Lombok Timur,Halontb.com – Ribuan jamaah yang memadati peringatan Hari Lahir ke-73 Nahdlatul Wathan di Anjani, Lombok Timur, dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman. Salah satu faktor penting yang menunjang kelancaran acara tersebut adalah keandalan pasokan listrik yang dijaga oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat.
Agenda keagamaan besar yang dihadiri Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, tersebut berlangsung pada 8 Maret 2026 dan menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian masyarakat luas.
Peringatan Harlah Nahdlatul Wathan tidak hanya menjadi momentum refleksi perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi besar jamaah dari berbagai wilayah di Nusa Tenggara Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan itu, Raja Juli Antoni juga menyerahkan Surat Keputusan Perhutanan Sosial serta bantuan pengembangan Perhutanan Nasional melalui program Bang Pesona kepada masyarakat. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Lapangan LD Tunas Bangsa, Lenek, Lombok Timur.
Besarnya skala kegiatan membuat PLN melakukan pengamanan kelistrikan secara serius sejak jauh hari sebelum acara berlangsung.
PLN UIW NTB melalui PLN UP3 Selaparang menurunkan 22 personel siaga dari ULP Pringgabaya untuk melakukan pengawasan langsung terhadap jaringan listrik di sekitar lokasi kegiatan.
Para personel tersebut melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan jaringan listrik dalam kondisi aman dan siap mengantisipasi potensi gangguan.
Selain kesiapan personel, PLN juga menempatkan berbagai perangkat pendukung kelistrikan guna menjamin kontinuitas pasokan listrik selama acara berlangsung.
Peralatan yang disiagakan meliputi satu unit genset 100 kVA, satu unit UPS 100 kVA, dua unit UPS 10 kVA, serta satu unit genset 5 kVA sebagai suplai cadangan.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, mengatakan bahwa PLN memiliki tanggung jawab untuk memastikan listrik tetap andal dalam berbagai kegiatan penting masyarakat.
“PLN berkomitmen untuk selalu hadir mendukung kegiatan masyarakat melalui pasokan listrik yang andal. Dengan kesiapan personel dan peralatan, alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala kelistrikan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa koordinasi yang baik antara tim di lapangan dan kesiapan sistem kelistrikan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan listrik selama kegiatan berlangsung.
Melalui dukungan kelistrikan tersebut, PLN berharap berbagai kegiatan keagamaan, sosial, maupun agenda pemerintahan di Nusa Tenggara Barat dapat terus berjalan lancar serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.


































