Bakal Jadi Lautan Cahaya! Ribuan Obor dan Gema Zikir Siap Guncang Malam 1 Muharram 1448 H di Sekotong

- Wartawan

Rabu, 10 Juni 2026 - 00:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Persiapan Menyambut Malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H di Gedeng Sekotong Lombok Barat, Selasa (9/6/2026). (Foto: Istimewa)

Suasana Rapat Persiapan Menyambut Malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H di Gedeng Sekotong Lombok Barat, Selasa (9/6/2026). (Foto: Istimewa)

LOMBOK BARAT, Halontb.com – Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah Desa (Pemdes) Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, bersiap menggelar perayaan besar-besaran. Kemeriahan malam pergantian tahun tersebut akan dihiasi oleh ratusan hingga ribuan lampu obor yang melintasi jalanan Sekotong.

Kepastian ini didapat setelah digelarnya Rapat Musyawarah Persiapan yang berlangsung hangat di Gedeng Sekotong pada Selasa (9/6/2026) malam. Rapat penting ini dihadiri oleh jajaran Kepala Desa, Kepala Dusun, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, hingga jajaran takmir dan remaja masjid setempat.

Tak tanggung-tanggung, acara tahunan ini juga mendapat dukungan penuh dan restu langsung dari Tokoh Masyarakat karismatik berpengaruh Sekotong, H. Lalu Daryadi atau yang akrab disapa Mamiq Tuan Dar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Sekotong Tengah, Burham, mengungkapkan bahwa perayaan Tahun Baru Islam kali ini akan dirangkai dalam tiga agenda utama yang menyentuh sisi spiritual dan kebersamaan warga.

“Insya Allah, rangkaian acaranya meliputi zikir dan doa bersama akhir serta awal tahun, pawai obor yang melibatkan massa dari empat desa, dan ditutup dengan pengajian umum yang dipimpin langsung oleh TGH. Muhajirin Ismail, Pimpinan Ponpes Mamba’ul  ‘Ulum Dasan Ketujur, Gerung, bertempat di Masjid Nurul Iman Sekotong Tengah,” ujar Burham kepada media, Rabu (10/6/2026).

Pawai obor tahun ini dipastikan akan berlangsung meriah dan kolosal karena melibatkan partisipasi warga dari 4 desa sekaligus, yaitu Desa Sekotong Tengah, Desa Cendi Manik, Desa Sekotong Barat, dan Desa Taman Baru.

Untuk mengantisipasi penumpukan massa, Pemdes telah merancang pemetaan rute dan titik kumpul (start) yang sistematis. Semua titik keberangkatan nantinya akan bermuara di satu titik finis, yaitu Lapangan Empol Sekotong Tengah. Berikut adalah skema rutenya:

1. Desa Sekotong Barat dan Desa Sekotong Tengah (Arah Barat): Titik kumpul dan start dimulai dari Kantor Desa Sekotong Tengah.
2. Desa Taman Baru: Titik start dimulai dari Dusun Gunung Anyar.
3. Desa Cendi Manik: Titik start dimulai langsung dari Kantor Desa Cendi Manik.
4. Titik Akhir: Semua peserta dari berbagai penjuru akan melakukan long march menggunakan obor menuju Lapangan Umum Empol Sekotong.

Mengingat acara ini akan melibatkan ratusan bahkan ribuan massa, faktor keamanan dan kelancaran arus lalu lintas menjadi prioritas utama. Kades Burham menegaskan, pihak desa tidak mau kecolongan dan telah berkoordinasi erat dengan aparat penegak hukum.

“Keamanan adalah nomor satu. Untuk memperlancar arus lalu lintas dan menjaga kondusivitas, kami tetap berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah Kecamatan, Kepolisian Sektor (Polsek) Sekotong, Danramil Sekotong, serta unsur Linmas desa,” tegas Burham.

Lebih lanjut, Kades Burham menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan memiliki nilai spiritual yang sangat mendalam bagi masyarakat Sekotong. Melalui momentum ini, Pemdes ingin memperkuat benteng keimanan sekaligus merajut kembali tali persaudaraan antarwarga.

