Mataram,Halontb.com — Perjalanan mudik Idulfitri kini memasuki era baru. PT PLN (Persero) UIW NTB memastikan bahwa pengguna kendaraan listrik dapat menikmati perjalanan yang lebih tenang dengan disiagakannya 45 unit SPKLU di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat.
Kehadiran SPKLU ini menjadi penopang utama mobilitas berbasis listrik yang semakin berkembang. Dengan persebaran di Pulau Lombok, Sumbawa, hingga Bima, PLN menghadirkan akses pengisian daya yang tidak hanya luas, tetapi juga strategis.
Di Lombok, SPKLU hadir dengan kapasitas hingga 60 kW, memungkinkan pengisian daya dalam waktu relatif singkat. Sementara di wilayah Sumbawa dan Bima, kapasitas 22 hingga 30 kW dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna dengan efisiensi yang optimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyatakan bahwa kesiapan ini merupakan bentuk pelayanan maksimal PLN kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi momen penting seperti Idulfitri.
“Kami ingin memastikan bahwa pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan rasa aman. Infrastruktur telah kami siapkan, sistem kami pastikan andal, dan personel kami siagakan penuh,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada kesiapan teknis, PLN juga melihat momentum ini sebagai bagian dari upaya mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju penggunaan energi yang lebih bersih. Kehadiran SPKLU di kawasan wisata dan jalur utama menjadi bukti bahwa kendaraan listrik kini semakin relevan untuk perjalanan jarak jauh.
Di sisi lain, PLN mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam merencanakan perjalanan dengan memanfaatkan teknologi digital. Melalui PLN Mobile, pengguna dapat dengan mudah menemukan lokasi SPKLU dan mengatur rute perjalanan secara efisien.
Dengan kesiapan ini, PLN tidak hanya menghadirkan solusi energi, tetapi juga menghadirkan rasa tenang di setiap perjalanan. Idulfitri bukan lagi sekadar momen berkumpul, tetapi juga momentum menuju masa depan transportasi yang lebih hijau dan berkelanjutan.







