HALO NTB – LOMBOK BARAT, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di Kabupaten Lombok Barat mulai memasuki tahapan pendaftaran bakal calon kepala desa. Salah satu desa yang mengikuti pesta demokrasi tingkat desa tersebut adalah Desa Buwun Sejati, Kecamatan Narmada.
Bambang Kurdi Sartono menjadi pendaftar pertama sebagai bakal calon Kepala Desa Buwun Sejati. Berkas pendaftarannya telah diperiksa dan diverifikasi oleh panitia Pilkades dan dinyatakan lengkap.
Baca juga: Musyafirin Tolak Mundur, Rachmat Hidayat Pastikan PDI-P Ambil Langkah Tegas
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bambang kembali mencalonkan diri setelah sebelumnya pernah memimpin Desa Buwun Sejati. Ia mengatakan keputusan untuk maju kembali didorong keinginannya melanjutkan sejumlah hal yang menurutnya belum tercapai pada periode sebelumnya.
“Di periode saya yang pertama kemarin, saya merasa apa yang menjadi tujuan membentuk desa ini masih ada yang belum tercapai,” kata Bambang.
Menurut Bambang, kondisi Desa Buwun Sejati saat ini perlu kembali didorong agar memiliki geliat pembangunan. Ia menilai potensi desa, khususnya sektor pariwisata, perlu dikembangkan secara lebih optimal.
“Saya melihat kondisi desa untuk saat ini stagnan, tidak ada geliat untuk maju. Malah saya lihat ada kemunduran,” ujarnya.
Karena itu, Bambang mengatakan dirinya ingin kembali mendorong kemajuan Desa Buwun Sejati, termasuk menghidupkan potensi wisata yang sebelumnya telah dikenal masyarakat.
“Kita akan kembali membangun,” katanya.
Baca juga: Pensiunan PDAM Giri Menang Muhammad Sa’i Resmi Maju Pilkades Lembar, Bawa Misi Perubahan
Bambang menggambarkan Desa Buwun Sejati ke depan sebagai desa yang aman, dikenal masyarakat luas, memiliki sumber daya manusia yang unggul, serta mampu memaksimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki.
“Buwun Sejati ini saya penginnya menjadi desa yang aman, desa yang dikenal di masyarakat, punya sumber daya manusia yang unggul, dan bagaimana memaksimalkan sumber daya alam yang ada,” tuturnya.
Salah satu potensi yang menjadi perhatian Bambang adalah wisata alam. Ia menyebut pengembangan kembali sektor tersebut sebagai salah satu fokus yang ingin didorong apabila mendapat kepercayaan masyarakat.
“Untuk potensi desa, kita ingin memajukan kembali wisata alamnya,” katanya.
Baca juga: 11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan
Bambang juga menyebut dukungan terhadap dirinya datang dari berbagai dusun di Desa Buwun Sejati. Dalam proses pendaftaran, sejumlah pendukung yang hadir terlihat didominasi kalangan anak muda.
Ia menilai kehadiran anak muda tersebut menjadi gambaran adanya semangat generasi muda untuk ikut terlibat dalam pembangunan desa.
“Untuk saat ini memang anak muda yang keluar. Tapi di balik ini semua, dukungan itu datang juga dari orang tua, bukan hanya dari anak muda,” ujarnya.
Salah seorang pendukung Bambang, Rusdianto, mengatakan dirinya mengenal perjalanan pengembangan wisata di Desa Buwun Sejati sejak awal.
Menurut dia, Desa Buwun Sejati sebelumnya cukup dikenal karena potensi wisata yang dimiliki. Ia juga menyinggung sejumlah kegiatan desa yang pernah dilakukan sebagai bagian dari upaya mempromosikan potensi wisata.
“Dulu siapa yang tidak mengenal Buwun Sejati,” kata Rusdianto.
Baca juga: Momentum Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Sape Gaungkan Gotong Royong Jaga Keselamatan Listrik
Ia mengatakan semangat pemuda dalam mengembangkan potensi desa perlu mendapat ruang dan dukungan dari pemerintah desa.
Rusdianto juga menilai Bambang memiliki perhatian terhadap keterlibatan anak muda dalam pembangunan desa. Hal itu, menurut dia, menjadi salah satu alasan sejumlah pemuda memberikan dukungan kepada Bambang.
“Dia tahu Pak Bambang Kurdi Satriono ini sangat melibatkan anak-anak muda untuk membangun desa,” ujarnya.
Pilkades Buwun Sejati menjadi bagian dari pelaksanaan Pilkades serentak 2026 di Kabupaten Lombok Barat yang diikuti puluhan desa. Tahapan selanjutnya akan berjalan sesuai jadwal dan ketentuan yang ditetapkan panitia Pilkades.









