami berterima kasih atas masukan dan dukungan dari rekan-rekan Lingkar Hijau Sumbawa. Ini adalah bentuk kepedulian masyarakat terhadap institusi Polri,” ujarnya.

Kapolres menegaskan komitmennya untuk menindak tegas jika terdapat pelanggaran.

“Apabila ada oknum yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba, akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran,” tegasnya.

Ia juga menyatakan siap mengakomodir aspirasi yang disampaikan serta membuka ruang komunikasi lebih lanjut sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.

Hearing berlangsung terbuka dan kondusif. Meski aksi demonstrasi dibatalkan, substansi tuntutan tetap mengemuka: publik menuntut keseriusan, konsistensi, dan keberanian dalam memberantas narkoba tanpa pandang bulu.

Kini, perhatian tertuju pada langkah konkret yang akan diambil pasca dialog tersebut.

Facebook Comments Box

Editor : reza

Sumber Berita : Gatot Suherman

Berita Terkait

WNA Skotlandia Jadi Korban Pencurian di Lombok Barat, Total Kerugian Mencapai Rp142 Juta
Fakta Sidang Jadi Sorotan, Massa Nilai Mawardi Tak Terbukti Korupsi
KNPI NTB Soroti Maraknya Judi Sabung Ayam di Mataram, Desak Aparat Bertindak Tegas
Polisi Naikkan Status Kasus BIN Gadungan di Lombok Barat ke Tahap Penyidikan
Polda NTB Amankan Terduga Pelaku Penimbun BBM Subsidi di Sumbawa, 800 Liter Solar Disita
Niat Jual Motor Curian di Gerung, Pencuri N-MAX Biru di Sekotong Tak Berkutik saat Diringkus Polisi
Polres Lombok Barat Pastikan Lokasi Tambang Emas di Sekotong Sudah Tidak Beroperasi
Proyek Prestisius, Dugaan Korupsi Serius: Kasus Lahan Samota Masuk Tahap Penuntutan

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 04:03 WITA

Menteri Haji dan Umrah Tekankan Profesionalisme Petugas di Pelantikan Serentak PPIH 2026

Rabu, 15 April 2026 - 10:51 WITA

Pemkab Lombok Barat Gandeng DPRD dan Aparatur Kelurahan Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak

Rabu, 15 April 2026 - 10:43 WITA

Perkuat Transformasi Digital, Pemprov NTB Sinkronkan Data Daerah hingga Level Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 07:10 WITA

Transparansi Mulai Terbuka, Proyek IPAL Mataram Masuk Babak Baru dengan Pengawasan Ketat

Selasa, 14 April 2026 - 09:24 WITA

Menuju NTB Satu Digit: Ikhtiar Pemerintah Menata Masa Depan Lewat Kolaborasi

Selasa, 7 April 2026 - 13:58 WITA

Jalan Lendang Re–Menjut Mangkrak Usai Tambahan 50 Hari, Warga Sekotong Geram: “Kami Butuh Aksi, Bukan Janji”

Senin, 6 April 2026 - 13:40 WITA

Perempuan Asal Mataram Hanyut di Sungai Tibu Ijo Lobar, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Minggu, 5 April 2026 - 11:16 WITA

Polsek Batulayar Siaga Tangani Banjir di Jalur Senggigi

Berita Terbaru