H. L. Heri Prihatin Ingin Golkar Kembali ke Akar: “Kita Butuh Pemimpin yang Mau Mendengar, Bukan Sekadar Duduk di Kursi”

- Wartawan

Jumat, 16 Mei 2025 - 01:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. L Heri Prihatin. (Foto: Istimewa)

H. L Heri Prihatin. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Partai Golkar NTB saat ini berada di titik penting menjelang Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan pada 24 Mei 2025. Suara-suara perubahan mulai terdengar dari dalam tubuh partai, salah satunya datang dari H. L. Heri Prihatin, sosok senior yang dikenal sederhana namun berkomitmen kuat terhadap nilai-nilai Golkar.

Dalam sebuah konferensi pers di Mataram, Heri mengungkapkan alasan di balik pencalonannya sebagai Ketua DPD Partai Golkar NTB. Ia menilai partai perlu penyegaran yang tidak hanya pada aspek struktural, tapi juga menyangkut nilai-nilai perjuangan partai yang sejati.

“Golkar NTB harus kembali ke akar sebagai partai kader, yang bebas dari kepentingan sesaat atau figur yang tidak fokus membesarkan rumah bersama ini,” ujar Heri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan gaya yang tenang namun penuh makna, Heri mengajak kader untuk memahami pencalonannya bukan sebagai kompetisi pribadi, melainkan sebagai pilihan yang membawa harapan baru bagi partai. Ia melihat dirinya sebagai penyeimbang di tengah dinamika internal yang berkembang.

“Saya tidak bermusuhan dengan siapa pun. Saya berharap Bu Dinda bisa fokus memajukan NTB, dan Pak Mohan menjaga Mataram tetap bersinar. Saya hadir sebagai pengikat yang merawat kekuatan keduanya, bukan sebagai lawan,” jelasnya.

Heri juga menegaskan pentingnya membangun budaya demokrasi yang sehat di dalam partai. Menurutnya, Musda harus berlangsung secara adil, transparan, dan tanpa tekanan.

“Kalau bicara perubahan, itu harus dimulai dari proses memilih pemimpin yang jujur dan terbuka. Jangan hanya bicara integritas di luar tapi abaikan di dalam,” kata Heri.

Selain itu, ia berkomitmen membuka ruang lebih besar bagi kader muda dan perempuan serta memperkuat komunikasi antara pengurus dengan basis akar rumput.

“Golkar tidak boleh menjadi menara gading. Kita harus hadir dan mendengar suara kader di pelosok. Saya siap mengabdikan waktu, tenaga, dan niat untuk itu,” tegasnya.

Di akhir pernyataan, Heri mengajak seluruh kader memandang Musda sebagai momentum untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat kepada Golkar.

“Ini bukan soal siapa yang menang, tapi bagaimana partai kembali dipercaya rakyat. Jika mendapat kepercayaan, saya akan menjaganya dengan sepenuh hati,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lalu Winengan Ingatkan Pengurus DPD KNPI Melalui Pesan Menohok, Ini Isinya !
Potret Nakhoda Baru: Daud Gerung Resmi Dilantik Jadi Ketua DPD KNPI NTB 2025–2028
Advokat Senior NTB Soroti Tim Ahli Gubernur, Dinilai Melampaui Kewenangan OPD
DPRD NTB Tegaskan Sikap: Polri Harus Tetap di Bawah Komando Presiden
Proses Izin Tambang Rakyat Lamban, Asosiasi Pemuda Koperasi Laporkan Pemprov NTB ke Ombudsman
Laskar Gibran Tegaskan Komitmen Kawal Pemerintahan Prabowo–Gibran, Bantah Isu Perpecahan
Ketua Umum Laskar Gibran Pusat dan Daerah Tegaskan Konsistensi Dukungan terhadap Pemerintahan Prabowo–Gibran
Reformasi Birokrasi Berlanjut, Pemkab Lombok Barat Segarkan OPD dan Lantik Pejabat Strategis

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 15:22 WITA

Resmi! Kasat Narkoba Polres Bima Kota Ditetapkan sebagai Tersangka dan Dipecat Tidak Hormat

Rabu, 4 Februari 2026 - 05:26 WITA

Digugat PMH, BTN Cabang Mataram Terancam Uji Legalitas Appraisal dan Lelang Aset

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:21 WITA

Tragis, Ayah Tebas Anak Kandung di Lombok Barat: Polisi Naikkan Status ke Penyidikan

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:16 WITA

Berbekal Rekaman CCTV, Tim Puma Polda NTB Berhasil Tangkap Residivis Jambret Lintas Wilayah

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:42 WITA

Oknum Pimpinan Ponpes di Lotim Dilaporkan Atas Dugaan Persetubuhan Terhadap Santriwati

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:50 WITA

Satu Jam Menunggu di Samping Api, Ini Pengakuan Pria yang Tega Bakar Ibu Kandungnya.

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:27 WITA

Anak Bunuh Ibu Kandung, Jenazah Dibakar di Sekotong untuk Hilangkan Jejak

Senin, 26 Januari 2026 - 10:50 WITA

Terkuak! Kades Sekotong Barat Ungkap Teka-teki Mobil Putih di Balik Tragedi Penemuan Mayat Terbakar

Berita Terbaru