Ramadan 1447 H, PLN NTB Siapkan Sistem Berlapis demi Stabilitas Listrik di Lombok Barat

- Wartawan

Rabu, 25 Februari 2026 - 02:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN UIW NTB melakukan pengujian peralatan kubikel Penyulang Sekotong di GI Jeranjang, Lombok Barat, sebagai bagian dari pemeliharaan preventif jelang Ramadan 1447 H. (Dok. PLN)

Petugas PLN UIW NTB melakukan pengujian peralatan kubikel Penyulang Sekotong di GI Jeranjang, Lombok Barat, sebagai bagian dari pemeliharaan preventif jelang Ramadan 1447 H. (Dok. PLN)

Halontb.com – Keandalan listrik pada bulan Ramadan memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar suplai energi. Ia berkaitan dengan ibadah, aktivitas sosial, hingga perputaran ekonomi masyarakat. Menyadari hal tersebut, PLN UIW NTB memperkuat kesiapan sistem melalui pemeliharaan preventif kubikel Penyulang Sekotong di Gardu Induk Jeranjang, Lombok Barat.

Kubikel penyulang merupakan komponen penting dalam sistem distribusi. Perangkat ini mengatur dan mengamankan aliran listrik dari gardu induk menuju jaringan distribusi. Gangguan pada bagian ini berpotensi memengaruhi suplai di wilayah yang luas.

Pemeliharaan dilakukan oleh UP2D NTB dengan prosedur teknis terstandar. Pengujian tahanan isolasi memastikan tidak terjadi kebocoran arus yang berisiko, pengujian tahanan kontak menjaga stabilitas koneksi listrik, sementara pengujian keserempakan memastikan sistem proteksi bekerja sinkron. Pemutus Tenaga (PMT) juga dibersihkan dan diperiksa agar tetap responsif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager UP2D NTB, Faris Fitrianto, menyebut bahwa pendekatan preventif menjadi kunci dalam menjaga kontinuitas suplai, terutama pada periode dengan fluktuasi beban signifikan seperti Ramadan.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa pengamanan Ramadan dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi. Tidak hanya di sisi distribusi, tetapi juga pada pembangkit, transmisi, hingga sistem pengawasan digital. PLN memastikan kesiapsiagaan personel selama 24 jam untuk mengawal momen-momen krusial seperti sahur dan berbuka puasa.

Lebih jauh, PLN mengintegrasikan pelayanan digital melalui PLN Mobile untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi dan melaporkan gangguan. Dengan sistem berlapis ini, PLN berharap stabilitas listrik tetap terjaga dan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa gangguan.

Ramadan tahun ini menjadi momentum bagi PLN UIW NTB untuk menegaskan kembali perannya sebagai penjaga kontinuitas energi di Nusa Tenggara Barat bekerja di balik layar, namun berdampak langsung pada kenyamanan publik.

Facebook Comments Box

Editor : reza

Berita Terkait

Sentuh Ujung Lombok Barat, Gerakan Pangan Murah Pemprov NTB Sukses Tekan Harga Sembako
Sukseskan MTQ NTB 2026, PLN Tegaskan Peran Strategis Listrik dalam Mendukung Kegiatan Keagamaan dan Pembangunan Daerah
PLN Hadirkan Energi hingga Jantung Persawahan Sumbawa, 18 Pompanisasi Kini Beroperasi Penuh Dukung Ketahanan Pangan
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN UIW NTB Bantu 18 Guru Ngaji dan Penyandang Disabilitas
PLN dan Pemprov NTB Bersinergi Dorong Revolusi Kendaraan Listrik, Infrastruktur SPKLU Kian Merata
Maknai Hari Lahir Pancasila, YBM PLN Bima Salurkan Modal Usaha untuk 14 Perempuan Pelaku UMKM
YBM PLN NTB Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Batukliang Utara, Hadirkan Harapan dan Semangat Baru
Percepat Pemerataan Energi di NTB, PLN Gandeng 22 Mitra Kerja dan Siapkan Operasi Besar BPBL 2026

Berita Terbaru