Home / NTB

Dari Taman Sangkareang, Kemenag Tegaskan Peran Strategis Agama dalam Merawat Indonesia yang Damai dan Maju

- Wartawan

Sabtu, 3 Januari 2026 - 06:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deretan pejabat dan tokoh penerima penghargaan saat upacara Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama RI di Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Foto: Istimewa)

Deretan pejabat dan tokoh penerima penghargaan saat upacara Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama RI di Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi lebih dari sekadar seremoni tahunan. Upacara yang digelar di Taman Sangkareang, Kota Mataram, Sabtu (3/1/2026), menjelma menjadi ruang refleksi kolektif tentang makna pengabdian, kerukunan, dan tanggung jawab keagamaan di tengah masyarakat majemuk.

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana yang memimpin upacara membacakan amanat Menteri Agama RI. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju” adalah panggilan moral bagi seluruh elemen bangsa untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan kolaboratif, bukan sumber perpecahan.

Kementerian Agama, dalam lintasan sejarahnya, hadir bukan hanya sebagai institusi administratif, melainkan sebagai penjaga nilai dan penyeimbang kehidupan berbangsa. Agama ditempatkan sebagai sumber etika publik, inspirasi kemanusiaan, serta fondasi moral pembangunan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemenag Berdampak, Bukan Sekadar Slogan

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa sepanjang 2025, Kementerian Agama telah melakukan berbagai terobosan nyata. Transformasi digital layanan keagamaan, penguatan pendidikan madrasah dan sekolah keagamaan, serta pemberdayaan ekonomi umat berbasis dana sosial keagamaan menjadi bukti bahwa Kemenag terus beradaptasi dengan dinamika zaman.

Di tengah tantangan global, termasuk perkembangan kecerdasan buatan (AI), ASN Kementerian Agama didorong untuk tidak sekadar adaptif secara teknis, tetapi juga mampu mengawal nilai-nilai kemanusiaan dan ketuhanan agar tetap menjadi ruh kemajuan teknologi.

Apresiasi untuk Dedikasi dan Integritas

Momentum HAB ke-80 juga dimanfaatkan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memberikan penghargaan kepada 11 individu dan institusi yang dinilai berjasa luar biasa dalam membangun kehidupan keagamaan yang rukun dan inklusif.

Kepala Kanwil Kemenag NTB, Zamroni Aziz, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kerja sunyi para pengabdi yang selama ini konsisten menghadirkan pelayanan keagamaan yang transparan, akuntabel, serta berpihak pada kemaslahatan umat.

Penerima penghargaan berasal dari beragam latar belakang, mulai dari penggerak Kota Wakaf, Desa Sadar Kerukunan, kepala KUA berprestasi, hingga tokoh lintas agama yang berperan aktif dalam pendidikan, digitalisasi layanan, dan pengembangan rumah ibadah ramah anak serta disabilitas.

Meneguhkan Komitmen Pengabdian

Peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama RI di NTB menjadi penanda bahwa menjaga kerukunan bukan pekerjaan sesaat, melainkan ikhtiar berkelanjutan yang membutuhkan sinergi semua pihak. Dengan semangat pengabdian yang berdampak dan berorientasi masa depan, Kementerian Agama diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam merawat persatuan, menumbuhkan toleransi, dan mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang damai dan maju.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

FORMAL Resmi Lahir Pasca OTT Bupati Lobar, Media Bersatu Tolak Praktik Pilih Kasih dan Pengkotakan Pers
Bulog NTB Terima Aspirasi Massa, Tegaskan Transparansi serta Dukung Penegakan Hukum Kasus Beras Oplosan
BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat
Detik-detik Mencekam Atap SMAN 7 Mataram Roboh: Siswa Panik Berhamburan, 5 Orang Terluka
Sukses Gelar Pelepasan 203 Siswa Terbaiknya di UIN Mataram, MAN Lobar Buktikan Kualitas Madrasah Unggulan
Jalan Rusak di Teluk Gok Tak Kunjung Diperbaiki: Anak Sekolah Kesulitan, Jenazah Ditandu hingga Warga Sakit Harus Naik Perahu
Sentuhan Kasih PLN untuk Anak Negeri, 56 Anak Yatim Desa Teros Terima Santunan Penuh Haru
Hingga Hari ke-17, 4.709 Jemaah dan Petugas Haji NTB Telah Tiba di Arab Saudi

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:57 WITA

DPRD Lobar Ungkap Dugaan Pola Pergeseran Anggaran, 90 Persen Proyek Temuan KPK Tak Pernah Dibahas di Paripurna

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:24 WITA

Asak Datu Desak Pemkab Lombok Barat Bekukan Aplikasi BANTU-IN, Soroti Serapan Anggaran dan Dasar Hukumnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:25 WITA

12 Tuntutan Forum FBI Warnai Hearing Akbar Bersama Seluruh Komisi DPRD Lombok Barat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Lombok Barat Targetkan Kemiskinan Turun 1 Persen, Fokus Tangani 4.000 KK Miskin Ekstrem

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:35 WITA

Tenggang Waktu Menipis, DPRD Lombok Barat Desak Pemda Tuntaskan Status 31 Honorer Sebelum Desember

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:59 WITA

Dewas RSUD Tripat Disorot, DPRD Lombok Barat Desak Evaluasi Menyeluruh

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:51 WITA

Usai KPK Tangkap Bupati LAZ, DPRD Soroti Kinerja Inspektorat: Kok Bisa Temuan Nihil Saat Dugaan Korupsi Besar Dibongkar?

Senin, 27 Juli 2026 - 03:32 WITA

Pasca OTT Bupati Nonaktif LAZ, Wabup Lobar Pastikan CFN-CFD, Festival Senggigi, hingga Subsidi UMKM Tetap Berjalan

Berita Terbaru