Lombok Tengah, Halontb.com – Penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Mandalika kembali menjadi ajang pembuktian kesiapan Indonesia dalam menggelar event internasional. Salah satu indikator utamanya terlihat dari keandalan sistem kelistrikan yang dijaga optimal oleh PLN UIW NTB sepanjang hari pertama pelaksanaan.
Tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, hari perdana yang diisi sesi latihan dan pra-kualifikasi berlangsung tanpa hambatan teknis. Sebanyak 22 mobil GT3 melaju kompetitif, dengan performa impresif ditunjukkan oleh Jesse Krohn yang mencatat waktu tercepat.
PLN UIW NTB mengambil peran strategis dalam memastikan stabilitas energi. Pengamanan dilakukan secara sistematis melalui penguatan jaringan utama dan penyediaan cadangan listrik berlapis. Empat unit mobile UPS, tiga UGB, dan lima genset disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 146 personel dikerahkan, bekerja dalam sistem pengawasan ketat berbasis real time. Delapan titik prioritas menjadi fokus pengamanan, termasuk area teknis dan fasilitas utama yang menjadi jantung operasional event.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menekankan bahwa keandalan listrik merupakan bagian integral dari standar internasional yang harus dipenuhi. Ia menyebut, PLN hadir tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung ekosistem sport tourism.
Komitmen tersebut diperluas hingga ke area di luar sirkuit, termasuk bandara, rumah sakit, dan hotel. Hal ini memastikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari kedatangan hingga akomodasi peserta, berjalan tanpa kendala.
Dengan keberhasilan ini, PLN UIW NTB mempertegas perannya dalam mendukung transformasi Mandalika sebagai destinasi unggulan dunia. Lebih dari sekadar balapan, ini adalah panggung pembuktian bahwa Indonesia mampu menghadirkan standar global dalam setiap aspek penyelenggaraan.
Editor : Reza