“Ini wujud nyata kita dalam mempertahankan dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT. Harapan terbesar kami, melalui momen ini masyarakat tetap menjaga dan memperkuat tali silaturahmi. Kita ingin warga kompak, tidak berpecah belah, dan tidak berkubu-kubu,” harapnya tulus.

Senada dengan Kepala Desa, Tokoh Masyarakat Sekotong, Mamiq Tuan Dar, juga menyampaikan pesan menyentuh. Menurutnya, 1 Muharram adalah waktu yang paling tepat untuk melakukan refleksi diri (muhasabah).

“Tahun Baru Islam bukan hanya tentang perayaan, tapi juga refleksi. Kami berharap peringatan ini mampu memotivasi diri kita sendiri, keluarga, dan masyarakat untuk membentuk mental, akhlak, dan keimanan yang kokoh dalam menghadapi masa depan,” kata Mamiq Tuan Dar.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyalakan semangat perubahan di tahun yang baru.

“Kita ingin mengajak masyarakat mengisi pergantian tahun ini dengan semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik, lebih taat, dan lebih peduli terhadap lingkungan sosial. Marilah kita terus berzikir, tetap semangat dalam berbagi, serta meningkatkan keimanan kepada Allah SWT,” tutupnya bijak.

Rangkaian kegiatan menyambut 1 Muharram 1448 Hijriah di Sekotong Tengah ini diharapkan menjadi ajang syiar Islam yang mampu mempererat persaudaraan antarwarga sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan masyarakat dari empat desa di wilayah Kecamatan Sekotong.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lombok Tengah Sabet Juara Umum MTQ XXXI NTB 2026
Ribuan Warga Sekotong Lombok Barat Gelar Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1448 H
Syiar Al-Qur’an Menggema di Lombok Tengah, MTQ XXXI NTB Berjalan Khidmat dan Kondusif
Rajut Harmoni di Bumi Gora, Tokoh Lombok Barat H. Lalu Daryadi Hadiri Perayaan Tri Suci Waisak di Desa Mareje
MAN Lombok Barat Salurkan 250 Paket Daging Qurban Idul Adha, Wujud Kepedulian Sosial dan Edukasi Karakter Siswa
Ikhlas Qurban Menuju Ridhomu: Takmir Masjid Manbaul Barakah Dasan Geres Selatan Salurkan 11 Sapi
Aksi Nyata Paguyuban Pasundan Lombok: Salurkan 3 Sapi Kurban Tepat Sasaran demi Rawat Toleransi di NTB
Anggota DPRD NTB Lalu Irwansyah Triadi Salurkan Sapi Qurban untuk Warga Sekotong Tengah

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:58 WITA

Kopihyang Corner Buka Cabang Ketiga di Gerung, Rangkaian Grand Opening Diwarnai Aksi Sosial Santun Anak Yatim

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:11 WITA

Tak Sekadar Bicara Listrik, PLN UIW NTB Bangun Kesadaran Generasi Muda Lawan Kekerasan Seksual Lewat Srikandi Goes to Campus

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:59 WITA

Edukasi Keselamatan Kelistrikan Jadi Prioritas, PLN UIW NTB Gandeng Pemkab Lombok Barat Bangun Budaya Zero Accident

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:23 WITA

PLN Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik di NTB, 51 SPKLU Beroperasi dan Media Diajak Kawal Transformasi Energi

Senin, 22 Juni 2026 - 00:09 WITA

Sentuh Ujung Lombok Barat, Gerakan Pangan Murah Pemprov NTB Sukses Tekan Harga Sembako

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:00 WITA

Keselamatan Jadi Prioritas, PLN UP3 Selaparang Satukan Langkah Seluruh Personel Perkuat Budaya K3

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:44 WITA

Perkuat Literasi Digital Pelanggan, Srikandi PLN Selaparang Gencarkan Sosialisasi PLN Mobile di Lombok Timur

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:56 WITA

Keandalan Listrik Dimulai dari Sistem Pengawasan, PLN Rawat Peralatan Monitoring Gardu Induk Mantang

Berita Terbaru