Tagihan Listrik Naik Usai Lebaran? Ini Penjelasan PLN NTB: Bukan Tarif, Tapi Pemakaian

- Wartawan

Rabu, 16 April 2025 - 10:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN memamerkan kemudahan layanan melalui aplikasi PLN Mobile saat mendampingi pekerjaan teknis di lapangan. (Foto: Dok. PLN)

Petugas PLN memamerkan kemudahan layanan melalui aplikasi PLN Mobile saat mendampingi pekerjaan teknis di lapangan. (Foto: Dok. PLN)

Halontb.com – Ramainya keluhan pelanggan soal tagihan listrik yang melonjak usai Lebaran ditanggapi serius oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB). Lewat pernyataan resminya, PLN memastikan bahwa tarif listrik tetap, dan tidak ada penyesuaian harga pasca-Ramadan maupun Idulfitri 1446 H.

General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo, mengungkapkan bahwa lonjakan tagihan yang dialami sebagian pelanggan lebih disebabkan oleh meningkatnya konsumsi listrik selama momen spesial tersebut. “Kami tegaskan, tarif tidak naik. Yang naik adalah pemakaian, dan itu tercermin dalam tagihan,” ujar Sudjarwo.

Selama bulan Ramadan, aktivitas masyarakat cenderung bergeser ke malam hari. Dari bangun sahur hingga ibadah tarawih, membuat konsumsi listrik meningkat, terutama pada sektor penerangan dan penggunaan alat-alat rumah tangga seperti rice cooker, AC, kipas angin, hingga pemanas air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan catatan kami, wilayah seperti Mataram, Lombok Timur, dan Sumbawa mengalami peningkatan signifikan. Fenomena ini juga terjadi di seluruh Indonesia. Bahkan di NTB, lonjakan konsumsi tertinggi tercatat di rumah tangga dan tempat ibadah,” tambahnya.

Peningkatan konsumsi semakin terasa karena adanya libur panjang dan cuti bersama nasional. Banyak keluarga yang memilih berkegiatan di rumah, menyalakan AC sepanjang hari, menonton televisi, hingga menggunakan peralatan dapur lebih intensif dari biasanya.

Untuk merespons kondisi ini, PLN mengedepankan transparansi melalui layanan digital berbasis aplikasi PLN Mobile. Pelanggan dapat memantau pemakaian listrik mereka secara real time, baik untuk pengguna prabayar maupun pascabayar. Fitur unggulan seperti Swacam memungkinkan pelanggan mencatat angka meteran secara mandiri dan mengetahui estimasi tagihan lebih awal.

“PLN Mobile bukan hanya alat pemantau, tapi juga platform edukasi. Di sana pelanggan bisa belajar mengenali pola pemakaian listrik mereka dan mulai mengelolanya dengan lebih bijak,” jelas Sudjarwo.

PLN UIW NTB juga terus mengedukasi masyarakat bahwa kenaikan tagihan bukanlah indikasi tarif yang dinaikkan secara diam-diam. “Kenaikan tagihan bisa dicek sendiri, datanya bisa dilihat. Ini bukan soal tarif, tapi soal konsumsi,” tegasnya.

PLN berharap masyarakat NTB makin cerdas dalam menggunakan energi dan aktif memanfaatkan teknologi digital yang tersedia. “Mari jaga pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan dengan menjadi pengguna energi yang bijak dan bertanggung jawab,” pungkas Sudjarwo.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Lombok Barat Perketat Izin Ritel Modern, Libatkan Pemdes demi Lindungi UMKM
Pemprov NTB Gelar Pasar Murah di Lombok Barat, Kades Taman Ayu Berharap Program Terus Berlanjut
Investor Australia Merugi, Pemprov NTB Tegaskan Proyek Marina Bay City Bukan Investasi Resmi Daerah
Tebar Qurban Insan Amanah 2026, Bank NTB Syariah Hadirkan Kebahagiaan hingga Pelosok NTB
TASPEN Gandeng Bank NTB Syariah, Penyerahan Hak Pensiun Pejabat Negara Berlangsung Penuh Makna
Tak Hanya Hadirkan Listrik, PLN UIW NTB Tebar Kepedulian Lewat Kurban Iduladha untuk 1.800 Penerima Manfaat
Listrik Tetap Menyala Saat Iduladha, PLN NTB Buktikan Kesiapan Sistem dan Kekuatan Personel di Lapangan
Dari Lombok ke Jepang dan Malaysia, Bank NTB Syariah Buka Jalan Baru PMI Lewat Skema KUR Berbasis Perlindungan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:00 WITA

Kantor Kemenag NTB Dikepung Massa Saat Rakor Pencegahan Kekerasan, BARA Desak Audit Total Ponpes

Senin, 8 Juni 2026 - 10:53 WITA

Pemkab Lombok Barat Perketat Izin Ritel Modern, Libatkan Pemdes demi Lindungi UMKM

Senin, 8 Juni 2026 - 05:42 WITA

Operasi Patuh 2026 Resmi Ditunda! Ini Imbauan Penting Kasat Lantas Lombok Barat

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:00 WITA

Viral Keluhan Pelayanan di Medsos, RSUD Tripat Gerung Minta Maaf dan Janjikan Evaluasi Total

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:14 WITA

Siap-Siap! Satlantas Polres Lombok Barat Gelar Operasi Patuh 2026 Mulai Pekan Depan

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:31 WITA

Padukan Syiar Islam dan Harmoni Budaya, MTQ NTB 2026 Siap Jadi Perhelatan Termegah Tahun Ini

Senin, 25 Mei 2026 - 23:42 WITA

Jembatan Sekotong Amblas: Akses Utama 4 Desa Terancam, Kades Desak Pemerintah Segera Bertindak

Berita Terbaru