Publik menanti, apa yang akan diungkap TGB dalam sidang besar kasus NCC ?

- Wartawan

Kamis, 21 Agustus 2025 - 12:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang panas menanti: TGB duduk di kursi saksi kasus NCC, 25 Agustus. (Foto: Istimewa)

Sidang panas menanti: TGB duduk di kursi saksi kasus NCC, 25 Agustus. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Drama hukum kasus pembangunan kampus NCC segera memasuki babak baru yang lebih menegangkan. Agenda sidang ke-19 pada 25 Agustus 2025 akan menghadirkan saksi yang selama ini ditunggu publik: Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi.

Sebagai Gubernur NTB saat awal lahirnya proyek NCC, kesaksian TGB dinilai krusial. Inilah momen bagi publik untuk melihat secara gamblang siapa yang merancang, siapa yang mengarahkan, dan siapa yang mengeksekusi proyek besar tersebut.

Selama ini, sorotan tajam tertuju pada H. Rosiady Sayuti, yang oleh Jaksa ditetapkan sebagai tersangka. Namun, banyak kalangan menilai keputusan tersebut janggal. Bagaimana mungkin hanya satu pihak yang dibebankan tanggung jawab, sementara seluruh skema lahir dalam lingkaran kebijakan di era kepemimpinan TGB ?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kesaksian TGB akan menjadi barometer. Bila konsisten, sidang ini bisa membuka fakta bahwa ada banyak tangan yang terlibat sejak perencanaan,” ujar pengamat politik NTB.

Agenda 25 Agustus diyakini akan menjadi panggung paling menentukan. Sorotan publik bukan hanya soal Rosiady, tapi juga bagaimana keberanian Jaksa dalam menghadirkan saksi sekaliber TGB. Inilah babak panas yang bisa mengubah arah kasus sekaligus mengguncang dinamika politik NTB.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

3.170 Warga Binaan di NTB Terima Remisi HUT ke-81 RI, 26 Orang Langsung Bebas
BPK Ungkap Modus Pinjam Nama di 11 Sekolah Lombok Barat, Temukan Imbalan dan Kelebihan Bayar Rp1,4 Miliar
Polda NTB Bongkar Jaringan Curanmor di Sekotong, Tiga Unit Motor Diamankan
Dicecar Puluhan Pertanyaan KPK Selama Dua Jam, Wabup UNA: Syukurnya Tak Pernah Dilibatkan Proyek
Wabup UNA dan Sejumlah Pejabat Lombok Barat Diperiksa KPK Terkait Kasus OTT Bupati LAZ
Tiga Oknum Polisi di NTB Ditangkap Dugaan Kasus Narkoba, Berasal dari Polda NTB, Polres Lobar dan Bima Kota
Tender Kampus 3 UIN Mataram Disorot, Dugaan Pengaturan Pemenang dan Deal-dealan Proyek Rp7,8 Miliar Mencuat
Polres Lombok Barat Perketat Penertiban Knalpot Brong Jelang HUT RI ke-81: Edukasi dan Penindakan Jadi Prioritas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:16 WITA

3.170 Warga Binaan di NTB Terima Remisi HUT ke-81 RI, 26 Orang Langsung Bebas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:32 WITA

Polda NTB Bongkar Jaringan Curanmor di Sekotong, Tiga Unit Motor Diamankan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:15 WITA

Perkuat Toleransi di NTB, PMB LP2M UIN Mataram Gelar Moderation Connect Ke-3

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:58 WITA

Dicecar Puluhan Pertanyaan KPK Selama Dua Jam, Wabup UNA: Syukurnya Tak Pernah Dilibatkan Proyek

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:03 WITA

Wabup UNA dan Sejumlah Pejabat Lombok Barat Diperiksa KPK Terkait Kasus OTT Bupati LAZ

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:03 WITA

SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:49 WITA

Tiga Oknum Polisi di NTB Ditangkap Dugaan Kasus Narkoba, Berasal dari Polda NTB, Polres Lobar dan Bima Kota

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:57 WITA

Tender Kampus 3 UIN Mataram Disorot, Dugaan Pengaturan Pemenang dan Deal-dealan Proyek Rp7,8 Miliar Mencuat

Berita Terbaru