Lonjakan Nataru Tak Terelakkan, ASDP Lembar Terapkan Pola Operasi Berlapis Demi Jaga Kelancaran Penyeberangan

- Wartawan

Selasa, 30 Desember 2025 - 18:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar, Handoyo Priyanto, menegaskan komitmen ASDP dalam menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan penyeberangan akhir tahun. (Foto: Istimewa)

GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar, Handoyo Priyanto, menegaskan komitmen ASDP dalam menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan penyeberangan akhir tahun. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Arus penyeberangan di Pelabuhan Lembar memasuki fase krusial menjelang pergantian Tahun Baru 2026. Mobilitas masyarakat yang meningkat tajam membuat pelabuhan ini kembali menjadi titik strategis pergerakan penumpang dan kendaraan antarwilayah. Meski dibayangi lonjakan signifikan, operasional penyeberangan masih terpantau berjalan tertib dan terkendali.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar, Handoyo Priyanto, menyampaikan bahwa peningkatan arus sudah mulai terasa sejak periode Natal dan terus berlanjut hingga akhir Desember. Data sementara mencatat adanya kenaikan jumlah penumpang sebesar 21,03 persen, sementara total kendaraan melonjak hingga 30,81 persen dibandingkan periode Angkutan Nataru 2024–2025.

“Angka ini menunjukkan tingginya pergerakan masyarakat pada akhir tahun. Namun sejauh ini kondisi di Pelabuhan Lembar masih relatif kondusif,” ujar Handoyo, Selasa (30/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Strategi Berlapis Hadapi Kepadatan

Menghadapi situasi tersebut, ASDP Lembar tidak hanya mengandalkan penambahan armada, tetapi juga menerapkan strategi berlapis untuk mengurai potensi kepadatan. Salah satunya melalui penambahan loket check point bagi penumpang pejalan kaki dan kendaraan roda dua, sehingga proses masuk pelabuhan dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

Langkah lain yang ditempuh adalah percepatan waktu sandar bongkar muat kapal atau port time, guna meningkatkan frekuensi perjalanan dalam satu hari. Di sisi darat, ASDP berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk memanfaatkan Terminal Segenter sebagai buffer zone, yang berfungsi menampung kendaraan apabila terjadi antrean di area pelabuhan.

“Skema ini kami siapkan agar kepadatan tidak menumpuk di dermaga dan tetap terdistribusi dengan baik,” jelasnya.

Pola Operasi Fleksibel

Dari sisi operasional, ASDP Lembar menerapkan pola penyeberangan yang fleksibel dan menyesuaikan kondisi lapangan. Pada situasi normal, 14 kapal dioperasikan dengan waktu sandar dua jam. Ketika arus mulai padat, jumlah armada ditingkatkan menjadi 16 kapal dengan port time 1,5 jam. Sementara pada kondisi sangat padat, ASDP siap mengoperasikan hingga 18 kapal dengan waktu sandar hanya satu jam.

Pola ini memungkinkan respons cepat terhadap dinamika arus penyeberangan, sekaligus menjaga kelancaran distribusi penumpang dan kendaraan.

Keselamatan dan Kenyamanan Jadi Prioritas

Di tengah tingginya intensitas layanan, aspek keselamatan dan kenyamanan tetap menjadi perhatian utama. ASDP Lembar menyiapkan tenda di area parkir siap muat khusus kendaraan roda dua sebagai perlindungan dari hujan dan panas, serta menyiagakan petugas di titik-titik rawan kepadatan.

Koordinasi lintas sektor juga diperkuat melalui posko bersama yang melibatkan KSOP, Kepolisian, TNI, dan instansi terkait lainnya. Posko ini berfungsi sebagai pusat kendali untuk memastikan operasional penyeberangan berjalan sesuai standar keselamatan.

Imbauan untuk Pengguna Jasa

Handoyo mengimbau masyarakat agar mematuhi arahan petugas dan mengikuti jalur yang telah ditentukan. Ia juga mendorong pengguna jasa untuk melakukan pemesanan tiket secara daring melalui trip.ferizy.com serta menyiapkan data diri dengan lengkap guna memperlancar proses boarding.

Menutup keterangannya, Handoyo mengajak masyarakat NTB untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, menjaga kesehatan, dan tetap berhati-hati selama perjalanan.

“Dengan kerja sama semua pihak, kami berharap arus penyeberangan selama libur Tahun Baru ini dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, PLN Kawal Enam Titik yang Tak Boleh Kehilangan Daya
Jelang MotoGP Mandalika 2026, ITDC-DLU Gelar Simulasi Pelayaran dan Perkuat Konektivitas Laut
Bukan Hanya Menjaga Listrik MotoGP, PLN Hadir Berbagi untuk Warga Mandalika
Ratusan Petugas PLN Jadi Garda Terdepan Kelistrikan MotoGP Mandalika 2026
ASDP Lembar Perkuat Kesiapan Jelang MotoGP, 17 Kapal Siap Dioperasikan
Mandalika Kembali Jadi Panggung Dunia, PLN Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang MotoGP 2026
Tak Sekadar Soal Listrik, PLN UP3 Bima Ikut Merawat Pesisir Kota Bima
11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WITA

Jelang MotoGP Mandalika, Disparekrafpora Lobar Sebut Hotel di Senggigi Mulai Nyaris Penuh

Senin, 21 September 2026 - 11:50 WITA

Khairunnisa Qariah Asal Bima Juara 1 MTQ Nasional XXXI, NTB Naik ke Peringkat 9

Kamis, 17 September 2026 - 06:08 WITA

PPK UIN Mataram Tegaskan Proyek Laboratorium Kedokteran Tetap Berjalan, “Tidak Ada Subkon”

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:42 WITA

Dari 6 Meter Menjadi 10,5 Meter, Wajah Baru Ruas Jereweh-Benete Usai Ditangani

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:08 WITA

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sudah Terjual 50%, Pemprov NTB Genjot Infrastruktur dan Layanan Inklusif

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:46 WITA

FORMAL Resmi Lahir Pasca OTT Bupati Lobar, Media Bersatu Tolak Praktik Pilih Kasih dan Pengkotakan Pers

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:07 WITA

Bulog NTB Terima Aspirasi Massa, Tegaskan Transparansi serta Dukung Penegakan Hukum Kasus Beras Oplosan

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:11 WITA

BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat

Berita Terbaru