Halontb.com – Perayaan Tahun Baru 2026 menjadi momentum penting bagi penguatan ekosistem kendaraan listrik di Nusa Tenggara Barat. PT PLN (Persero) melalui PLN UIW NTB memastikan kesiapan infrastruktur SPKLU untuk mendukung mobilitas masyarakat yang semakin ramah lingkungan.
Sebanyak 37 SPKLU yang tersebar di berbagai lokasi strategis menjadi tulang punggung perjalanan pengguna EV selama libur akhir tahun. Kehadiran fasilitas ini memberikan kepastian akses pengisian daya, sehingga pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan tanpa rasa khawatir akan kehabisan daya.
Keunggulan layanan SPKLU PLN terletak pada variasi kapasitas charger yang tersedia. Mulai dari pengisian cepat hingga pengisian reguler, seluruhnya disiapkan untuk menjawab kebutuhan pengguna dengan karakter perjalanan yang beragam. Pendekatan ini sekaligus menunjukkan keseriusan PLN dalam membangun sistem transportasi berbasis energi bersih yang inklusif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tingginya animo masyarakat terhadap SPKLU selama periode liburan mencerminkan perubahan perilaku transportasi. Kendaraan listrik tidak lagi dipandang sebagai alternatif terbatas, melainkan sebagai pilihan utama yang didukung infrastruktur memadai.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa pengembangan SPKLU akan terus dilakukan secara bertahap. Ia menilai pertumbuhan pengguna kendaraan listrik harus diimbangi dengan perluasan infrastruktur yang merata dan mudah diakses.
Dukungan layanan digital melalui PLN Mobile semakin melengkapi ekosistem tersebut. Dengan kemudahan akses informasi dan transaksi, PLN optimistis kendaraan listrik akan semakin diminati masyarakat NTB dan berkontribusi signifikan dalam upaya nasional menuju transisi energi berkelanjutan.







