Mataram,Halontb.com – Keseriusan PT PLN (Persero) UIW NTB dalam menjaga keandalan listrik pasca Idulfitri 1447 H ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan. Lewat program Liga Siekas, puluhan personel teknis diterjunkan untuk menyisir dan memastikan seluruh jaringan distribusi dalam kondisi optimal.
Di wilayah ULP Praya, Lombok Tengah, sebanyak 49 personel yang terbagi dalam 10 tim melakukan inspeksi intensif pada jaringan sepanjang lebih dari 161 kilometer sirkuit. Tiga penyulang utama Batujai, Penujak, dan Mangkung menjadi fokus utama dalam kegiatan ini.
Yang membedakan Liga Siekas dengan metode konvensional adalah pendekatan “temukan dan langsung eksekusi”. Setiap potensi gangguan yang ditemukan tidak hanya dicatat, tetapi langsung ditangani di lokasi. Hal ini terbukti efektif dengan rata-rata waktu penanganan hanya 30 menit per titik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seluruh rangkaian kegiatan bahkan mampu diselesaikan dalam waktu tiga jam, menunjukkan koordinasi tim yang solid dan sistem kerja yang terukur.
Hasil inspeksi memperlihatkan bahwa jaringan distribusi PLN di wilayah tersebut berada dalam kondisi yang relatif baik. Temuan minor yang berpotensi menimbulkan gangguan telah ditangani secara cepat dan tuntas.
Efektivitas program ini tercermin dari menurunnya frekuensi gangguan listrik dalam dua pekan pertama April 2026. Stabilitas pasokan ini menjadi kunci dalam menjaga kenyamanan pelanggan, terutama setelah masa libur panjang.
Lebih dari 46 ribu pelanggan bergantung pada tiga penyulang yang menjadi objek inspeksi. Dengan demikian, keberhasilan program ini tidak hanya berdampak teknis, tetapi juga langsung dirasakan oleh masyarakat luas.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kualitas layanan melalui inovasi dan penguatan sistem pemeliharaan. Ia memastikan PLN hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat.











