Respons Cepat dan Terukur, Bank NTB Syariah Perkuat Tata Kelola Lewat Pengalihan Pembiayaan ASN ke BSI

- Wartawan

Minggu, 15 Februari 2026 - 05:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen kolaborasi strategis Bank NTB Syariah dan BSI dalam menjaga kualitas aset serta memastikan kelancaran layanan bagi ASN Penyuluh Pertanian. (Dok. Bank NTB Syariah)

Momen kolaborasi strategis Bank NTB Syariah dan BSI dalam menjaga kualitas aset serta memastikan kelancaran layanan bagi ASN Penyuluh Pertanian. (Dok. Bank NTB Syariah)

Halontb.com – Di tengah dinamika perubahan kebijakan kepegawaian nasional, PT Bank NTB Syariah menunjukkan respons cepat dan terukur dengan mengalihkan portofolio pembiayaan ASN Penyuluh Pertanian kepada PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

Keputusan ini diambil menyusul perubahan status para penyuluh yang kini menjadi ASN Pusat, sehingga sistem payroll mereka beralih ke BSI mulai awal 2026. Dalam perspektif manajemen risiko, kesesuaian antara pemberi pembiayaan dan pengendali arus kas menjadi faktor krusial untuk menjaga kualitas aset.

Outstanding pembiayaan senilai kurang lebih Rp57 miliar menjadi bagian dari portofolio yang dialihkan. Langkah ini memastikan pembayaran angsuran dapat dimitigasi otomatis melalui sistem payroll, sehingga risiko kredit tetap terkendali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama Bank NTB Syariah menegaskan bahwa prinsip kehati-hatian bukan sekadar slogan, melainkan fondasi operasional. Bank harus adaptif terhadap perubahan kebijakan pemerintah, namun tetap konsisten menjaga kualitas aset.

Direktur Dana & Jasa menambahkan, keputusan ini selaras dengan semangat memperkuat peran Bank NTB Syariah sebagai penggerak ekonomi daerah. Dengan portofolio yang sehat, bank dapat lebih fokus pada pembiayaan produktif dan pemberdayaan sektor-sektor strategis di NTB.

Menariknya, ini bukan kali pertama Bank NTB Syariah melakukan langkah kolaboratif lintas bank. Sebelumnya, bank ini juga menerima pengalihan pembiayaan ASN Daerah dari BPD Bali dalam rangka implementasi SIPD. Kini, dalam posisi berbeda, Bank NTB Syariah kembali menunjukkan bahwa sinergi adalah kunci stabilitas industri.

Pengalihan ini bukan sekadar transaksi finansial, melainkan cerminan tata kelola modern: adaptif, disiplin, dan berorientasi pada keberlanjutan. Sebuah pesan kuat bahwa pertumbuhan bank tidak hanya diukur dari ekspansi, tetapi dari kemampuan menjaga kualitas aset di tengah perubahan.

Facebook Comments Box

Editor : reza

Berita Terkait

Sentuh Ujung Lombok Barat, Gerakan Pangan Murah Pemprov NTB Sukses Tekan Harga Sembako
Sukseskan MTQ NTB 2026, PLN Tegaskan Peran Strategis Listrik dalam Mendukung Kegiatan Keagamaan dan Pembangunan Daerah
PLN Hadirkan Energi hingga Jantung Persawahan Sumbawa, 18 Pompanisasi Kini Beroperasi Penuh Dukung Ketahanan Pangan
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN UIW NTB Bantu 18 Guru Ngaji dan Penyandang Disabilitas
PLN dan Pemprov NTB Bersinergi Dorong Revolusi Kendaraan Listrik, Infrastruktur SPKLU Kian Merata
Maknai Hari Lahir Pancasila, YBM PLN Bima Salurkan Modal Usaha untuk 14 Perempuan Pelaku UMKM
YBM PLN NTB Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Batukliang Utara, Hadirkan Harapan dan Semangat Baru
Percepat Pemerataan Energi di NTB, PLN Gandeng 22 Mitra Kerja dan Siapkan Operasi Besar BPBL 2026

Berita Terbaru