Lombok Utara,Halontb.com – Di tengah tantangan penguatan ekonomi daerah, Bank NTB Syariah mengambil langkah strategis dengan memperkuat kapasitas Koperasi Desa Merah Putih Percontohan. Melalui bantuan sarana dan prasarana operasional, bank daerah ini ingin memastikan koperasi mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.
Penyerahan bantuan yang berlangsung di Desa Tegal Maja, Lombok Utara, disaksikan langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, serta jajaran Forkopimda.
Bantuan berupa laptop, printer, sound system, dan perlengkapan kantor bukan sekadar simbol dukungan. Ini adalah strategi peningkatan kapasitas. Dengan administrasi yang lebih rapi dan sistem yang lebih modern, koperasi diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas dan pelayanan kepada anggota.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Branch Manager Bank NTB Syariah KC Tanjung, Umarta, menegaskan bahwa pilihan bantuan non-tunai bertujuan menjaga efektivitas dan keberlanjutan manfaat. Pendekatan ini mencerminkan manajemen berbasis dampak (impact-based management) yang kini mulai diterapkan dalam berbagai program sosial perbankan.
Dalam arahannya, Gubernur NTB menekankan pentingnya koperasi mengambil peluang dalam program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Jika koperasi mampu menjadi pemasok utama bahan pangan, maka perputaran ekonomi tidak lagi terkonsentrasi di kota, melainkan bergerak aktif di desa.
Bank NTB Syariah melalui program ini memperlihatkan wajah baru perbankan daerah: proaktif, solutif, dan berpihak pada ekonomi rakyat. Dengan memadukan prinsip syariah dan strategi pembangunan daerah, bank ini menempatkan diri sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi NTB dari akar rumput.
Langkah ini bukan sekadar seremonial, melainkan investasi sosial jangka panjang demi terwujudnya kemandirian ekonomi desa di Nusa Tenggara Barat.


































