Ribuan Warga Sekotong Lombok Barat Gelar Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1448 H

- Wartawan

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momentum ribuan warga dan santri memadati jalanan saat mengikuti Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Senin (15/6/2026) malam. (Foto: Istimewa)

Momentum ribuan warga dan santri memadati jalanan saat mengikuti Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Senin (15/6/2026) malam. (Foto: Istimewa)


LOMBOK BARAT, Halontb.com
— Ribuan warga di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, tumpah ruah memadati Jalan Raya Sekotong pada Senin malam (15/6/2026). Sambil membawa obor bambu yang menyala terang, warga berjalan kaki dan mengumandangkan seruan Sholawat Nabi!” yang menggema di sepanjang rute pawai menuju Lapangan Empol.

Aksi simpatik ini digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1448 Hijriah. Kemeriahan begitu terasa karena kegiatan ini melibatkan lintas generasi, mulai dari anak-anak, remaja masjid, hingga kalangan ibu-ibu yang antusias berjalan berdampingan dalam semangat kebersamaan.

Kegiatan syiar Islam yang telah menjadi tradisi tahunan warga Sekotong ini diinisiasi dan didukung langsung oleh tokoh masyarakat setempat, H. Lalu Daryadi atau yang akrab disapa Mamiq Tuan Dar. Sebanyak empat desa terlibat aktif mengirimkan warganya dalam perhelatan ini, yaitu Desa Sekotong Tengah, Desa Taman Baru, Desa Sekotong Barat, dan Desa Cendi Manik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya Camat Sekotong, Andi Purnawan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh warga, khususnya para remaja masjid dari empat desa yang telah bekerja keras memfasilitasi acara ini.

Menurut Andi, perayaan Tahun Baru Islam ini merupakan momentum penting untuk memperkuat syiar agama sekaligus wadah introspeksi bagi umat Muslim.

“Inilah bentuk kegiatan kita sebagai kaum muslimin yang terus menghidupkan syiar Islam. Jika tahun baru Masehi sering diisi aktivitas yang jauh dari kata Islami, alhamdulillah malam ini kita menyambut tahun baru Islam secara positif. Ini menjadi bahan introspeksi, apakah kita bisa menjadi lebih baik di tahun 1448 Hijriah ini,” ujar Andi Purnawan di hadapan ribuan peserta.

Andi juga menekankan pentingnya menjaga tradisi keagamaan ini agar terus diwariskan dan dilanjutkan oleh generasi muda di masa depan.

Selain menjadi ajang silaturahmi, pergantian tahun baru Islam ini juga sarat akan makna spiritual mendalam bagi masyarakat suku Sasak. Tokoh agama setempat, TGH. Saidudin, menjelaskan bahwa dalam tradisi lokal Sasak, momen Tahun Baru Islam identik dengan istilah “Bubur Putek”.

“Bubur Putek itu artinya pemutihan. Mengapa dinamakan pemutihan? Karena mungkin di hari-hari yang lalu kita banyak melakukan salah dan dosa. Begitu memasuki tahun baru ini, kita perbanyak istigfar dan bertobat kepada Allah SWT,” jelas TGH. Saidudin.

Beliau menambahkan bahwa inti dari hijrah di tahun baru ini adalah komitmen untuk terus memperbaiki diri demi masa depan yang lebih baik.

“Artinya memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik ke depan. Pada dasarnya kita semua akan meninggalkan dunia ini. Kita tentu tidak mau pulang menghadap Allah dalam keadaan kotor, kita ingin pulang dalam keadaan bersih. Itulah makna filosofis dari pemutihan,” tambahnya.

Selain pawai obor, rangkaian acara menyambut 1 Muharram 1448 H ini ditutup dengan khidmat melalui kegiatan zikir, doa bersama akhir dan awal tahun, serta pengajian umum yang dipusatkan di Masjid Nurul Iman, Sekotong Tengah. Keseluruhan acara berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kedamaian.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lombok Tengah Sabet Juara Umum MTQ XXXI NTB 2026
Syiar Al-Qur’an Menggema di Lombok Tengah, MTQ XXXI NTB Berjalan Khidmat dan Kondusif
Bakal Jadi Lautan Cahaya! Ribuan Obor dan Gema Zikir Siap Guncang Malam 1 Muharram 1448 H di Sekotong

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:58 WITA

Kopihyang Corner Buka Cabang Ketiga di Gerung, Rangkaian Grand Opening Diwarnai Aksi Sosial Santun Anak Yatim

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:11 WITA

Tak Sekadar Bicara Listrik, PLN UIW NTB Bangun Kesadaran Generasi Muda Lawan Kekerasan Seksual Lewat Srikandi Goes to Campus

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:59 WITA

Edukasi Keselamatan Kelistrikan Jadi Prioritas, PLN UIW NTB Gandeng Pemkab Lombok Barat Bangun Budaya Zero Accident

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:23 WITA

PLN Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik di NTB, 51 SPKLU Beroperasi dan Media Diajak Kawal Transformasi Energi

Senin, 22 Juni 2026 - 00:09 WITA

Sentuh Ujung Lombok Barat, Gerakan Pangan Murah Pemprov NTB Sukses Tekan Harga Sembako

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:00 WITA

Keselamatan Jadi Prioritas, PLN UP3 Selaparang Satukan Langkah Seluruh Personel Perkuat Budaya K3

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:44 WITA

Perkuat Literasi Digital Pelanggan, Srikandi PLN Selaparang Gencarkan Sosialisasi PLN Mobile di Lombok Timur

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:56 WITA

Keandalan Listrik Dimulai dari Sistem Pengawasan, PLN Rawat Peralatan Monitoring Gardu Induk Mantang

Berita Terbaru