Home / NTB

Dishub NTB Umumkan Penutupan Jalan untuk Parade Budaya HUT ke-80 RI di Mataram

- Wartawan

Selasa, 19 Agustus 2025 - 03:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub NTB, Chairy Chalidyanto. (Foto: Istimewa)

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub NTB, Chairy Chalidyanto. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Menyambut Parade Budaya HUT ke-80 Republik Indonesia yang akan digelar di Kota Mataram, Dinas Perhubungan Provinsi NTB resmi mengumumkan penutupan sementara sejumlah ruas jalan utama. Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub NTB, Chairy Chalidyanto, guna mendukung kelancaran acara yang diprediksi akan menyedot perhatian ribuan warga.

Dalam keterangan resminya, Chairy menjelaskan bahwa penutupan arus lalu lintas akan diberlakukan pada Selasa, 19 Agustus 2025, mulai pukul 15.30 hingga 18.15 WITA. Adapun ruas jalan yang terdampak adalah Jalan Langko dan Jalan Pejanggik, jalur utama yang akan menjadi lintasan parade.

“Penutupan dilakukan untuk memberi ruang aman bagi peserta parade dan kenyamanan masyarakat yang ingin menyaksikan jalannya acara. Kami sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas agar mobilitas tetap terkendali,” jelas Chairy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Dishub NTB juga memberikan imbauan khusus bagi kendaraan besar seperti bus, truk, dan mobil tangki agar tidak memasuki jalur parade. Kendaraan tersebut diarahkan untuk berbelok di Simpang 3 Kejaksaan sebagai alternatif jalur.

Chairy menambahkan bahwa pihaknya bersama aparat kepolisian, Satpol PP, dan pemerintah kota telah menyiapkan ratusan personel untuk pengaturan lalu lintas di titik-titik strategis. “Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk mematuhi aturan dan arahan petugas di lapangan demi kelancaran acara bersama,” tegasnya.

Parade Budaya yang merupakan rangkaian utama perayaan kemerdekaan ini dipastikan akan berlangsung meriah, menampilkan berbagai kesenian tradisional, atraksi budaya, hingga pertunjukan kreatif dari komunitas lokal. Dengan pengaturan lalu lintas yang matang, Dishub NTB optimistis kegiatan ini dapat berjalan aman, tertib, dan penuh kegembiraan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Soroti Belanja Pegawai 34%, Lobar di Ambang Krisis Fiskal, DPRD: Jangan Sampai Nasib P3K Dikorbankan!
Polemik Mesin Masaro Lobar Memanas: DPRD Endus Kejanggalan Anggaran BTT, Kasta NTB Desak APH Turun Tangan
Hearing Publik: PPS Desak Kemenhaj NTB Sanksi Tegas Travel Nakal Buntut Jamaah Umrah Terlantar
Waspada! Penipuan Berkedok Pembaruan Data Haji, Kemenhaj Lobar Imbau Jemaah Tidak Mudah Percaya
Viral Protes Pajak Parkir di Batu Bolong, Begini Penjelasan Bapenda Lobar!
Dari Desa hingga Nasional, Setahun Haerul Warisin Dinilai Sukses Ubah Wajah Lombok Timur
Dari Ka’bah ke Ketidakpastian: Jamaah Umroh NTB Jadi Korban, Negara Ditantang Bertindak
Arus Balik H+4 Lebaran 2026: Penumpang Lembar–Padangbai Melandai, ASDP Siaga Antisipasi Lonjakan Akhir Pekan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 20:06 WITA

Soroti Belanja Pegawai 34%, Lobar di Ambang Krisis Fiskal, DPRD: Jangan Sampai Nasib P3K Dikorbankan!

Rabu, 1 April 2026 - 14:31 WITA

Polemik Mesin Masaro Lobar Memanas: DPRD Endus Kejanggalan Anggaran BTT, Kasta NTB Desak APH Turun Tangan

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

Hearing Publik: PPS Desak Kemenhaj NTB Sanksi Tegas Travel Nakal Buntut Jamaah Umrah Terlantar

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:45 WITA

Viral Protes Pajak Parkir di Batu Bolong, Begini Penjelasan Bapenda Lobar!

Senin, 30 Maret 2026 - 05:40 WITA

Dari Desa hingga Nasional, Setahun Haerul Warisin Dinilai Sukses Ubah Wajah Lombok Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:55 WITA

Dari Ka’bah ke Ketidakpastian: Jamaah Umroh NTB Jadi Korban, Negara Ditantang Bertindak

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:13 WITA

Arus Balik H+4 Lebaran 2026: Penumpang Lembar–Padangbai Melandai, ASDP Siaga Antisipasi Lonjakan Akhir Pekan

Senin, 23 Maret 2026 - 01:59 WITA

LPK ARK Jinzai Solusi Group Bidik 1.000 Slot ke Jepang: Tak Sekadar Kirim Kerja, Tapi Ubah Nasib Lewat Bahasa

Berita Terbaru