Halontb.com, Lombok Barat – Transformasi digital di Nusa Tenggara Barat terus bergerak ke berbagai sektor strategis. Kali ini, Terminal Pelabuhan Senggigi menjadi pionir penerapan sistem E-Ticketing dan Gate In Online, sebuah inovasi yang diyakini akan mengubah wajah pelayanan transportasi laut sekaligus memperkuat tata kelola pendapatan daerah.
Peluncuran sistem tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama Bank NTB Syariah, PT Easybook Teknologi Indonesia, dan PT AMGM dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih modern dan berbasis teknologi.
Melalui sistem ini, masyarakat maupun wisatawan kini dapat membeli tiket secara digital, melakukan pembayaran non-tunai, registrasi penumpang, hingga proses validasi keberangkatan secara elektronik. Seluruh aktivitas transaksi terdokumentasi dalam satu sistem yang saling terhubung sehingga lebih aman, cepat, dan akurat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi Bank NTB Syariah, implementasi ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem ekonomi digital di daerah.
Direktur Dana dan Transaksi Bank NTB Syariah, Adhi Susantio, menegaskan bahwa digitalisasi pembayaran akan menjadi fondasi penting bagi peningkatan kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, sistem transaksi non-tunai bukan hanya memberikan kemudahan kepada pengguna jasa, tetapi juga menciptakan transparansi yang lebih baik karena seluruh transaksi dapat dipantau secara real time.
Dengan sistem digital tersebut, peluang terjadinya kebocoran pendapatan dapat ditekan secara signifikan. Pemerintah daerah juga memperoleh data yang lebih valid sehingga pengambilan kebijakan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.
Di sisi lain, modernisasi Pelabuhan Senggigi diyakini akan meningkatkan daya saing destinasi wisata Lombok. Sebagai salah satu pintu masuk wisatawan menuju kawasan Gili dan berbagai objek wisata unggulan lainnya, kualitas pelayanan di pelabuhan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun pengalaman positif bagi wisatawan.
Bank NTB Syariah menilai transformasi digital harus terus diperluas ke berbagai sektor pelayanan publik lainnya, mulai dari retribusi daerah, sektor pariwisata, hingga layanan pemerintahan. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan sektor perbankan, digitalisasi diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kepercayaan publik, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin transparan, efektif, dan berkelanjutan sejalan dengan semangat Menebar Berkah Bermakna.
Editor : Reza










