Debut Spektakuler! H. Suhaili Jadi Pendaftar Pertama Pilkades Taman Ayu, Diiringi Ratusan Pendukung

- Wartawan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Suhaili (tengah) diantar ratusan pendukung dan simpatisan saat mendaftar sebagai bakal calon Kepala Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Jumat (2/10/2026).(Foto: Istimewa)

H. Suhaili (tengah) diantar ratusan pendukung dan simpatisan saat mendaftar sebagai bakal calon Kepala Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Jumat (2/10/2026).(Foto: Istimewa)

HALO NTB — LOMBOK BARAT, Antusiasme masyarakat terhadap Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Lombok Barat terlihat jelas di Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Pada Jumat (2/10/2026), H. Suhaili resmi menjadi bakal calon pertama yang mendaftarkan diri ke Panitia Pilkades setempat.

Proses pendaftaran berlangsung meriah. H. Suhaili tidak datang sendiri, melainkan diiringi oleh ratusan simpatisan yang berjalan kaki sejauh satu kilometer dari Dusun Bongor menuju Kantor Desa Taman Ayu. Iringan musik tradisional menghidupkan suasana, menciptakan euforia tinggi hingga halaman kantor desa penuh sesak oleh massa pendukung.

Baca juga: Didominasi Dukungan Anak Muda, Bambang Kurdi Sartono Jadi Pendaftar Pertama Pilkades Buwun Sejati

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah melalui proses verifikasi berkas selama hampir 30 menit, panitia menyatakan bahwa seluruh persyaratan administrasi H. Suhaili telah lengkap dan memenuhi syarat.

Dalam wawancaranya usai pendaftaran, H. Suhaili mengungkapkan bahwa ini merupakan niat ketiganya untuk mengabdi kepada masyarakat. Ia memberikan apresiasi terhadap kinerja pemerintahan desa saat ini yang dinilai sudah baik, namun ia melihat adanya celah dalam hal pendekatan kepada masyarakat dan efisiensi birokrasi.

“Pemerintahan saat ini baik, cuma saya melihat adanya kurang pendekatan terhadap masyarakat. Terkait masalah birokrasi, saya akui masih perlu perbaikan,” ujar H. Suhaili.

Baca juga: Pensiunan PDAM Giri Menang Muhammad Sa’i Resmi Maju Pilkades Lembar, Bawa Misi Perubahan

Untuk ke depannya, H. Suhaili bertekad membangun kolaborasi dengan berbagai pihak yang dianggap kompeten di desa tersebut. Tujuannya tunggal: menyejahterakan rakyat dari segala lini, baik aspek sosial maupun infrastruktur.

Ia juga menyoroti tantangan anggaran Dana Desa (DD) yang mengalami pemotongan signifikan pasca-pandemi, di mana rata-rata alokasi kini berada di kisaran Rp300 juta per tahun. Menurut H. Suhaili, angka tersebut tidak akan cukup jika hanya mengandalkan anggaran rutin tanpa adanya inovasi dan keberanian pemimpin.

“Kalau tidak ada niat pengabdian, tidak bisa kita membangun dengan Rp300 juta setahun. Di sini butuh nyali dan keberanian untuk memimpin. Kita harus melakukan manuver, tidak hanya di tingkat desa, tapi bahkan sampai ke pusat atau kementerian untuk mencari peluang tambahan,” jelasnya.

Baca juga: Musyafirin Tolak Mundur, Rachmat Hidayat Pastikan PDI-P Ambil Langkah Tegas

H. Suhaili menekankan bahwa keberhasilan pembangunan Desa Taman Ayu sangat bergantung pada dukungan penuh masyarakat. Ia mengajak warga untuk bersatu padu mewujudkan visi desa yang lebih maju.

Sebagai penutup, H. Suhaili memperkenalkan semboyannya yang khas, yakni “Wayent Wah”. Ungkapan lokal ini diharapkan dapat menjadi pemersatu semangat gotong royong antara calon kepala desa dan warga.

“Dengan semangat kebersamaan, saya tidak akan sukses sendirian. Seandainya Allah meridhoi saya memimpin Taman Ayu, desa ini tidak akan maju tanpa dukungan masyarakat itu sendiri. Mari kita buktikan bersama. Wayent Wah!” pungkasnya disambut tepuk tangan para pendukung.

Dengan masuknya H. Suhaili sebagai kandidat pertama, dinamika politik di Desa Taman Ayu diprediksi akan semakin hangat menjelang hari pencoblosan. Warga kini menunggu siapa saja nama lain yang akan mendaftar untuk melengkapi daftar kontestan Pilkades 2026.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kejutan di Hari Terakhir, Gufran Muncul dan Resmi Daftar Pilkades Sekotong Barat Pada Malam Hari
Ratusan Pendukung Antar Nurdinah di Hari Terakhir Pilkades Suka Makmur, Usung “Besopok Periri Dese”
Diiringi Gendang Beleq, Agus Sueb Daftar Pilkades Terong Tawah Bawa Gagasan Perubahan
Status Musyafirin di PDIP Disorot, Dekan FH Unram: Komisaris BUMD Tak Boleh masih Kader Aktif Partai
Didominasi Dukungan Anak Muda, Bambang Kurdi Sartono Jadi Pendaftar Pertama Pilkades Buwun Sejati
Musyafirin Tolak Mundur, Rachmat Hidayat Pastikan PDI-P Ambil Langkah Tegas
Pensiunan PDAM Giri Menang Muhammad Sa’i Resmi Maju Pilkades Lembar, Bawa Misi Perubahan
Komisi I DPRD Lobar Apresiasi Kenaikan Penghasilan Guru PPPK Paruh Waktu, Pemkab Siapkan Rp11 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, PLN Kawal Enam Titik yang Tak Boleh Kehilangan Daya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:43 WITA

Jelang MotoGP Mandalika 2026, ITDC-DLU Gelar Simulasi Pelayaran dan Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:37 WITA

Ratusan Petugas PLN Jadi Garda Terdepan Kelistrikan MotoGP Mandalika 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:59 WITA

ASDP Lembar Perkuat Kesiapan Jelang MotoGP, 17 Kapal Siap Dioperasikan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:22 WITA

Mandalika Kembali Jadi Panggung Dunia, PLN Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang MotoGP 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Tak Sekadar Soal Listrik, PLN UP3 Bima Ikut Merawat Pesisir Kota Bima

Rabu, 30 September 2026 - 13:15 WITA

11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan

Rabu, 30 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Rp1 Investasi Sosial Menghasilkan Rp2,56 Manfaat, Pelajaran dari Desa Berdaya Medana

Berita Terbaru