Dari Hotel ke Destinasi Wisata, Kolaborasi PLN-Lombok Garden Hotel Bangun Ekosistem EV di Pulau Lombok

- Wartawan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPKLU sekarang hadir di Lombok Garden Hotel.

SPKLU sekarang hadir di Lombok Garden Hotel.

MATARAM, Halontb.com — Transformasi menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan membutuhkan lebih dari sekadar perubahan jenis kendaraan. Di belakang pertumbuhan kendaraan listrik, terdapat kebutuhan besar terhadap infrastruktur pengisian daya yang tersebar, mudah dijangkau dan terintegrasi dengan pusat-pusat aktivitas masyarakat.

Kebutuhan tersebut kini mulai dijawab melalui kolaborasi lintas sektor.

PT PLN (Persero) melalui PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) menghadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di area parkir Lombok Garden Hotel, Mataram. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari langkah PLN memperluas akses infrastruktur kendaraan listrik sekaligus memperkuat kolaborasi dengan sektor pariwisata dan perhotelan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kolaborasi ini menjadi penting karena Pulau Lombok memiliki karakter sebagai daerah tujuan wisata dengan mobilitas masyarakat dan wisatawan yang terus bergerak dari satu kawasan ke kawasan lainnya.

Ketika kendaraan listrik mulai menjadi pilihan transportasi, kebutuhan terhadap infrastruktur pengisian otomatis ikut meningkat.

Tanpa jaringan pengisian yang memadai, perkembangan kendaraan listrik akan menghadapi tantangan dari sisi kenyamanan dan kepercayaan pengguna. Sebaliknya, apabila infrastruktur tumbuh seiring dengan meningkatnya penggunaan kendaraan listrik, proses transisi menuju mobilitas rendah emisi dapat berjalan lebih cepat.

Dalam konteks itulah keberadaan SPKLU di Lombok Garden Hotel memiliki arti strategis.

General Manager PLN UIW NTB Yondri Zulfadli menegaskan bahwa pengembangan SPKLU merupakan bagian dari komitmen PLN membangun ekosistem kendaraan listrik yang semakin andal, mudah diakses dan terintegrasi dengan berbagai sektor.

Menurut Yondri, sektor hospitality memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekosistem tersebut. Hotel merupakan salah satu titik aktivitas yang banyak bersinggungan dengan wisatawan, pelaku bisnis dan masyarakat dengan tingkat mobilitas tinggi.

“Kami berharap fasilitas ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik, tetapi juga menjadi nilai tambah bagi sektor perhotelan dan pariwisata dalam mengembangkan konsep bisnis yang lebih ramah lingkungan,” kata Yondri.

Kolaborasi PLN dengan Lombok Garden Hotel sekaligus memperlihatkan bahwa agenda transisi energi dapat berjalan beriringan dengan pengembangan sektor pariwisata.

Konsep keberlanjutan dalam industri pariwisata kini tidak lagi hanya berbicara mengenai pengelolaan destinasi dan lingkungan. Infrastruktur transportasi dan energi juga menjadi bagian dari upaya membangun pengalaman wisata yang lebih berkelanjutan.

Kehadiran SPKLU di kawasan hotel membuka peluang bagi pengguna kendaraan listrik untuk mengisi daya ketika melakukan perjalanan maupun ketika berada di kawasan Mataram.

Manager PLN UP3 Mataram Hengky Purbo Lesmono mengatakan penyediaan infrastruktur kendaraan listrik di sektor perhotelan dan pariwisata merupakan langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik.

Menurut Hengky, fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus. Pengguna kendaraan mendapatkan akses pengisian daya, sementara pengelola hotel memperoleh fasilitas yang dapat mendukung penerapan prinsip Green Hotel dan pariwisata berkelanjutan.

Di sisi lain, keberadaan SPKLU juga menjadi bagian dari upaya menghapus persepsi bahwa kendaraan listrik hanya cocok digunakan untuk perjalanan jarak pendek atau wilayah tertentu.

Semakin banyak titik pengisian yang tersedia, semakin fleksibel masyarakat dalam merencanakan perjalanan.

Persoalan range anxiety atau kekhawatiran kehabisan daya di tengah perjalanan menjadi salah satu aspek yang dapat ditekan melalui pengembangan jaringan SPKLU yang lebih luas.

PLN tidak hanya membangun infrastruktur fisik. Layanan kendaraan listrik juga terhubung dengan ekosistem digital melalui PLN Mobile.

Pengguna dapat memanfaatkan PLN Mobile untuk mengetahui lokasi SPKLU, memantau proses pengisian daya hingga melakukan transaksi secara digital.

Integrasi antara infrastruktur fisik dan layanan digital tersebut menjadi bagian penting dari pengalaman pengguna kendaraan listrik. Sebab, masyarakat membutuhkan kepastian bukan hanya mengenai tersedianya fasilitas, tetapi juga informasi dan layanan yang mudah digunakan.

