Terkuak! Kades Sekotong Barat Ungkap Teka-teki Mobil Putih di Balik Tragedi Penemuan Mayat Terbakar

- Wartawan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi penemuan mayat dalam kondisi terbakar di Dusun Batu Leong, Desa Sekotong Barat, Lombok Barat, yang telah dipasang garis polisi.(Foto: Istimewa)

Lokasi penemuan mayat dalam kondisi terbakar di Dusun Batu Leong, Desa Sekotong Barat, Lombok Barat, yang telah dipasang garis polisi.(Foto: Istimewa)

LOMBOK BARAT Halontb.com – Warga Dusun Batu Leong, Desa Sekotong Barat, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat dalam kondisi terbakar pada sore hari. Kepala Desa Sekotong Barat, Haji Saharudin, membeberkan sejumlah fakta mengejutkan terkait kronologi penemuan hingga adanya indikasi kehadiran kendaraan misterius di lokasi kejadian.

Saharudin menjelaskan bahwa laporan pertama kali diterima melalui pesan singkat dari Kepala Dusun Mekarsari sekitar pukul 17.00 WITA. Berdasarkan keterangan di lapangan, jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang sedang beraktivitas sore di sekitar lokasi.

“Informasi dari warga, ada anak-anak sedang lari-lari sore yang melihat pertama kali. Mereka melapor ke warga di Dusun Batu Darat yang terdekat. Saat tiga orang warga kami tiba di lokasi, api masih menyala membakar tubuh korban. Warga langsung berinisiatif mengambil air laut untuk memadamkan api,” ujar Saharudin kepada Halontb.com saat dikonfirmasi, Senin (26/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lokasi penemuan diketahui merupakan sebuah lahan milik pribadi yang sudah dipagar tembok dan memiliki gerbang masuk mobil, namun dipenuhi semak belukar. Meski di sekitar titik pembakaran ditemukan banyak sampah sisa paket ekspedisi, Saharudin menegaskan bahwa lokasi tersebut bukanlah tempat pembuangan sampah resmi.

Ia menduga kuat bahwa korban sengaja dibawa dan dibakar di lokasi tersebut. “Sepertinya memang sengaja di sana. Kalau sampah-sampah itu, informasi dari warga memang sesekali ada yang membuang sampah ke sana menggunakan sepeda motor sebelum kejadian ini,” tambahnya.

Satu poin krusial yang diungkapkan Kades adalah kesaksian warga mengenai kendaraan asing yang terparkir di lokasi sebelum jenazah ditemukan. Sebuah mobil berwarna putih terpantau sempat memasuki area lahan tersebut dengan posisi parkir mundur.

“Ada warga kami yang melintas melihat mobil putih parkir di sana. Posisinya masuk (ke dalam area gerbang) secara mundur. Sebelumnya tidak pernah ada mobil parkir di sana, baru hari itu saja terlihat. Namun saat warga kembali melintas, mobil tersebut sudah tidak ada,” ungkap Saharudin.

Hingga saat ini, identitas korban masih menjadi misteri. Haji Saharudin telah berkoordinasi dengan seluruh kepala dusun di wilayah Desa Sekotong Barat, namun tidak ada laporan mengenai warga yang hilang.

“Saya sudah kontak semua Kadus lewat grup WA, dan sampai saat ini tidak ada warga kami yang dilaporkan hilang. Kemungkinan besar ini orang luar yang dibuang dan dibakar di sini,” tegasnya.

Saat ini, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi dan pihak kepolisian dari Polsek Sekotong bersama tim identifikasi sedang melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap identitas korban serta memburu pelaku di balik aksi keji ini.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polda NTB Selamatkan Rp2,8 Miliar Uang Negara dari Korupsi Mebel SMK, Kasus Resmi Dilimpahkan ke Jaksa
Hakim Vonis Bebas Eks Pejabat BPN Lobar dalam Kasus Dugaan Korupsi Aset Pemkab
Sempat Kabur ke Bali, Tersangka Pemerkosaan di Gili Trawangan Berhasil Dibekuk Polisi
“Kado Pahit” HUT ke-68 Lombok Barat, DPP KASTA NTB Laporkan Tiga Dugaan Korupsi ke Kejati NTB
Polsek Kuripan Ringkus Pemuda Terduga Pencuri Motor Tetangga di Lombok Barat
Aksi Bejat di Lombok Barat: Remaja Jadi Korban Pemerkosaan, Identitas Pelaku Terkuak Usai Bayi Lahir
Hasil Identifikasi Polres Lombok Barat: Kematian Pria di Banyumulek Murni Bunuh Diri
Polda NTB Ungkap 3 Kasus Prostitusi di Kota Mataram Selama Operasi Pekat Rinjani 2026

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:33 WITA

Perkuat Karakter dan Kesejahteraan Guru, Gubernur NTB: Jadilah Teladan yang Dicintai Murid

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:01 WITA

NIP dan Gaji Puluhan PPPK Paruh Waktu Lobar Macet, DPRD Desak BKD Segera Tuntaskan Administrasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:49 WITA

Nasib 1.632 Guru Honorer Lobar di Ujung Tanduk, Sasaka Nusantara Siapkan ‘Perang’ Advokasi hingga ke Pusat

Senin, 27 April 2026 - 08:28 WITA

Inspiratif! Kepala MAN Lobar Beri Apresiasi dan Penghargaan bagi Dua Atlet Pencak Silat Peraih Medali

Senin, 27 April 2026 - 08:25 WITA

Siswa MAN Lombok Barat Sabet Dua Medali di Mataram Open Pencak Silat Tournament 2026

Kamis, 16 April 2026 - 05:16 WITA

Sentuh Hati Ratusan Siswa di Mataram, Mendes PDT: Doa Orang Tua Adalah ‘Jalan Tol’ Menuju Sukses

Selasa, 14 April 2026 - 09:31 WITA

Sekolah Rakyat di NTB, Hadirkan Pendidikan Aman, Ramah bagi Anak dan Kelompok Rentan

Senin, 13 April 2026 - 17:06 WITA

Dari Proyek ke Dampak, Satker Prasarana Strategis NTB Ubah Arah Pembangunan Lebih Berorientasi Publik

Berita Terbaru