Dari NTB untuk Indonesia: Bank NTB Syariah Perluas Peran Wakaf Uang, Bidik Dampak Ekonomi Jangka Panjang

- Wartawan

Jumat, 24 April 2026 - 01:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran perwakilan Bank NTB Syariah dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) berfoto bersama usai penandatanganan kerja sama pengembangan wakaf uang di Jakarta.(Dok.Bank NTB Syariah)

Jajaran perwakilan Bank NTB Syariah dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) berfoto bersama usai penandatanganan kerja sama pengembangan wakaf uang di Jakarta.(Dok.Bank NTB Syariah)

Jakarta,Halontb.com— Peran daerah dalam mendorong ekonomi syariah nasional kian menguat. Bank NTB Syariah menunjukkan langkah progresif dengan menggandeng Badan Wakaf Indonesia (BWI) dalam pengembangan wakaf uang sebagai instrumen strategis pembangunan.

Kolaborasi ini menjadi refleksi bahwa potensi daerah tidak bisa dipandang sebelah mata. Dari Nusa Tenggara Barat, inisiatif ini diharapkan memberi kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi umat di tingkat nasional.

Penandatanganan kerja sama di Gedung Bayt Al Qur’an menandai dimulainya integrasi antara sistem keuangan syariah daerah dengan ekosistem wakaf nasional. Sebuah langkah yang diyakini akan memperluas jangkauan serta meningkatkan efektivitas pengelolaan wakaf.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Dana dan Jasa Bank NTB Syariah, Adhi Susantio, menyampaikan bahwa wakaf uang memiliki dimensi strategis yang melampaui fungsi ibadah.

“Ini bukan hanya tentang donasi, tetapi tentang investasi sosial jangka panjang. Wakaf uang bisa menjadi sumber pembiayaan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dengan memanfaatkan teknologi digital seperti QRIS dan integrasi platform, Bank NTB Syariah berupaya menghadirkan sistem wakaf yang modern, transparan, dan mudah diakses. Hal ini sekaligus menjawab tantangan rendahnya literasi wakaf di sebagian masyarakat.

Sinergi ini juga dirancang untuk menjangkau berbagai lapisan, mulai dari ASN, penyuluh agama, hingga pelajar. Program Wakaf ASN melalui aplikasi Satu Wakaf, serta Wakaf Uang Sekolah menjadi bukti bahwa gerakan ini menyasar basis partisipasi yang luas.

Tidak hanya itu, distribusi QRIS ke seluruh perwakilan BWI di Indonesia menjadi langkah konkret dalam mempercepat penetrasi wakaf digital. Dengan sistem ini, wakaf tidak lagi identik dengan proses manual, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern.

Ke depan, kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian, khususnya dalam pemberdayaan sektor-sektor produktif berbasis syariah.

Langkah Bank NTB Syariah ini sekaligus menegaskan bahwa inovasi daerah dapat menjadi katalis bagi perubahan nasional mendorong wakaf uang sebagai pilar baru dalam pembangunan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan
Ketika Rp1 Investasi Sosial Menghasilkan Rp2,56 Manfaat, Pelajaran dari Desa Berdaya Medana
Momentum Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Sape Gaungkan Gotong Royong Jaga Keselamatan Listrik
Harga Semen di Lombok Barat Tembus Rp85 Ribu, Disdag Soroti Kelangkaan Pasokan
ASDP Lembar–Kayangan Perkuat Kepatuhan dan Akurasi Manifest Angkutan Penyeberangan
Dari RIMO Hingga QRIS Cross Border, Bank NTB Syariah Bangun Fondasi Menuju Bank Devisa
Bukan Hanya Balapan, MotoGP Mandalika Jadi Taruhan Citra NTB di Mata Dunia, PLN Siapkan Dukungan Kelistrikan
Jelang MotoGP Mandalika, Disparekrafpora Lobar Sebut Hotel di Senggigi Mulai Nyaris Penuh

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:33 WITA

Hari Pelanggan Nasional, ASDP Lembar Sapa Penumpang Lewat Aksi Sosial dan Perkuat Layanan

Senin, 25 Mei 2026 - 09:42 WITA

Arus Mudik Idul Adha di Pelabuhan Lembar Masih Landai, ASDP Pastikan Penyeberangan Normal

Berita Terbaru