Mataram, Halontb.com – Di tengah euforia Idulfitri yang mendorong lonjakan aktivitas masyarakat, PT PLN (Persero) UIW Nusa Tenggara Barat memainkan peran vital dalam menjaga denyut ekonomi tetap stabil. Keandalan listrik menjadi faktor kunci yang memastikan sektor pariwisata tetap bergeliat.
Wilayah Nusa Tenggara Barat mengalami peningkatan konsumsi listrik yang signifikan, terutama di kawasan wisata unggulan seperti Mandalika. Tingginya mobilitas wisatawan berdampak langsung pada kebutuhan energi di sektor hospitality dan layanan publik.
PLN merespons kondisi ini dengan memastikan cadangan daya tetap aman dan sistem distribusi berjalan optimal. Tidak hanya itu, penguatan infrastruktur juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan beban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu langkah konkret terlihat pada peningkatan daya listrik di Hotel Atrium Lombok yang melonjak drastis guna mendukung operasional hotel di tengah tingginya tingkat kunjungan.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyebut bahwa keandalan listrik memiliki hubungan erat dengan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ketika listrik stabil, aktivitas ekonomi berjalan tanpa hambatan. Ini menjadi fondasi penting bagi sektor pariwisata untuk terus berkembang,” ungkapnya.
PLN juga mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi ini diyakini mampu memperkuat kesiapan NTB dalam menghadapi lonjakan wisatawan di masa mendatang.
Momentum Idulfitri tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Dalam konteks ini, PLN hadir sebagai enabler utama yang memastikan seluruh aktivitas berjalan dengan dukungan energi yang andal.
Dengan performa sistem yang tetap terjaga selama periode siaga Lebaran, PLN UIW NTB semakin optimistis dapat terus berkontribusi dalam menjadikan NTB sebagai destinasi pariwisata unggulan yang kompetitif dan berkelanjutan.
Editor : Reza











