Halontb.com – Cuaca ekstrem kembali menjadi tantangan serius bagi infrastruktur kelistrikan di Nusa Tenggara Barat. Insiden pohon tumbang di Dusun Lenser, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, pada Senin malam (20/1/2026), menyebabkan empat tiang listrik roboh dan menimbulkan risiko gangguan pasokan listrik.
Namun, skenario terburuk berhasil dihindari. PT PLN bergerak cepat dengan mengerahkan tim teknis ke lokasi hanya beberapa saat setelah laporan diterima. Penanganan dilakukan secara terpadu oleh personel dari ULP Praya dan UP3 Selaparang.
Sebanyak 30 petugas bekerja tanpa henti membersihkan material pohon tumbang, menstabilkan jaringan, serta melakukan perbaikan konstruksi tiang dan saluran distribusi. Pengamanan area menjadi prioritas utama sebelum pekerjaan teknis dimulai, guna memastikan keselamatan masyarakat sekitar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyampaikan bahwa keberhasilan menjaga pasokan listrik di tengah kerusakan fisik yang cukup parah merupakan hasil dari kesiapan sistem dan sumber daya manusia PLN.
“Penanganan gangguan ini menjadi bukti bahwa kami tidak hanya fokus pada pemulihan, tetapi juga pada keandalan sistem agar pelanggan tetap dapat menikmati listrik tanpa gangguan,” jelasnya.
Setelah melalui proses teknis yang ketat, jaringan kelistrikan berhasil dinormalisasi sepenuhnya pada Selasa pagi (21/1/2026) pukul 06.15 WITA. Seluruh peralatan dan sambungan diuji untuk memastikan sistem aman dan stabil.
PLN pun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang turut menjaga keamanan lokasi serta memberikan dukungan selama proses perbaikan berlangsung. Dukungan tersebut dinilai menjadi energi tambahan bagi petugas di lapangan dalam menyelesaikan tugas berat di tengah kondisi darurat.







