MATARAM, Halontb.com – Pertumbuhan aktivitas masyarakat dan ekonomi di Pulau Sumbawa membutuhkan satu fondasi yang sering kali tidak terlihat, tetapi memiliki peran sangat menentukan: listrik yang andal.
Dari aktivitas rumah tangga hingga fasilitas pelayanan publik dan dunia usaha, kebutuhan terhadap energi listrik terus menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, memastikan listrik dapat disalurkan secara aman dan berkesinambungan menjadi pekerjaan yang tidak berhenti pada penyediaan energi saja.
Jaringan transmisi sebagai salah satu bagian utama sistem kelistrikan harus dipastikan berada dalam kondisi optimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk itulah PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) secara konsisten melakukan pemeliharaan terhadap infrastruktur transmisi di Pulau Sumbawa.
Terbaru, PLN melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Mataram bersama Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Sumbawa melaksanakan pemeliharaan Tower T.181 pada ruas Labuhan–Plampang dan Labuhan–Empang, Selasa (18/8).
Sebanyak tujuh personel ULTG Sumbawa terlibat dalam pekerjaan tersebut.
Pemeliharaan meliputi penggantian dan pembersihan isolator. Dua pekerjaan tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga agar komponen jaringan transmisi tetap mampu menjalankan fungsinya secara optimal.
Isolator memiliki posisi penting dalam sistem transmisi karena berfungsi menjaga isolasi antara penghantar bertegangan dengan struktur tower.
Dalam operasionalnya, isolator berada di ruang terbuka dan menghadapi berbagai kondisi lingkungan. Kotoran dan material yang menempel pada permukaannya, dalam kondisi tertentu, dapat memengaruhi kemampuan isolasi.
Karena itu, pembersihan menjadi salah satu pekerjaan yang penting untuk dilakukan secara berkala.
Begitu pula dengan penggantian isolator. Ketika kondisi suatu komponen mengalami penurunan dan berpotensi memengaruhi performa jaringan, langkah preventif diperlukan untuk mengurangi risiko gangguan.
Cara kerja semacam itu menjadi bagian dari manajemen aset PLN.
Pemeliharaan tidak menunggu sampai gangguan terjadi. Sebaliknya, PLN berusaha mengidentifikasi kebutuhan pemeliharaan dan melakukan tindakan sebelum kondisi aset berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
Langkah tersebut penting karena sistem kelistrikan merupakan satu kesatuan. Gangguan pada salah satu bagian jaringan berpotensi memberikan dampak terhadap kontinuitas penyaluran tenaga listrik.
Dengan menjaga jaringan transmisi, PLN berupaya mempertahankan keandalan sistem kelistrikan Pulau Sumbawa secara keseluruhan.
Manajer PLN UPT Mataram Anung Hermawan mengatakan pemeliharaan jaringan transmisi merupakan bagian penting dari strategi PLN dalam menjaga keandalan sistem.
“Setiap pekerjaan pemeliharaan kami lakukan secara terencana dengan tetap mengutamakan keselamatan. Penggantian dan pembersihan isolator ini merupakan langkah preventif untuk memastikan jaringan transmisi tetap dalam kondisi optimal dan mampu mendukung penyaluran listrik yang andal,” ujar Anung.
Menurutnya, pekerjaan pemeliharaan dilakukan dengan mengikuti prosedur keselamatan dan standar yang berlaku.
Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa keandalan listrik bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Keandalan dibangun melalui rangkaian pekerjaan yang dilakukan secara konsisten, mulai dari pemeliharaan pembangkit hingga memastikan jaringan transmisi dan distribusi tetap siap beroperasi.
General Manager PLN UIW NTB Yondri Zulfadli menegaskan bahwa menjaga keandalan listrik di Pulau Sumbawa merupakan bagian dari komitmen PLN memberikan layanan kelistrikan yang berkualitas kepada masyarakat NTB.
“Kami terus memastikan infrastruktur kelistrikan dipelihara secara konsisten, karena keandalan listrik tidak hanya ditentukan oleh kesiapan pembangkit, tetapi juga oleh kondisi jaringan transmisi dan distribusi,” kata Yondri.
Ia menambahkan, pemeliharaan yang terencana dan dukungan personel yang kompeten menjadi bagian penting dalam menjaga sistem kelistrikan tetap aman, andal dan berkelanjutan.
Bagi Pulau Sumbawa, keberadaan sistem kelistrikan yang andal memiliki arti strategis. Listrik tidak hanya dibutuhkan untuk menerangi rumah, tetapi juga mendukung berbagai aktivitas masyarakat dan roda perekonomian.
Ketika kebutuhan energi semakin berkembang, maka infrastruktur yang menyalurkan energi tersebut juga harus memiliki tingkat kesiapan yang memadai.
Karena itu, pemeliharaan Tower T.181 tidak dapat dipandang hanya sebagai pekerjaan teknis di satu titik jaringan. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk menjaga kesiapan infrastruktur kelistrikan Pulau Sumbawa.
PLN memilih pendekatan preventif dengan memastikan komponen jaringan diperiksa dan dirawat secara berkala. Penggantian dilakukan ketika dibutuhkan, sementara pembersihan dilakukan untuk menjaga kemampuan isolasi tetap optimal.
Dengan langkah tersebut, potensi gangguan dapat ditekan dan kualitas penyaluran listrik diupayakan tetap terjaga.
Di balik aktivitas masyarakat yang terus bergerak, terdapat sistem kelistrikan yang harus bekerja tanpa mengenal waktu.
Dan di balik sistem tersebut, ada personel PLN yang memastikan berbagai komponen jaringan tetap berada dalam kondisi terbaiknya.
Pemeliharaan Tower T.181 menjadi salah satu bagian kecil dari pekerjaan besar menjaga keandalan listrik Pulau Sumbawa.
PLN memastikan upaya tersebut terus dilakukan secara konsisten sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin andal, aman dan berkelanjutan bagi masyarakat NTB.









