Refleksi Nuzulul Qur’an MAN Lobar: Luncurkan Ramadhan Camp Full Day hingga Panen Berkah Hidroponik

- Wartawan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 03:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana peringatan Nuzulul Qur’an di MAN Lombok Barat yang dihadiri tokoh agama, unsur Forkopimcam, serta keluarga besar madrasah dalam rangkaian kegiatan Ramadan 1447 H.(Foto istimewa)

Suasana peringatan Nuzulul Qur’an di MAN Lombok Barat yang dihadiri tokoh agama, unsur Forkopimcam, serta keluarga besar madrasah dalam rangkaian kegiatan Ramadan 1447 H.(Foto istimewa)

Lombok Barat, Halontb.com – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lombok Barat (Lobar) sukses menggelar rangkaian kegiatan hari besar islam sebagai puncak amaliyah di penghujung bulan suci Ramadan 1447 H. Tak tanggung-tanggung, madrasah ini meluncurkan tiga agenda sekaligus yaitu Ramadhan Camp Full Day, Peringatan Nuzulul Qur’an, dan Panen Berkah Sayur Hidroponik Green House, pada Jumat (13/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah tersebut mengusung tema “Menguatkan Karakter Islami Melalui Cahaya Al-Qur’an dan Kebersamaan” sebagai refleksi spiritual di bulan suci Ramadhan.

Acara ini dihadiri oleh Kasubbag TU Kemenag Lobar, tokoh agama, unsur Forkopimcam (Camat, Lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas), serta seluruh keluarga besar madrasah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala MAN Lobar, H. Kemas Burhan, M.Pd., menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk upaya madrasah memaksimalkan momentum Ramadhan untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat karakter religius para siswa.

Menurutnya, bulan Ramadhan merupakan waktu yang penuh keberkahan sehingga perlu diisi dengan kegiatan yang bermanfaat dan bernilai ibadah.

Salah satu program yang diluncurkan dalam kegiatan tersebut adalah Ramadhan Camp Full Day, yang merupakan bentuk pengembangan dari program pesantren kilat di lingkungan madrasah.

Melalui program ini, para siswa mengikuti pembinaan intensif berupa kegiatan ibadah, kajian keagamaan, tausiah, hingga diskusi kitab yang berlangsung secara terjadwal selama kegiatan berlangsung.

“Program ini sebenarnya konsep pesantren kilat, tetapi sesuai dengan juknis kami namakan Ramadhan Camp Full Day. Para siswa tidak hanya mengikuti kegiatan keagamaan, tetapi juga diinapkan di madrasah untuk menjalani rangkaian ibadah bersama para pembimbing dan ustaz,” jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa program tersebut diikuti oleh 50 siswa yang telah mendapatkan izin dari orang tua. Jumlah peserta sengaja dibatasi karena menyesuaikan kapasitas fasilitas yang tersedia di madrasah.

Para peserta menjalani rangkaian kegiatan mulai dari check-in di madrasah hingga pembinaan intensif yang berlangsung hingga keesokan hari sebelum akhirnya kembali berkumpul dengan keluarga.

Kepala MAN Lombok Barat, H. Kemas Burhan, saat memberikan keterangan kepada media di ruang kerjanya.(Foto istimewa)

Selain peluncuran Ramadhan Camp, kegiatan juga dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Qur’an yang menjadi momentum penting dalam mengingat turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.

Peringatan Nuzulul Qur’an tersebut diisi dengan tausiah keagamaan yang disampaikan oleh ulama dan tokoh agama, salah satunya Dr. TGH Lalu Ahmad Zainuri, yang memberikan pesan tentang pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Selain kegiatan keagamaan, madrasah juga menggelar Panen Berkah Hidroponik Green House sebagai bagian dari inovasi pendidikan berbasis keterampilan. Dalam kegiatan tersebut, tamu undangan bersama guru dan siswa memetik langsung sayuran hidroponik, yang kemudian dibagikan sebagai simbol berbagi keberkahan Ramadhan.

Menurut Kemas Burhan, program hidroponik tersebut merupakan bagian dari upaya madrasah untuk memperkenalkan dunia pertanian modern kepada siswa.

“Minat generasi muda terhadap bidang pertanian saat ini cenderung menurun. Melalui program hidroponik ini kami ingin menunjukkan kepada siswa bagaimana proses pertanian modern, mulai dari pembenihan, penanaman, perawatan hingga panen,” jelasnya.

Pada momentum Nuzulul Qur’an, Kepala MAN Lobar mengajak siswa dan masyarakat untuk rutin membaca Al-Qur’an, karena selain mendapatkan pahala, juga membawa keberkahan, serta perlindungan kehidupan sehari hari.

“Walaupun hanya membaca satu huruf, pahala dan maknanya sangat besar. Al-Qur’an bukan hanya menjadi pedoman hidup, tetapi juga membawa keberkahan bagi keluarga dan rumah tangga kita,” ujarnya.

Ia berharap peringatan Nuzulul Qur’an dapat menjadi penguat bagi siswa untuk semakin mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an, bahkan setelah Ramadan berakhir.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, MAN Lobar berupaya menghadirkan pembinaan keagamaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan pengalaman spiritual, pendidikan karakter, serta keterampilan bagi para siswa di bulan suci Ramadan.

Facebook Comments Box

Sumber Berita : Taufik Natanagara

Berita Terkait

Kabar Baik, Pemkab Lobar Naikkan Kesejahteraan 1.448 PPPK Paruh Waktu, Ini Besarannya
Regulasi Baru Kemenag Terbit, MAN Lombok Barat Perkuat Pembatasan HP Siswa
Komisi I DPRD Lobar Apresiasi Kenaikan Penghasilan Guru PPPK Paruh Waktu, Pemkab Siapkan Rp11 Miliar
MAN Lombok Barat Terobos Batas Apresiasi: Ketua dan Wakil Ketua OSIS Terpilih Raih Beasiswa Komite
Estafet Kepemimpinan ORSIMA MAN Lobar Berlanjut, Kepala Madrasah Tekankan Inovasi dan Aksi Nyata
MAN Lombok Barat Gelar Pesta Demokrasi, Tiga Paslon Berebut Amanah Pimpin ORSIMA
Sumbangan Dipatok Rp150 Ribu Dipersoalkan Wali Murid, SMAN 1 Narmada Tegaskan Tak Ada Paksaan
Guru MAN Lombok Barat Didorong Adaptif, UNRAM Dampingi Implementasi CEFR dalam Pembelajaran Bahasa Inggris

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:33 WITA

Hari Pelanggan Nasional, ASDP Lembar Sapa Penumpang Lewat Aksi Sosial dan Perkuat Layanan

Senin, 25 Mei 2026 - 09:42 WITA

Arus Mudik Idul Adha di Pelabuhan Lembar Masih Landai, ASDP Pastikan Penyeberangan Normal

Berita Terbaru