Home / NTB

RSUD KLU Roboh di Tengah Gelombang Aksi: Direktur Mundur, Rakyat Menolak ‘Tambal Sulam’ Sistem Bobrok

- Wartawan

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 02:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Lombok Utara, menuntut keadilan atas dugaan kelalaian medis di RSUD KLU. (Foto: Istimewa)

Ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Lombok Utara, menuntut keadilan atas dugaan kelalaian medis di RSUD KLU. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Langit kelabu di halaman Kantor Bupati Lombok Utara seolah ikut menyaksikan babak baru kisah kelam RSUD KLU. Ratusan mahasiswa, organisasi masyarakat, dan keluarga korban berdiri tegak, menuntut sesuatu yang sudah lama hilang dari rumah sakit itu: rasa kemanusiaan.

Aksi besar-besaran Jumat (17/10/2025) ini meledak setelah meninggalnya seorang bayi akibat dugaan kelalaian medis. Bagi publik Lombok Utara, tragedi ini bukan kecelakaan tunggal, melainkan klimaks dari akumulasi pelayanan buruk, pengawasan longgar, dan kepemimpinan rumah sakit yang gagal.

Ketua KBMLU, Abed Aljabiri Adnan, menyebut RSUD KLU bukan lagi sekadar “sakit,” melainkan “kronis.” “Pemerintah daerah harus berhenti bermain peran seolah semua baik-baik saja. RSUD ini harus dibedah, bukan ditambal,” ujarnya lantang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan tajam juga datang dari keluarga korban. Sabarudin, mewakili suara hati banyak warga, menyampaikan: “Kami datang bukan hanya untuk anak kami yang sudah tiada, tapi untuk mencegah ada korban lain. RSUD harus dirombak total.”

Di tengah desakan ini, Direktur RSUD drg. Nova menyerahkan surat pengunduran diri langkah yang disebut banyak pihak sebagai ‘pelarian elegan’ dari tekanan publik.

Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri disebut tengah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mencari pengganti. Tapi publik skeptis: pergantian direktur saja tak cukup.

Karena masalah RSUD KLU bukan hanya soal siapa yang duduk di kursi, tapi tentang budaya pelayanan yang sudah lama membusuk.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari 6 Meter Menjadi 10,5 Meter, Wajah Baru Ruas Jereweh-Benete Usai Ditangani
FORMAL Resmi Lahir Pasca OTT Bupati Lobar, Media Bersatu Tolak Praktik Pilih Kasih dan Pengkotakan Pers
Bulog NTB Terima Aspirasi Massa, Tegaskan Transparansi serta Dukung Penegakan Hukum Kasus Beras Oplosan
BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat
Detik-detik Mencekam Atap SMAN 7 Mataram Roboh: Siswa Panik Berhamburan, 5 Orang Terluka
Sukses Gelar Pelepasan 203 Siswa Terbaiknya di UIN Mataram, MAN Lobar Buktikan Kualitas Madrasah Unggulan
Jalan Rusak di Teluk Gok Tak Kunjung Diperbaiki: Anak Sekolah Kesulitan, Jenazah Ditandu hingga Warga Sakit Harus Naik Perahu
Sentuhan Kasih PLN untuk Anak Negeri, 56 Anak Yatim Desa Teros Terima Santunan Penuh Haru

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:19 WITA

Kebakaran Melanda Desa Sade, Brimob Polda NTB Turunkan Water Cannon Bantu Pemadaman dan Evakuasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:08 WITA

Baru Tiba dari NTT, Gubernur Iqbal Langsung Turun ke Lokasi Kebakaran Desa Adat Sade

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:19 WITA

Korban KMP Putri Yasmin Meninggal setelah Delapan Hari Dirawat, Keluarga Pertanyakan Tanggung Jawab Perusahaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:09 WITA

Jenazah Mengambang Ditemukan di Pelabuhan Lembar, Dipastikan Bukan Korban KMP Putri Yasmin

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Hari Ketiga Pencarian KMP Putri Yasmin, Satu Penumpang Selamat, 4 Orang Masih Dicari

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:18 WITA

Hari Ketiga Pencarian KMP Putri Yasmin, Tim SAR Kerahkan 3 SRU dan Helikopter Perluas Penyisiran Selat Lombok

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:13 WITA

Wabup UNA Bersama Menhub dan Gubernur NTB Jenguk Korban KMP Putri Yasmin di RSUD Tripat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:04 WITA

Setahun Lebih Rusak Parah Tanpa Perbaikan, Warga Terpaksa Melintas di Jembatan Bakong

Berita Terbaru