Ke depan, PLN UIW NTB melihat peluang pengembangan ekosistem kendaraan listrik masih sangat terbuka.

Kolaborasi dapat diperluas bersama sektor perhotelan, pariwisata, pusat perbelanjaan, pelaku usaha maupun pemerintah daerah.

Pola kolaborasi tersebut memungkinkan pembangunan infrastruktur kendaraan listrik tidak hanya terpusat di satu kawasan, tetapi berkembang mengikuti pusat-pusat mobilitas masyarakat.

Bila jaringan tersebut terus bertambah, Pulau Lombok secara perlahan dapat memiliki ekosistem perjalanan yang semakin mendukung kendaraan listrik.

Hal tersebut sekaligus dapat menjadi nilai tambah bagi NTB sebagai daerah tujuan wisata.

Wisatawan yang menggunakan kendaraan listrik akan semakin memiliki banyak pilihan ketika membutuhkan pengisian daya. Pada saat yang sama, pelaku usaha pariwisata dapat mulai mengintegrasikan aspek kendaraan listrik ke dalam layanan mereka.

Bagi pemerintah dan pemangku kepentingan daerah, perkembangan ini juga menjadi bagian dari agenda transisi menuju penggunaan energi yang lebih bersih.

Sektor transportasi merupakan salah satu ruang penting dalam proses tersebut. Karena itu, pengembangan kendaraan listrik harus dilihat sebagai agenda bersama, bukan hanya urusan produsen kendaraan maupun penyedia infrastruktur.

PLN mengambil posisi sebagai salah satu penggerak ekosistem dengan membangun infrastruktur sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai sektor.

SPKLU di Lombok Garden Hotel menjadi salah satu contoh bagaimana kolaborasi tersebut diterjemahkan dalam bentuk fasilitas yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat.

Ke depan, keberhasilan ekosistem kendaraan listrik di NTB akan sangat ditentukan oleh seberapa kuat konektivitas antar titik pengisian, seberapa mudah masyarakat mengakses layanan, serta seberapa besar keterlibatan sektor usaha dan pemerintah daerah.

PLN optimistis pengembangan tersebut dapat terus berjalan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Langkah itu pada akhirnya tidak hanya diarahkan untuk memperluas penggunaan kendaraan listrik, tetapi juga mendukung percepatan transisi energi bersih dan pencapaian target Net Zero Emissions (NZE).

Dari sebuah SPKLU di area parkir hotel, terbuka sebuah gambaran yang lebih besar: bagaimana sektor energi, transportasi dan pariwisata dapat bergerak bersama membangun NTB yang semakin siap menghadapi era mobilitas listrik.

Dan perjalanan itu kini mulai dibangun dari titik-titik kecil yang semakin terhubung satu sama lain.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Danantara Dorong BUMN Utamakan Pelanggan, PLN Masuk Dua Besar Layanan Terbaik
Efek MotoGP Mandalika, Pelindo Catat Lonjakan Penumpang 40 Persen dan Kendaraan 32 Persen
Bukan Hanya Balapan, Keandalan Listrik PLN Jadi Penopang Citra Mandalika di Panggung Dunia
Mandalika Menuju Destinasi Wisata Berkelanjutan, PLN Hadirkan SPKLU Fast Charging Saat MotoGP 2026
Di Balik Gemuruh MotoGP Mandalika, Keandalan Listrik Jadi Penopang Penting Suksesnya Balapan
Raul Fernandez Tercepat di Free Practice MotoGP Mandalika, PLN Siaga Kawal Kelistrikan Sirkuit
Beasiswa Bank NTB Syariah untuk 15 Mahasiswa Unram Disiapkan Berkelanjutan, Seleksi dan Evaluasi Jadi Perhatian
Bank NTB Syariah dan PDAM Lombok Timur Buka Ruang Inovasi, Kemitraan Strategis Disiapkan untuk Jangka Panjang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Polisi Tetapkan Pimpinan Ponpes di Lombok Barat sebagai Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:18 WITA

Dua Pria Diduga Pengedar Sabu Ditangkap di Gerung, 72,42 Gram Disita

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:22 WITA

Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Patroli Jalur Logistik di Pelabuhan Lembar

Rabu, 23 September 2026 - 06:47 WITA

LPA Mataram Ungkap Dugaan Modus Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah, Korban Diduga Bertambah

Jumat, 18 September 2026 - 11:42 WITA

Polda NTB Naikkan Kasus Dugaan Penyimpangan Anggaran PT Energi Selaparang ke Tahap Penyidikan

Kamis, 17 September 2026 - 12:26 WITA

Lapas Lombok Barat Gandeng TNI-Polri dan BNN, Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Polisi Buru Penyebar Video Hoaks Pembakaran Dapur MBG di Lombok Tengah

Senin, 14 September 2026 - 15:49 WITA

Bunuh Ibu Kandung dan Bakar Jasad di Sekotong, Bara Divonis 20 Tahun Penjara

Berita Terbaru