Musda Golkar NTB Dibuka, Sekjen Sarmuji Tegaskan Kemenangan Belum Aman!”

- Wartawan

Minggu, 22 Juni 2025 - 09:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen DPP Partai Golkar, Muhamad Sarmuji, saat memberikan keterangan pers usai membuka Musda XI DPD Golkar NTB di Hotel Prime Park, Mataram, Minggu (22/6/2025). (Foto: Istimewa)

Sekjen DPP Partai Golkar, Muhamad Sarmuji, saat memberikan keterangan pers usai membuka Musda XI DPD Golkar NTB di Hotel Prime Park, Mataram, Minggu (22/6/2025). (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhamad Sarmuji, mengingatkan bahwa meskipun Golkar mencatat kemenangan di tingkat legislatif Provinsi NTB, posisi partai berlambang pohon beringin itu belum berada di zona aman. Hal ini ia sampaikan usai membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar NTB di Hotel Prime Park, Mataram, Minggu (22/6/2025).

“Golkar memang menang di tingkat provinsi, tapi masih imbang 10 kursi, sama dengan partai lain. Ini belum aman. Kita harus bekerja keras agar jumlah kursi bisa bertambah di 2029,” kata Sarmuji tegas di hadapan awak media.

Namun menurutnya, persoalan paling krusial justru berada di tingkat nasional. Hingga hari ini, Partai Golkar belum berhasil merebut kursi DPR RI dari Dapil NTB I, sebuah kawasan strategis yang mencakup Pulau Sumbawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Satu PR utama kita adalah bagaimana merebut kursi di Dapil NTB I. Kita belum punya wakil di sana. Ini bukan sekadar target politik, tapi harga diri partai,” ujarnya.

Sarmuji menekankan bahwa kemenangan politik tidak hanya soal jumlah, tapi juga tentang kualitas proses. Karena itu, dalam forum Musda kali ini, ia menegaskan pentingnya menjaga semangat musyawarah sebagai ruh utama Partai Golkar.

“Yang banyak belum tentu benar. Yang menang belum tentu terbaik. Tapi jika kesepakatan dibangun lewat musyawarah, maka hasilnya akan lebih membawa manfaat bagi masyarakat NTB,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan seluruh kader agar tidak terjebak pada simbol-simbol kekuasaan semata, tetapi lebih fokus pada membangun program, memperkuat struktur, dan memperluas pengaruh partai hingga ke akar rumput.

“Program yang sudah baik kita pertahankan. Yang belum baik kita evaluasi. Yang datang kemudian membawa gagasan lebih baik, mari kita duduk bersama dan kita rundingkan. Itulah semangat musyawarah Golkar,” tambahnya.

Saat ditanya soal siapa yang berpeluang diusung Partai Golkar untuk DPR RI Dapil NTB I, Sarmuji menyebut partai belum mengambil keputusan dan akan menempuh proses penjaringan secara cermat.

“Kita akan dukung kader terbaik. Bukan hanya yang potensial menang untuk Golkar, tapi yang memang benar-benar memberi dampak positif bagi NTB,” tegasnya.

Musda XI DPD Golkar NTB yang tengah berlangsung diyakini bukan hanya akan menentukan wajah kepemimpinan partai di daerah, tapi juga menjadi arena konsolidasi politik menuju Pemilu 2029. Dengan tantangan besar seperti kursi NTB I yang masih kosong dan kekuatan legislatif yang belum stabil, Golkar NTB dipaksa untuk bangkit atau tertinggal.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lalu Winengan Luncurkan “ABG – Abangnya Bang Gibran”: Sinyal Dukungan Total untuk Sang Wapres, Lawan Politik Mulai Resah ?
Anggota DPRD NTB Periode 2019-2024 Bikin Testimoni, Ungkap Kronologi Kasus Bagi-bagi Uang Siluman di DPRD NTB
Mendengar Langsung Suara Rakyat, Hj. Rafi’ah Janjikan Sumur Bor dan Dukung Tradisi Sosial Rungkang
Musda XI Golkar NTB Rampung, Mohan Terpilih Aklamasi dan Siap Rebut Dapil NTB I
Relawan Gadungan Ancam Rusak Kekompakan LAZADHA, Bupati LAZ: Jangan Terprovokasi, Ini Upaya Adu Domba!
Bambang Firdaus, SE: Dilahirkan untuk Mensejahterakan 200 Ribu Masyarakat Dompu
H.L Heri Prihatin Tetap Melaju Meski Musda Golkar NTB Ditunda: “Saya Datang untuk Melayani, Bukan Menguasai”
Tertunda karena Agenda Kenegaraan, Musda Golkar NTB Jadi Ajang Adu Gagasan dan Etalase Kader Terbaik

Berita Terkait

Minggu, 2 November 2025 - 14:03 WITA

Ketika Tanah Negara ‘Disulap’ Jadi Milik Pribadi: Praperadilan Mantan Pejabat BPN Ambruk di Mataram

Senin, 27 Oktober 2025 - 23:25 WITA

“Baju Seragam, Tangan Bercincin, dan Pitingan Maut” Dua Polisi Diperkarakan atas Kematian Rekan Sendiri

Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:36 WITA

Di Balik Nama Pembangunan: Dugaan Korupsi Lahan MXGP Samota Menganga

Selasa, 21 Oktober 2025 - 06:45 WITA

Lapas Lombok Barat Tegaskan Komitmen Berantas Halinar Lewat Deklarasi Nasional Imipas 2025

Jumat, 17 Oktober 2025 - 00:43 WITA

Istri Polisi Tersangka Pembunuhan, Tekanan Ekonomi Jadi Akar Tragedi Lembar

Jumat, 17 Oktober 2025 - 00:40 WITA

Dana Siluman Pokir: Ketika Uang Kembali, Tapi Keadilan Tak Pernah Datang

Jumat, 17 Oktober 2025 - 00:36 WITA

Kasus Brigadir Esco: Briptu RS dan 4 Tersangka Terancam Hukuman Berat Pasal 340 KUHP

Kamis, 16 Oktober 2025 - 10:53 WITA

Kuripan Berduka: Tubuh Roni Gantung Kaku, Pagi Bersuara Sunyi

Berita Terbaru