Tragis! Pemuda di Lombok Barat Tewas Diduga Bunuh Diri , Sekolah Bantah Isu Bullying

- Wartawan

Minggu, 15 Maret 2026 - 10:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerabat dan warga mengantar jenazah seorang siswa SMA dari rumah duka di Perumahan Pemda Dasan Geres, Gerung, Lombok Barat, Minggu (15/3/2026). Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan lingkungan sekitar.(Foto istimewa)

Kerabat dan warga mengantar jenazah seorang siswa SMA dari rumah duka di Perumahan Pemda Dasan Geres, Gerung, Lombok Barat, Minggu (15/3/2026). Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan lingkungan sekitar.(Foto istimewa)

LOMBOK BARAT,Halontb.com – Suasana duka menyelimuti Perumahan Pemda, Jalan Raya Rajumas, Kelurahan Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Lombok Barat (Lobar). Seorang pemuda berinisial ADS (18), siswa kelas 12 SMAN 9 Mataram, ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya pada Minggu (15/3/2026) dini hari.

Korban ditemukan pertama kali oleh pihak keluarga sekitar pukul 04.30 WITA, tepat saat hendak dibangunkan untuk menyantap sahur. ADS ditemukan dalam posisi leher terikat tali pada terali jendela kamar pribadinya.

Kronologi Kejadian

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban terakhir kali terlihat masuk ke kamar pada Sabtu malam (14/3) sekitar pukul 22.00 WITA. Kecurigaan muncul ketika pintu kamar korban diketuk berulang kali untuk diajak sahur bersama, namun tidak ada respons.

Adik korban, AO, yang merasa janggal kemudian membuka pintu dan mendapati kakaknya sudah tak bernyawa. Pihak keluarga segera menghubungi paman korban, DS, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gerung.

Mendapat Laporan tersebut, jajaran Polres Lobar bersama personel Polsek Gerung langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap Melalui Kapolsek Gerung, AKP Lale Dewi Lungit Tanauran SH, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur.

“Kami telah menerima laporan mengenai peristiwa ini. Segera setelah informasi masuk, kami menuju TKP dan tak lupa melaporkan kejadian tersebut ke Polres. Tim kami langsung menuju TKP untuk melakukan identifikasi awal guna memastikan seluruh prosedur hukum terpenuhi,” ujar AKP Lale Dewi.

Sekitar pukul 06.30 Wita, pihak kepolosian mengevakuasi jenazah korban ke RS Bhayangkara Mataram menggunakan ambulans, dari Puskesmas Dasan Tapen untuk menjalani pemeriksaan medis atau visum.

“Hasil pemeriksaan luar oleh tim medis menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik lain pada tubuh korban, selain luka di bagian leher dan kondisi lidah tergigit. Pihak keluarga telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi,” ujarnya.

Kepsek SMAN 9 Mataram: “Tidak Ada Perundungan”

Menanggapi isu yang beredar di media online dan media sosial mengenai adanya dugaan perundungan (bullying) yang memicu depresi korban, Kepala Sekolah SMAN 9 Mataram, Nengah Istiqomah, memberikan bantahan tegas.

Suasana duka di rumah keluarga seorang siswa di Perumahan Pemda, Dasan Geres, Gerung, Lombok Barat, Minggu (15/3/2026). Warga dan kerabat berdatangan untuk melayat setelah korban ditemukan meninggal dunia di kediamannya.(Foto istimewa)

“Kami sangat kecewa dengan adanya berita sepihak yang menyatakan ada perundungan. SMAN 9 Mataram adalah Sekolah Ramah Anak dengan jargon ‘Anak Senang, Guru Tenang, Orang Tua Bahagia’. Kami memiliki mekanisme disiplin positif dan koordinasi ketat dengan lembaga perlindungan anak,” tegas Nengah.

Ia menambahkan bahwa ADS dikenal sebagai siswa yang sangat aktif dan berprestasi, terutama di bidang bahasa Inggris dan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR).

“ADS itu anak yang hebat. Dia aktif di kelas, sering membuat video pidato bahasa Inggris, dan selalu sigap menjadi tim kesehatan saat upacara sekolah. Kami kehilangan sosok siswa yang sangat enjoy di sekolah,” tambahnya dengan nada haru.

Kesaksian Teman Sebangku

Senada dengan kepala sekolah, teman sebangku korban, Putu Briandika Krisna Praja dan I Putu Rinanda Sunu, mengaku terkejut dan tidak menyangka. Menurut mereka, ADS adalah sosok yang ceria dan tidak pernah menunjukkan tanda-tanda memiliki masalah di sekolah.

“Dia orangnya asyik, sering main game bareng kami di kelas. Terakhir saya dengar dia sedang mempersiapkan diri untuk masuk seleksi Kepolisian dan sudah ikut les. Benar-benar tidak ada kasus perundungan atau masalah apa pun,” ungkap mereka.

Meski demikian, Putu sempat menyebutkan bahwa korban sempat mengirimkan pesan singkat (WA) terakhir kepada kekasihnya dalam bahasa Inggris yang berisi, Jika kamu ingin mengatakan sesuatu, katakan sekarang.

Jenazah almarhum ADS telah diserahterimakan kepada pihak keluarga dan direncanakan akan dimakamkan di TPU Gerung setelah salat Dzuhur hari ini. Pihak kepolisian dan sekolah mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan spekulasi liar yang dapat menambah duka keluarga.

Facebook Comments Box

Sumber Berita : Taufik Natanagara

Berita Terkait

LPA Mataram Ungkap Dugaan Modus Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah, Korban Diduga Bertambah
Polda NTB Naikkan Kasus Dugaan Penyimpangan Anggaran PT Energi Selaparang ke Tahap Penyidikan
Lapas Lombok Barat Gandeng TNI-Polri dan BNN, Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine
Polisi Buru Penyebar Video Hoaks Pembakaran Dapur MBG di Lombok Tengah
Bunuh Ibu Kandung dan Bakar Jasad di Sekotong, Bara Divonis 20 Tahun Penjara
Laka Lantas Turun 15 Persen, Polres Lombok Barat Perketat Penindakan dan Edukasi Pengendara
Polres Lombok Barat Amankan Pemuda Bawa Sajam dan 29 Motor Diduga untuk Balap Liar
Ditresnarkoba Polda NTB Bongkar Jaringan Narkoba Karang Bagu, Belasan Terduga Pelaku dan Barang Bukti Sabu Diamankan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:33 WITA

Hari Pelanggan Nasional, ASDP Lembar Sapa Penumpang Lewat Aksi Sosial dan Perkuat Layanan

Senin, 25 Mei 2026 - 09:42 WITA

Arus Mudik Idul Adha di Pelabuhan Lembar Masih Landai, ASDP Pastikan Penyeberangan Normal

Berita Terbaru