Dari Proyek ke Dampak, Satker Prasarana Strategis NTB Ubah Arah Pembangunan Lebih Berorientasi Publik

- Wartawan

Senin, 13 April 2026 - 17:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu proyek pembangunan sektor pendidikan di NTB yang menjadi fokus program strategis pemerintah pusat.( Foto: Istimewa)

Salah satu proyek pembangunan sektor pendidikan di NTB yang menjadi fokus program strategis pemerintah pusat.( Foto: Istimewa)

Mataram,Halontb.com — Pendekatan pembangunan infrastruktur di Nusa Tenggara Barat mulai bergeser. Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis NTB menegaskan arah baru: dari sekadar mengejar proyek, menjadi pembangunan yang berorientasi pada dampak langsung bagi masyarakat.

Transformasi ini tercermin dalam program tahun 2026 yang menitikberatkan pada sektor pendidikan, melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan rehabilitasi madrasah di puluhan titik.

Kepala Satker Prasarana Strategis NTB, Agung Stiawan, S.T., M.T., menyebut bahwa paradigma pembangunan kini tidak lagi hanya soal serapan anggaran, tetapi bagaimana hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keberhasilan tidak diukur dari selesai dibangun, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat,” katanya, Kamis (9/4/2026).

Program Sekolah Rakyat yang dipusatkan di Lombok Utara diharapkan mampu membuka akses pendidikan bagi masyarakat yang selama ini terbatas. Sementara rehabilitasi madrasah dilakukan secara masif di 34 lokasi sebagai upaya meningkatkan kualitas sarana pendidikan berbasis keagamaan.

Meski demikian, pelaksanaan di lapangan tidak sepenuhnya mulus. Kesiapan lahan kembali menjadi isu krusial yang membutuhkan perhatian serius.

Selain itu, kompleksitas koordinasi antarinstansi juga menjadi tantangan tersendiri dalam memastikan proyek berjalan sesuai rencana.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Satker menerapkan pengawasan ketat melalui evaluasi rutin, serta melibatkan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum, guna menjaga transparansi dan akuntabilitas.

Di tengah upaya tersebut, peran media juga dinilai semakin penting sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.

Ulasan: Ujian Konsistensi di Tengah Ambisi Besar

Apa yang dilakukan Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis NTB mencerminkan perubahan penting dalam tata kelola pembangunan.

Orientasi pada dampak adalah langkah maju. Namun, perubahan paradigma ini juga menuntut konsistensi di lapangan.

Tanpa kesiapan teknis yang matang terutama terkait lahan dan koordinasi ambisi besar berpotensi menjadi target yang sulit tercapai.

Di sisi lain, keterbukaan terhadap pengawasan dan peran media menjadi peluang untuk membangun kepercayaan publik.

Ke depan, tantangan terbesar bukan lagi pada perencanaan, melainkan pada eksekusi.

Jika mampu menjawab tantangan tersebut, NTB berpeluang menjadikan pembangunan infrastruktur bukan hanya sebagai proyek tahunan, tetapi sebagai instrumen perubahan sosial yang nyata.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

MAN Lombok Barat Jadi Tuan Rumah Pembukaan OMI 2026, 755 Siswa Berkompetisi
MAN Lombok Barat Gelar Maulid Nabi dan Tasyakkuran Milad, Teguhkan Semangat Meneladani Rasulullah
Dikbud Lobar Klarifikasi Temuan BPK soal Dana BOS, Sebut Pengembalian Sudah Capai 60 Persen
BPK Ungkap Modus Pinjam Nama di 11 Sekolah Lombok Barat, Temukan Imbalan dan Kelebihan Bayar Rp1,4 Miliar
Perkuat Toleransi di NTB, PMB LP2M UIN Mataram Gelar Moderation Connect Ke-3
SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja
Ditlantas Polda NTB Edukasi Ratusan Pelajar SMPN 1 Gerung soal Keselamatan Berlalu Lintas
Haniy, Siswi MAN Lombok Barat Raih Medali Perak pada Kejuaraan Pencak Silat Nasional 2026

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:12 WITA

Dua Pekan Disegel, Kantor Desa Kebon Ayu Akhirnya Dibuka Usai Mediasi Bersama Wabup UNA

Minggu, 6 September 2026 - 02:47 WITA

Sengketa Akses Jalan Kaliana Residence, Pengembang Klaim Izin Lengkap dan Siap Perbaiki Infrastruktur

Berita Terbaru