Dana Pokir DPRD Mataram: Bansos atau Bansor (Bantuan Salah Sasaran)?

- Wartawan

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 12:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol FX Endriadi saat memberikan keterangan pers terkait perkembangan penyidikan dugaan penyimpangan bansos pokir DPRD Kota Mataram. (Foto: Istimewa)

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol FX Endriadi saat memberikan keterangan pers terkait perkembangan penyidikan dugaan penyimpangan bansos pokir DPRD Kota Mataram. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Dana rakyat memang selalu punya takdir unik. Di tangan pejabat berintegritas, ia menjadi penolong masyarakat. Tapi di tangan yang lain, bisa berubah menjadi bancakan yang dibungkus istilah “bantuan sosial.”
Begitulah aroma yang kini tercium dari kasus penyaluran bansos pokir DPRD Kota Mataram.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB memastikan kasus ini telah naik ke tahap penyidikan setelah menemukan dua alat bukti yang menguatkan dugaan adanya penyimpangan.
“Sudah naik penyidikan. Dua alat bukti sudah cukup,” ujar Dirreskrimsus Polda NTB, Kombes Pol FX Endriadi, Kamis (2/10).

Namun, ketika ditanya soal siapa yang sudah diperiksa, Endriadi memilih irit bicara. “Saya belum pegang datanya,” katanya jawaban yang membuat publik semakin penasaran, sekaligus lelah menunggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fakta menarik, perkara ini ternyata punya dua “jalur hukum”. Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram sedang menelusuri dugaan serupa untuk tahun 2022, sementara Polda NTB fokus ke tahun 2023.
Tahun 2022 menjadi titik awal kekacauan, saat dana DBHCHT disalurkan melalui pokir DPRD dan dititipkan pada Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram.

Namun, mekanismenya jauh dari aturan. Penerima bantuan tidak pernah mengajukan proposal. Nama-nama mereka tiba-tiba muncul dalam SIPD dan DPA DPRD, seperti “keajaiban administratif.” Disdag pun diduga tak sempat memeriksa kebenaran data di lapangan.
Bantuan pun digelontorkan, meski banyak penerima bukan pedagang target utama program.

Setiap kelompok menerima Rp50 juta, masing-masing anggota kebagian Rp5 juta.
Kalau bantuan ini salah sasaran, mungkin istilahnya perlu diganti bukan bansos, tapi bansor, bantuan salah orang.

Apakah tahun 2023 mengulang kisah yang sama? Endriadi tak ingin mendahului penyidikan. “Nanti saja,” ujarnya.
Dan publik pun menunggu: kapan akhirnya bantuan sosial benar-benar sosial, bukan sosialita ?.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polda NTB Tetapkan Kabid PTK Dikbudpora Bima Sebagai Tersangka Pungli Tunjangan Guru
Dari Bima ke Tanjung Balai: Jejak Pelarian Koko Erwin Terhenti, Skandal Narkoba dan Dugaan “Setoran” Aparat Kian Terbuka
Breaking News: Buronan Interpol WNA Kazakhstan Ditangkap di Lombok!
Fantastis! Polda NTB Sita Uang Tunai Rp3 Miliar Lebih dan 2,5 Kg Sabu dari Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba
Dari Sawah ke Halaman Pribadi? Skandal Pokir Combine Harvester KSB Dibongkar, Rp11,25 Miliar Dipertaruhkan
Polemik Penonaktifan BUMDes Leseng, Ada Apa di Balik Kebijakan Kades?
Grebek Mafia Beras di Kediri! Satgas Pangan NTB Amankan Terduga Pelaku Pengoplos Beras Subsidi
Polisi Tetapkan Tersangka Kasus dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Lotim, Terancam 12 Tahun Penjara

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:31 WITA

Polda NTB Tetapkan Kabid PTK Dikbudpora Bima Sebagai Tersangka Pungli Tunjangan Guru

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:51 WITA

Breaking News: Buronan Interpol WNA Kazakhstan Ditangkap di Lombok!

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:19 WITA

Fantastis! Polda NTB Sita Uang Tunai Rp3 Miliar Lebih dan 2,5 Kg Sabu dari Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:48 WITA

Dari Sawah ke Halaman Pribadi? Skandal Pokir Combine Harvester KSB Dibongkar, Rp11,25 Miliar Dipertaruhkan

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:38 WITA

Polemik Penonaktifan BUMDes Leseng, Ada Apa di Balik Kebijakan Kades?

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:52 WITA

Grebek Mafia Beras di Kediri! Satgas Pangan NTB Amankan Terduga Pelaku Pengoplos Beras Subsidi

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:29 WITA

Polisi Tetapkan Tersangka Kasus dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Lotim, Terancam 12 Tahun Penjara

Rabu, 18 Februari 2026 - 05:44 WITA

“Jangan Hanya Sapu Halaman Warga!” LH Sumbawa Desak Bersih-Bersih Internal, Tantang Transparansi Pemberantasan Narkoba

Berita Terbaru