Presiden Prabowo Luncurkan Era Baru Ketenagalistrikan, 37 Proyek Siap Dorong Indonesia Menuju Negara Industri

- Wartawan

Rabu, 22 Januari 2025 - 02:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aerial view Gardu Induk 150 kV Kolaka Ext yang berlokasi di Desa Lalomba Kec. Kolaka, Kab. Kolaka, Sulawesi Tenggara. (Foto: Dok. PLN)

Aerial view Gardu Induk 150 kV Kolaka Ext yang berlokasi di Desa Lalomba Kec. Kolaka, Kab. Kolaka, Sulawesi Tenggara. (Foto: Dok. PLN)

Halontb.com – Dengan visi besar membawa Indonesia menjadi negara industri maju, Presiden Prabowo Subianto menandai 100 hari pemerintahannya dengan meresmikan 37 proyek ketenagalistrikan strategis, Senin (20/01), di PLTA Jatigede, Sumedang, Jawa Barat. Langkah ini menjadi titik awal transformasi ekonomi nasional melalui penguatan infrastruktur energi.

Proyek-proyek ini meliputi pembangunan 26 pembangkit listrik berkapasitas total 3.222,75 MW dan 11 jaringan transmisi serta gardu induk sepanjang 739,71 kms. Dengan nilai investasi mencapai Rp72 triliun, proyek ini menjadi salah satu inisiatif ketenagalistrikan terbesar di dunia yang ditujukan untuk mempercepat industrialisasi dan hilirisasi sumber daya alam.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya membangun fondasi energi yang kuat untuk mencapai swasembada energi. “Kita ingin bangsa ini berdikari, mampu mengolah kekayaan alam sendiri menjadi produk bernilai tambah, dan membangun kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan. Energi adalah kunci utama untuk itu,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo juga menyampaikan komitmennya dalam memanfaatkan potensi energi baru terbarukan (EBT). Menurutnya, pembangunan proyek-proyek berbasis EBT, seperti PLTA dan PLTS, akan memberikan akses listrik yang andal, bersih, dan berkelanjutan ke seluruh penjuru negeri. “Ini bukan hanya tentang listrik, tetapi juga tentang membuka peluang investasi dan menciptakan jutaan lapangan kerja baru,” ujarnya.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan langkah nyata dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi 8%. “Melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), kita membangun infrastruktur yang mampu meningkatkan konsumsi listrik per kapita menjadi 6.400 kWh per tahun,” ungkap Bahlil.

Salah satu proyek unggulan yang diresmikan adalah PLTA Jatigede dengan kapasitas 110 MW, yang akan memperkuat sistem kelistrikan di Jawa Barat. Selain itu, PLTA Asahan 3 (174 MW) dan PLTS IKN (50 MWac) akan menjadi pendorong utama bagi kawasan industri dan permukiman baru, termasuk di wilayah Ibu Kota Nusantara.

Infrastruktur transmisi seperti SUTT Kolaka-PT Antam Pomala juga akan mendukung industri pengolahan nikel, memastikan keandalan pasokan listrik di kawasan industri strategis. Dengan adanya 11 proyek transmisi dan gardu induk baru, Indonesia kini memiliki kapasitas kelistrikan yang lebih andal untuk menopang pertumbuhan ekonomi.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menambahkan bahwa PLN telah menyiapkan strategi matang untuk mendukung transformasi energi ini. “Kami memastikan bahwa kelistrikan nasional dikelola secara efisien, berdaya saing tinggi, dan siap menjawab tantangan masa depan,” ujar Darmawan.

Melalui proyek-proyek strategis ini, pemerintah tidak hanya berupaya mendorong percepatan industrialisasi tetapi juga membangun kemandirian energi nasional. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia berada di jalur yang tepat untuk menjadi negara maju dengan perekonomian yang tangguh dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Skandal Lahan MXGP Samota Melebar, Penilai Harga Tanah Resmi Jadi Tersangka
Antisipasi Gangguan Listrik, PLN Perbarui Infrastruktur Transmisi Strategis di Sumbawa
Perkuat Inklusi Keuangan Syariah, Bank NTB Syariah Hadirkan Pojok NTBS di Tiga Pasar Tradisional Mataram
TRC PLN UIW NTB Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Kabul, Perkuat Peran Sosial di Tengah Bencana
Di Tengah Medan Ekstrem Pascabanjir, PLN Berjuang Kembalikan Terang Warga Pelangan
Dari Bibit ke Berkah, Cara Bank NTB Syariah Memaknai Ulang Hadiah Ulang Tahun Daerah
Empat Tiang Roboh Tak Padamkan Listrik Kuta, PLN Buktikan Kesiapan Hadapi Gangguan Cuaca
Kampung Pas Mataram, Ruang Nongkrong Baru yang Menyatukan Kuliner, Musik, dan Pemberdayaan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:10 WITA

Proses Izin Tambang Rakyat Lamban, Asosiasi Pemuda Koperasi Laporkan Pemprov NTB ke Ombudsman

Senin, 26 Januari 2026 - 14:07 WITA

Laskar Gibran Tegaskan Komitmen Kawal Pemerintahan Prabowo–Gibran, Bantah Isu Perpecahan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:31 WITA

Ketua Umum Laskar Gibran Pusat dan Daerah Tegaskan Konsistensi Dukungan terhadap Pemerintahan Prabowo–Gibran

Rabu, 31 Desember 2025 - 06:10 WITA

Reformasi Birokrasi Berlanjut, Pemkab Lombok Barat Segarkan OPD dan Lantik Pejabat Strategis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 15:53 WITA

Lalu Winengan Luncurkan “ABG – Abangnya Bang Gibran”: Sinyal Dukungan Total untuk Sang Wapres, Lawan Politik Mulai Resah ?

Minggu, 20 Juli 2025 - 03:01 WITA

Anggota DPRD NTB Periode 2019-2024 Bikin Testimoni, Ungkap Kronologi Kasus Bagi-bagi Uang Siluman di DPRD NTB

Rabu, 25 Juni 2025 - 09:40 WITA

Mendengar Langsung Suara Rakyat, Hj. Rafi’ah Janjikan Sumur Bor dan Dukung Tradisi Sosial Rungkang

Minggu, 22 Juni 2025 - 09:12 WITA

Musda XI Golkar NTB Rampung, Mohan Terpilih Aklamasi dan Siap Rebut Dapil NTB I

Berita Terbaru