KPK Beri Waktu Sebulan, Pemkab Lobar Diminta Evaluasi Total Perencanaan Keuangan Usai OTT Mantan Bupati LAZ

- Wartawan

Jumat, 4 September 2026 - 11:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha (UNA), saat ditemui usai menghadiri Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah di Kantor Gubernur NTB, Mataram, Kamis (3/9/2026).

Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha (UNA), saat ditemui usai menghadiri Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah di Kantor Gubernur NTB, Mataram, Kamis (3/9/2026).

MATARAM, Halontb.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Nusa Tenggara Barat (NTB), melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perencanaan keuangan daerah. Langkah tersebut menjadi perhatian khusus KPK menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat mantan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, pada Juli 2026 lalu.

Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha mengatakan, KPK memberikan waktu selama satu bulan kepada pemerintah daerah untuk melakukan peninjauan dan perbaikan terhadap perencanaan keuangan daerah.
Evaluasi tersebut tidak hanya menyasar dana pokok pikiran (pokir) DPRD, tetapi mencakup seluruh perencanaan kegiatan pemerintah daerah.

“Kami diberikan waktu satu bulan perbaikan, review lagi. Review ulang perencanaan keuangan kita. Tidak hanya pokir, tapi terkait dengan kegiatan-kegiatan secara keseluruhan,” kata Nurul Adha usai menghadiri Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Kantor Gubernur NTB, Kamis (3/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Lombok Barat Siapkan Big Data, Menuju Pemerintahan Berbasis Data

Menurut UNA sapaan akrabnya, kehadiran tim KPK di Lombok Barat menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat upaya pencegahan korupsi. Pendampingan tersebut dinilai dapat membantu pemerintah daerah mengidentifikasi potensi penyimpangan sejak tahap awal.

“Alhamdulillah saya sangat apresiasi sekali, senang dengan kegiatan tersebut. Sehingga kami tahu apa indikasi-indikasi yang misalnya akan jatuh kepada korupsi,” ujarnya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjelaskan, evaluasi KPK dilakukan terhadap tata kelola pemerintahan secara menyeluruh, mulai dari proses perencanaan hingga hasil akhir program.

Baca juga: KPK Ungkap Tata Kelola Pemda di NTB Masih Rentan Korupsi, Skor Integritas di Bawah Ambang Nasional

Pengawasan tidak berhenti pada pelaksanaan proyek atau pengadaan barang dan jasa. Perencanaan anggaran, proses eksekusi, hingga dampak atau outcome dari setiap program turut menjadi bagian yang dievaluasi.

“Tidak hanya terkait proyek, tetapi dari perencanaan keuangan. Tata kelola itu kan dari perencanaan, kemudian bagaimana eksekusinya, bagaimana outcome-nya. Ini yang dievaluasi. Alhamdulillah kami jadi lebih terang,” kata UNA.

Terkait keberadaan dana pokir DPRD Lombok Barat, UNA mengatakan pemerintah daerah akan melakukan pembahasan lebih lanjut. Ia meminta seluruh pihak menahan diri dan menjadikan evaluasi tersebut sebagai momentum untuk membenahi sistem pengelolaan keuangan daerah.

“Ya mudah-mudahan lah ini menjadi refleksi semua, semua OPD, semua ASN di Lombok Barat termasuk DPR di Lombok Barat. Juga kasus yang kemarin menjadi refleksi kita bersama dan menjadi komitmen jangan sampai kita mengulang,” ujarnya.

Baca juga: KPK Periksa Direktur Operasional PT AMGM Terkait Dugaan Korupsi yang Menjerat Mantan Bupati Lombok Barat

UNA juga mengungkapkan bahwa Pemkab Lombok Barat telah meminta pendampingan secara intensif dari KPK terkait hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) pemerintah daerah yang masih berada di zona merah.

Menurut dia, hasil evaluasi dan pendampingan tersebut harus menjadi bahan introspeksi bersama bagi seluruh unsur pemerintahan daerah, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), serta DPRD.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, kata UNA, berkomitmen memperbaiki tata kelola pemerintahan sekaligus memperkuat sistem pencegahan agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Laporan Kebakaran Palsu Tak Hentikan Gerak Cepat Damkarmat Lobar, PLH Sekda Turun Soroti Kesiapsiagaan
Lombok Barat Siapkan Big Data, Menuju Pemerintahan Berbasis Data
Selamat Datang Putri Mahkota Victoria di NTB, Menguatkan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
KPK Ungkap Tata Kelola Pemda di NTB Masih Rentan Korupsi, Skor Integritas di Bawah Ambang Nasional
Jelang Pilkades 2026, Asisten I Lobar: Konsistensi Bekerja adalah Kampanye Terbaik Incumbent
Water Barrier Rembiga Sempat Dibongkar Warga, Miq Iqbal-Bang Aji Turun Tangan
Skor Integritas Jatuh, Aktivis Lobar: Jangan Berlindung di Balik Perintah Atasan, Wabup Harus Evaluasi OPD
Wabup Lobar Minta Segel Kantor Desa Kebon Ayu Dibuka, Sengketa Lahan Jangan Korbankan Warga

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Jelang HUT RI ke-81 dan Kunker Kapolri, Polda NTB Kerahkan Jajaran Perkuat Kamtibmas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:06 WITA

Ditlantas Polda NTB Edukasi Ratusan Pelajar SMPN 1 Gerung soal Keselamatan Berlalu Lintas

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:28 WITA

Wajah Baru di Polda NTB: Empat Kapolres dan Sejumlah PJU Resmi Berganti, Ini Pesan Tegas Kapolda Kalingga

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:12 WITA

Kapolda NTB Kunjungi Polres Lombok Barat, Tegaskan Komitmen “Polri untuk Masyarakat”

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:52 WITA

Sambut HUT Ke-80 Polri, Ditpolairud Polda NTB Tebar Kebaikan untuk Warga Pesisir Sekotong

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:05 WITA

Polres Lombok Barat Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:45 WITA

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda NTB Gelar Lomba Satpam Teladan

Senin, 8 Juni 2026 - 05:42 WITA

Operasi Patuh 2026 Resmi Ditunda! Ini Imbauan Penting Kasat Lantas Lombok Barat

Berita Terbaru

Perwakilan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama sejumlah peserta dan pemangku kepentingan berfoto bersama dalam rangka IC3INA 2026 di Lombok Barat, Kamis (3/9/2026).(Foto: Diskominfotik Lobar)

Pemerintahan

Lombok Barat Siapkan Big Data, Menuju Pemerintahan Berbasis Data

Jumat, 4 Sep 2026 - 09:47 WITA