MATARAM, Halontb.com – Di tengah derasnya arus transformasi digital, perguruan tinggi tidak lagi hanya dituntut melahirkan sumber daya manusia yang unggul, tetapi juga membangun tata kelola institusi yang modern, efisien, dan berbasis teknologi. Administrasi yang cepat, sistem pembayaran yang terintegrasi, hingga pengelolaan keuangan yang transparan kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kualitas layanan pendidikan.
Kesadaran itulah yang menjadi landasan kolaborasi strategis antara PT Bank NTB Syariah dan Universitas Bumigora. Kedua institusi resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pemanfaatan layanan perbankan digital sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus menjawab kebutuhan generasi digital.
Penandatanganan kerja sama dilakukan di Kampus Universitas Bumigora oleh Branch Manager Bank NTB Syariah Cabang Islamic Center, M. Ulvi Anowta, bersama Rektor Universitas Bumigora, Prof. Dr. Ir. Anthony Anggrawan, M.T., Ph.D.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih dari sekadar kerja sama layanan pembayaran, kolaborasi tersebut merepresentasikan perubahan cara perguruan tinggi mengelola administrasi keuangan. Ketika proses manual mulai ditinggalkan, digitalisasi menghadirkan sistem yang mampu mempercepat pelayanan, meningkatkan akurasi data, sekaligus memperkuat akuntabilitas lembaga.
Melalui layanan Virtual Account, mahasiswa memperoleh kemudahan melakukan pembayaran SPP maupun Uang Kuliah Tunggal (UKT) melalui berbagai kanal pembayaran yang telah terhubung dengan sistem perbankan nasional. Setiap transaksi memiliki identitas pembayaran tersendiri sehingga proses verifikasi berlangsung otomatis, cepat, dan meminimalkan potensi kesalahan administrasi.
Bagi pihak universitas, transformasi tersebut menghadirkan manfaat yang lebih luas. Layanan CMS Corporate (Cash Management System) memungkinkan pengelolaan arus kas, pemantauan transaksi, hingga pengendalian rekening dilakukan secara real time melalui satu platform digital. Di saat yang sama, integrasi Host to Host menghubungkan sistem informasi Universitas Bumigora dengan sistem Bank NTB Syariah sehingga seluruh data transaksi dapat diproses secara otomatis tanpa penginputan berulang.
Digitalisasi seperti ini menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya tuntutan terhadap transparansi dan efisiensi tata kelola institusi pendidikan. Sistem yang saling terhubung bukan hanya mempercepat layanan administrasi, tetapi juga memperkuat kepercayaan karena setiap transaksi tercatat secara akurat dan dapat ditelusuri.
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank NTB Syariah, Ferry Ardiansyah, menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah yang perlu didukung melalui inovasi layanan keuangan berbasis digital.
“Bank NTB Syariah terus berkomitmen mendukung transformasi digital di berbagai sektor strategis, termasuk sektor pendidikan. Kerja sama dengan Universitas Bumigora ini merupakan langkah nyata dalam menghadirkan sistem pengelolaan keuangan yang lebih modern, transparan, aman, dan efisien. Kami berharap layanan yang disediakan dapat memberikan kemudahan bagi mahasiswa sekaligus mendukung tata kelola keuangan universitas yang semakin baik,” ujar Ferry.
Menurutnya, peran bank pembangunan daerah kini tidak lagi terbatas pada fungsi intermediasi keuangan. Bank juga dituntut menjadi katalisator perubahan melalui inovasi digital yang mampu mempercepat peningkatan kualitas layanan publik sekaligus memperluas inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat.
Kolaborasi dengan Universitas Bumigora menjadi salah satu wujud dari peran tersebut. Mahasiswa sebagai generasi yang akrab dengan teknologi diharapkan semakin mudah mengakses layanan keuangan yang praktis, aman, dan sesuai dengan perkembangan zaman. Sementara bagi institusi pendidikan, digitalisasi menjadi investasi jangka panjang dalam membangun tata kelola yang lebih profesional dan berdaya saing.
Rektor Universitas Bumigora, Prof. Dr. Ir. Anthony Anggrawan, M.T., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya sinergi tersebut. Ia meyakini sistem pembayaran yang terintegrasi akan meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kampus sekaligus memberikan pengalaman transaksi yang lebih sederhana, cepat, dan aman bagi mahasiswa.
Di tengah percepatan transformasi digital nasional, sinergi antara Bank NTB Syariah dan Universitas Bumigora menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menjadi motor penggerak lahirnya ekosistem pendidikan yang semakin modern. Ketika teknologi, tata kelola, dan layanan publik berjalan beriringan, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh institusi, tetapi juga oleh ribuan mahasiswa yang menjadi bagian dari masa depan pembangunan Nusa Tenggara Barat.
Editor : Reza










