Home / NTB

Di Akhir Masa Tugas, PUPR Lombok Barat Tekankan Keberlanjutan dan Manfaat Proyek Infrastruktur

- Wartawan

Rabu, 31 Desember 2025 - 00:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan lapangan Kadis PUPR Lombok Barat bersama pimpinan DPRD Lombok Barat untuk melihat progres pekerjaan Jalan Lendang Re–Menjut. (Foto: Istimewa)

Kunjungan lapangan Kadis PUPR Lombok Barat bersama pimpinan DPRD Lombok Barat untuk melihat progres pekerjaan Jalan Lendang Re–Menjut. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Menjelang akhir masa tugas Kepala Dinas PUPR Lombok Barat, perhatian terhadap keberlanjutan proyek infrastruktur menjadi salah satu fokus utama, termasuk pada pelaksanaan proyek peningkatan Jalan Lendang Re–Menjut di Kecamatan Sekotong.

PUPR Lombok Barat melalui jajaran teknisnya menyampaikan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari upaya menjawab kebutuhan mendesak masyarakat terhadap akses jalan yang lebih aman dan layak. Ruas Lendang Re–Menjut selama ini dikenal sebagai jalur alternatif dengan tingkat aktivitas warga yang tinggi, sekaligus rawan kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak dan medan yang cukup ekstrem.

Meski dilaksanakan di akhir tahun anggaran melalui APBD Perubahan 2025, PUPR Lombok Barat menegaskan bahwa setiap tahapan pekerjaan tetap mengacu pada perencanaan teknis dan spesifikasi yang berlaku. Proyek dengan nilai kontrak Rp6.513.285.113,97 tersebut kini mencatat progres fisik sekitar 40 persen, dengan pengawasan yang terus dilakukan secara intensif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pekerjaan lapangan dilaksanakan oleh PT Karya Perdana Development, dengan pendampingan konsultan pengawas serta keterlibatan masyarakat lokal pada pekerjaan tertentu, tanpa mengesampingkan standar mutu yang ditetapkan.

Pengawasan dari DPRD Lombok Barat turut menjadi bagian penting dalam memastikan proyek berjalan sesuai arah. Masukan DPRD, termasuk hasil inspeksi lapangan, disebut sebagai bentuk sinergi pengawasan agar kualitas pekerjaan tetap terjaga.

PUPR Lombok Barat menyatakan bahwa proyek ini tidak hanya dilihat sebagai pekerjaan fisik semata, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang bagi keselamatan dan aktivitas ekonomi masyarakat Sekotong. Oleh karena itu, meskipun menghadapi tantangan waktu dan cuaca, komitmen untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik tetap menjadi prioritas.

Menutup masa tugas pimpinan dinas, PUPR Lombok Barat berharap fondasi perencanaan dan pengawasan yang telah dibangun dapat dilanjutkan oleh kepemimpinan berikutnya, sehingga manfaat pembangunan infrastruktur benar-benar dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Facebook Comments Box

Editor : reza

Berita Terkait

Jalan Penghubung di Gerung Amblas, Kades Sudirman: Padahal Baru Dua Bulan jadi!
Sempat Viral soal Sewa Kasur di Kapal, Ternyata Ini Fakta Sebenarnya dari Pihak Manajemen
Ribuan Jamaah Dari Shubuh Kehujanan Ketum PBNU Pilih Batal Datang Istirahat Di Hotel
Sebut Ketum PBNU Mengecewakan, Ribuan Jamaah Majelis Badruttamam Protes Pembatalan Sepihak
Menyapa Kampung Bugis Jelang Ramadan, W. Musyafirin Gaungkan Ibadah Khusyuk dan Kepedulian Umat
Sambut HUT ke-76 & Linmas ke-64: Satpol PP Lobar Kedepankan Paradigma Melayani Masyarakat
Viral Kabar Satpol PP Lobar Diusir Saat Razia PS, Begini Fakta Sebenarnya!
Gebrakan Asosiasi Pemuda NTB: Ancam Lapor Pusat Jika Izin Koperasi Tambang Tak Beres

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:31 WITA

Polda NTB Tetapkan Kabid PTK Dikbudpora Bima Sebagai Tersangka Pungli Tunjangan Guru

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:51 WITA

Breaking News: Buronan Interpol WNA Kazakhstan Ditangkap di Lombok!

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:19 WITA

Fantastis! Polda NTB Sita Uang Tunai Rp3 Miliar Lebih dan 2,5 Kg Sabu dari Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:48 WITA

Dari Sawah ke Halaman Pribadi? Skandal Pokir Combine Harvester KSB Dibongkar, Rp11,25 Miliar Dipertaruhkan

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:38 WITA

Polemik Penonaktifan BUMDes Leseng, Ada Apa di Balik Kebijakan Kades?

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:52 WITA

Grebek Mafia Beras di Kediri! Satgas Pangan NTB Amankan Terduga Pelaku Pengoplos Beras Subsidi

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:29 WITA

Polisi Tetapkan Tersangka Kasus dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Lotim, Terancam 12 Tahun Penjara

Rabu, 18 Februari 2026 - 05:44 WITA

“Jangan Hanya Sapu Halaman Warga!” LH Sumbawa Desak Bersih-Bersih Internal, Tantang Transparansi Pemberantasan Narkoba

Berita Terbaru