Halontb.com – Program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijalankan Bank NTB Syariah Kantor Cabang Surabaya pada akhir Desember 2025 menjadi gambaran nyata bagaimana perbankan syariah mengambil peran strategis dalam pembangunan sosial. Berkolaborasi dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Timur, program ini menyasar dua isu krusial perkotaan: penguatan UMKM dan pelestarian lingkungan di Surabaya.
Berangkat dari filosofi ekonomi syariah yang menekankan keadilan dan keberlanjutan, Bank NTB Syariah merancang CSR ini sebagai ekosistem pemberdayaan, bukan sekadar bantuan sesaat. Pelaku UMKM didorong untuk naik kelas melalui pendekatan yang menyeluruh, mulai dari peningkatan legalitas, kapasitas usaha, hingga literasi digital.
Fasilitasi sertifikasi halal menjadi langkah awal yang strategis. Di tengah meningkatnya kesadaran konsumen terhadap produk halal, sertifikasi ini membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat identitas UMKM sebagai bagian dari ekosistem ekonomi syariah nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, bank juga memberikan bantuan modal dan peralatan usaha untuk mendorong produktivitas. Dukungan ini diperkuat dengan implementasi QRIS, yang memungkinkan pelaku UMKM mengakses sistem pembayaran digital, mempercepat transaksi, serta meningkatkan transparansi keuangan usaha.
Tak kalah penting, aspek lingkungan menjadi perhatian serius dalam program ini. Bank NTB Syariah menghadirkan bak sampah plastik daur ulang, sebagai upaya membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab. Langkah ini sejalan dengan konsep keberlanjutan yang menjadi ruh ekonomi syariah.
Branch Manager Bank NTB Syariah KC Surabaya menegaskan bahwa CSR merupakan bagian dari amanah institusi untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Ia berharap program ini menjadi wasilah keberkahan serta mampu menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
Melalui sinergi dengan IZI Jawa Timur, Bank NTB Syariah optimistis dapat melahirkan UMKM yang lebih tangguh, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan kota yang lebih bersih dan tertata. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, mengiringi harapan agar ikhtiar ini terus berlanjut dan memberi manfaat luas di masa mendatang.







