Bank NTB Syariah Siapkan Skema Pembiayaan Syariah Berkelanjutan untuk Dongkrak Pariwisata NTB

- Wartawan

Senin, 23 Februari 2026 - 05:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Pembiayaan Bank NTB Syariah, Agus Suhendro, menegaskan komitmen penguatan ekosistem pariwisata NTB berbasis pembiayaan syariah dalam forum Economic Talk NTB di Mataram, Senin (23/2/2026). (Dok. Bank NTB Syariah)

Direktur Pembiayaan Bank NTB Syariah, Agus Suhendro, menegaskan komitmen penguatan ekosistem pariwisata NTB berbasis pembiayaan syariah dalam forum Economic Talk NTB di Mataram, Senin (23/2/2026). (Dok. Bank NTB Syariah)

Halontb.com – Sektor pariwisata NTB dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah. Melihat peluang tersebut, Bank NTB Syariah menyatakan kesiapan penuh dalam menghadirkan skema pembiayaan syariah berkelanjutan yang menyasar desa wisata dan ekonomi kreatif.

Dalam kegiatan Economic Talk NTB yang diselenggarakan Tribun Lombok, Direktur Pembiayaan Bank NTB Syariah Agus Suhendro menegaskan bahwa pembangunan pariwisata harus berbasis sistem yang menyeluruh.

Menurutnya, penguatan desa wisata tidak akan maksimal tanpa sistem transaksi yang terkelola baik. Oleh karena itu, Bank NTB Syariah hadir bukan sekadar sebagai penyedia dana, melainkan sebagai penggerak integrasi ekonomi lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peran tersebut diwujudkan melalui dukungan pembiayaan kepada BUMDes dan UMKM, sekaligus pengelolaan transaksi berbasis sistem perbankan syariah yang transparan dan akuntabel. Dengan cara ini, pertumbuhan ekonomi tidak hanya bersifat musiman, tetapi berkelanjutan.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, bank ini juga menyiapkan pemanfaatan aset lahan di Mandalika guna mendukung aktivitas UMKM saat event besar berlangsung. Langkah ini diharapkan mampu memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan kapasitas usaha masyarakat NTB.

Dengan visi membangun ekonomi daerah berbasis syariah dan inklusif, Bank NTB Syariah menempatkan diri sebagai mitra strategis pemerintah dan pelaku usaha dalam menjadikan NTB sebagai destinasi wisata unggulan yang berdaya saing nasional dan global.

Facebook Comments Box

Editor : reza

Berita Terkait

BPS Mencatat Ekonomi NTB Tumbuh 13,64%, Berhasil Tekan Tingkat Pengangguran Terbuka
Dana Haji Rp180 Triliun, BPKH Pastikan Likuiditas Aman dan Dikelola Secara Syariah
POJOK NTBS Ampenan, Wajah Baru Pasar Tradisional yang Lebih Modern, Aman, dan Inklusif
Mataram Friday Relax, Saat Ruang Publik Menjadi Mesin Ekonomi dan Kebersamaan
Dari NTB untuk Indonesia: Bank NTB Syariah Perluas Peran Wakaf Uang, Bidik Dampak Ekonomi Jangka Panjang
Dari Semangat Kartini ke Aksi Nyata, Bank NTB Syariah Perkuat Peran Perempuan di Mataram
Transformasi Senyap di Desa Medana: Sentuhan PLN Ubah Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Baru
Energi Perempuan, Energi Masa Depan: Srikandi PLN NTB Teguhkan Peran Strategis di Era Transformasi

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:33 WITA

Perkuat Karakter dan Kesejahteraan Guru, Gubernur NTB: Jadilah Teladan yang Dicintai Murid

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:01 WITA

NIP dan Gaji Puluhan PPPK Paruh Waktu Lobar Macet, DPRD Desak BKD Segera Tuntaskan Administrasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:49 WITA

Nasib 1.632 Guru Honorer Lobar di Ujung Tanduk, Sasaka Nusantara Siapkan ‘Perang’ Advokasi hingga ke Pusat

Senin, 27 April 2026 - 08:28 WITA

Inspiratif! Kepala MAN Lobar Beri Apresiasi dan Penghargaan bagi Dua Atlet Pencak Silat Peraih Medali

Senin, 27 April 2026 - 08:25 WITA

Siswa MAN Lombok Barat Sabet Dua Medali di Mataram Open Pencak Silat Tournament 2026

Kamis, 16 April 2026 - 05:16 WITA

Sentuh Hati Ratusan Siswa di Mataram, Mendes PDT: Doa Orang Tua Adalah ‘Jalan Tol’ Menuju Sukses

Selasa, 14 April 2026 - 09:31 WITA

Sekolah Rakyat di NTB, Hadirkan Pendidikan Aman, Ramah bagi Anak dan Kelompok Rentan

Senin, 13 April 2026 - 17:06 WITA

Dari Proyek ke Dampak, Satker Prasarana Strategis NTB Ubah Arah Pembangunan Lebih Berorientasi Publik

Berita Terbaru