Halontb.com – Harapan warga dua pulau terpencil di Sumbawa akhirnya terjawab. PLN UP3 Sumbawa sukses menyalakan sistem PLTS SUPERSUN di SDN Gili Tapan dan permukiman warga Gili Ngali, menandai hadirnya energi terbarukan di wilayah yang sebelumnya belum memiliki layanan kelistrikan memadai.
SDN Gili Tapan kini beroperasi lebih produktif dengan listrik yang memungkinkan penggunaan penerangan, alat edukasi digital, hingga sarana pendukung kegiatan sekolah. Tidak hanya itu, 6 kepala keluarga di Gili Ngali juga merasakan kemudahan baru mulai dari penerangan rumah di malam hari hingga peningkatan kenyamanan aktivitas sehari-hari.
Perjalanan menuju dua pulau tersebut menjadi cerita tersendiri. Selama dua jam tim PLN mengarungi laut menuju Gili Tapan, kemudian dilanjutkan satu jam lagi ke Gili Ngali. Sebanyak 15 personel membawa dua modul SUPERSUN, dua panel PLTS, serta perangkat pasang baru seperti kWh meter dan MCB. Kondisi ombak dan bobot peralatan membuat misi ini menuntut ketelitian dan kerja sama tim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, mengapresiasi dedikasi tim lapangan yang tidak hanya menempuh jarak jauh, tetapi juga menghadapi medan sulit.
“Ini bukan sekadar penyalaan listrik; ini adalah penyalaan harapan. Dengan SUPERSUN, masyarakat kepulauan kini memiliki peluang yang sebelumnya tidak mereka miliki,” ujar Heny.
Menurut Heny, penggunaan energi terbarukan menjadi titik penting bagi NTB dalam perjalanan transisi energi.
“SUPERSUN menjadi bukti bahwa energi bersih bukan lagi konsep, tetapi solusi nyata untuk pulau-pulau terpencil,” tambahnya.
Manager PLN UP3 Sumbawa, Firman Sulistyawan, menegaskan bahwa instalasi dilakukan dengan standar keamanan ketat agar sistem dapat beroperasi jangka panjang tanpa kendala besar.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menikmati listrik hari ini, tetapi juga merasakan manfaatnya secara berkelanjutan,” kata Firman.
Penyalaan ini memperkuat capaian elektrifikasi PLN di wilayah terpencil NTB. PLN memastikan ekspansi energi bersih akan terus diperluas ke pulau-pulau lain sebagai langkah strategis mewujudkan pemerataan energi dan pembangunan inklusif di kawasan kepulauan.






