KPK Tangkap 19 Orang dalam OTT Bupati Lombok Barat, 7 Orang Dibawa ke Jakarta

- Wartawan

Senin, 20 Juli 2026 - 12:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK amankan 19 orang dalam OTT Bupati Lombok Barat.(Foto: Bupati Lalu Ahmad Zaini/lifeatnews.com)

KPK amankan 19 orang dalam OTT Bupati Lombok Barat.(Foto: Bupati Lalu Ahmad Zaini/lifeatnews.com)

Halontb.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi senyap terkait dugaan tindak pidana korupsi di daerah. Kali ini, tim penindakan KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Senin (20/7/2026).

Dalam operasi tersebut, lembaga antirasuah mengamankan total 19 orang. Dari jumlah tersebut, 7 orang di antaranya, termasuk Bupati Lombok Barat, Ahmad Zaini, langsung diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.

Baca juga: Polemik Berakhir Damai, Ponpes Al-Ishlahuddiny Terima Permohonan Maaf tvOne dan Imbau Jamaah Jaga Kondusivitas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari rangkaian operasi tangkap tangan yang dilakukan tim KPK di lapangan.

“Dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut, tim mengamankan sejumlah 19 orang, yang kemudian 7 orang di antaranya malam ini akan dibawa ke Gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Budi dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Baca juga: Wamendagri: Strategi Gubernur NTB Patut Menjadi Inspirasi Gubernur Se-Indonesia

Saat ditanya mengenai siapa saja pihak yang diamankan, Budi membenarkan bahwa Bupati Lombok Barat, Ahmad Zaini, termasuk dalam daftar pihak yang dibawa ke Jakarta.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa operasi ini berkaitan dengan dugaan praktik rasuah dalam proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat.

Baca juga: Dua Atlet Putri Lombok Barat Persembahkan Emas di Porprov NTB 2026

“Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh Bupati terkait dengan proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat,” ungkapnya.

Selain mengamankan sejumlah pihak, tim KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai dan dokumen penting. “Sampai dengan saat ini, uang yang diamankan senilai ratusan juta dan juga beberapa dokumen terkait,” tambah Budi.

Baca juga: Listrik Andal Jadi Kunci Sukses Sport Tourism NTB, PLN UIW NTB Kawal Pocari Run Mandalika 2026 Tanpa Gangguan

Sebelum konfirmasi resmi dari pihak juru bicara, kabar penangkapan ini sempat mencuat setelah Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya kegiatan operasi senyap di wilayah NTB tersebut pada Senin siang.

Operasi di Lombok Barat ini tercatat sebagai operasi tangkap tangan ke-16 yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026.
Hingga berita ini diturunkan, ketujuh orang yang dibawa ke Jakarta tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK.

Baca juga: Wajah Baru di Polda NTB: Empat Kapolres dan Sejumlah PJU Resmi Berganti, Ini Pesan Tegas Kapolda Kalingga

Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan ini. Publik kini menanti pengumuman resmi terkait penetapan tersangka serta konstruksi lengkap perkara yang menjerat orang nomor satu di Lombok Barat tersebut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kejati Periksa Anak Eks Gubernur NTB dalam Kasus Kredit Bank NTB Syariah Rp 11 Miliar
Giliran Ketua KPU Lombok Barat Dipanggil KPK dalam Penyidikan Kasus Bupati Nonaktif LAZ
Polda NTB Olah TKP Kematian 3 Penambang di Lantung Sumbawa, Penyebab Masih Diselidiki
Kades Labuan Tereng Kecam Dugaan Pengeroyokan Ketua KNPI Lobar, Desak Polisi Ungkap Pelaku
KPK Periksa Direktur Operasional PT AMGM Terkait Dugaan Korupsi yang Menjerat Mantan Bupati Lombok Barat
Kasus Djembank Mataram Masuki Babak Baru, Berkas Tersangka Pendorong Korban Koma Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Ngaku Pejabat Polda NTB, Pria 29 Tahun Tipu Pengusaha Lewat Modus Donasi Korban Kebakaran Sade
Dari Mataram hingga Lombok Barat, Puma Jatanras Polda NTB Sisir Titik Rawan Malam Hari

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:48 WITA

Kejati Periksa Anak Eks Gubernur NTB dalam Kasus Kredit Bank NTB Syariah Rp 11 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 13:30 WITA

Giliran Ketua KPU Lombok Barat Dipanggil KPK dalam Penyidikan Kasus Bupati Nonaktif LAZ

Sabtu, 5 September 2026 - 06:42 WITA

Kades Labuan Tereng Kecam Dugaan Pengeroyokan Ketua KNPI Lobar, Desak Polisi Ungkap Pelaku

Rabu, 2 September 2026 - 01:12 WITA

KPK Periksa Direktur Operasional PT AMGM Terkait Dugaan Korupsi yang Menjerat Mantan Bupati Lombok Barat

Selasa, 1 September 2026 - 09:35 WITA

Kasus Djembank Mataram Masuki Babak Baru, Berkas Tersangka Pendorong Korban Koma Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:27 WITA

Ngaku Pejabat Polda NTB, Pria 29 Tahun Tipu Pengusaha Lewat Modus Donasi Korban Kebakaran Sade

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:33 WITA

Dari Mataram hingga Lombok Barat, Puma Jatanras Polda NTB Sisir Titik Rawan Malam Hari

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:18 WITA

Tak Butuh Waktu Lama, URC Puma Polda NTB Ringkus Residivis Curanmor di Mataram

Berita Terbaru