Sumbawa Barat,Halontb.com – Perayaan Idulfitri tahun ini dimaknai berbeda oleh PLN UIW NTB. Tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai momentum memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui program konservasi penyu mawil di Desa Talonang Baru, PLN menghadirkan model kolaborasi yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Program ini menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan dapat berperan aktif dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat.
Sri Heny Purwanti menyampaikan bahwa nilai-nilai Idulfitri seperti kepedulian dan kebersamaan harus diwujudkan dalam aksi nyata. “Kami ingin program ini menjadi gerakan bersama, bukan hanya milik PLN, tetapi milik seluruh masyarakat,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih dari sekadar pelestarian satwa, konservasi ini juga membuka peluang ekonomi berbasis ekowisata. Ke depan, kawasan Talonang Baru berpotensi menjadi destinasi edukasi lingkungan yang mampu menarik wisatawan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat lokal.
Ketua KOMPAK, Muslimin, menilai keterlibatan PLN membawa dampak signifikan, terutama dalam meningkatkan kapasitas dan semangat masyarakat. “Kami merasa tidak sendiri lagi. Ada dukungan nyata yang membuat program ini semakin kuat,” ujarnya.
Di tengah tantangan global terkait perubahan iklim dan degradasi lingkungan, langkah PLN ini menjadi contoh bagaimana perusahaan dapat mengambil peran strategis dalam menjaga bumi.
Idulfitri pun tidak lagi sekadar perayaan, tetapi menjadi titik awal gerakan kolektif untuk merawat kehidupan dari manusia hingga ekosistem laut yang menjadi penopang masa depan.
Editor : Reza










