Sentuh Hati Ratusan Siswa di Mataram, Mendes PDT: Doa Orang Tua Adalah ‘Jalan Tol’ Menuju Sukses

- Wartawan

Kamis, 16 April 2026 - 05:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendes PDT RI Yandri Susanto memberikan arahan kepada ratusan siswa NTB di Islamic Center Mataram, Kamis (16/4/2026).(Foto: Istimewa)

Mendes PDT RI Yandri Susanto memberikan arahan kepada ratusan siswa NTB di Islamic Center Mataram, Kamis (16/4/2026).(Foto: Istimewa)

Mataram, Halontb.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI, Yandri Susanto, menegaskan bahwa kesuksesan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan kerja keras, tetapi juga oleh nilai dasar kehidupan, terutama penghormatan kepada orang tua.

Pesan tersebut disampaikan saat bertemu dan bersilaturahmi dengan ratusan siswa NTB, termasuk 50 peserta yang lolos program magang ke Jepang serta perwakilan siswa SMA/SMK se-Pulau Lombok, di Islamic Center Mataram, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini turut didampingi Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri.

Dalam arahannya, Yandri menekankan bahwa setiap anak bangsa memiliki peluang yang sama untuk meraih kesuksesan, tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan harus ditopang oleh sikap, etika, dan restu orang tua.

“Kalau ingin sukses, jangan pernah melawan orang tua. Hormati mereka, minta do’a dan restu. Itu jalan yang sering dilupakan, padahal sangat menentukan,” ujarnya di hadapan para siswa.

Ia bahkan mengajak para siswa untuk tidak ragu menunjukkan bakti secara langsung kepada orang tua sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur.

“Kalau perlu, pulang nanti minta ma’af kepada orang tua, cium tangan dan kaki mereka. Kita bisa hidup karena mereka,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menteri Desa mengingatkan bahwa sikap durhaka kepada orang tua tidak hanya berdampak pada kehidupan dunia, tetapi juga memiliki konsekuensi moral dan spiritual yang berat.

Dalam kesempatan tersebut, Yandri juga membagikan kisah perjalanan hidupnya sebagai inspirasi. Ia berasal dari keluarga sederhana di desa, dengan kedua orang tua berprofesi sebagai petani.

Dalam masa sekolah, ia harus berjalan kaki hingga 14 kilometer dan menjalani kehidupan sederhana sebagai marbot masjid.

Menteri Desa PDT RI bersama Wakil Gubernur NTB dan sejumlah pejabat berfoto bersama ratusan siswa usai kegiatan silaturahmi dan pembekalan di Islamic Center Mataram, Kamis (16/4/2026).(Foto: Istimewa)

“Banyak yang menganggap anak desa tidak bisa sukses. Tapi dengan tekad dan do’a orang tua, saya bisa melewati itu semua. Ini bukti bahwa siapa pun bisa berhasil,” ungkapnya.

Ia berharap kisah tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda NTB untuk terus berjuang meraih masa depan yang lebih baik.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui program magang luar negeri yang legal dan terstruktur.

Menurutnya, NTB merupakan salah satu daerah pengirim tenaga kerja ke luar negeri dalam jumlah besar, sehingga penting memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur resmi.

“Kami mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengikuti jalur resmi. Mereka adalah calon pahlawan devisa yang membawa nama baik daerah,” ujarnya.

Wagub juga memberikan pesan khusus kepada 50 siswa yang akan menjalani magang di Jepang agar menjaga sikap, etika, dan identitas sebagai masyarakat NTB.

“Jaga adab, jaga nama baik daerah. Kesuksesan kalian di sana bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi akan membuka jalan bagi generasi berikutnya,” tegasnya.

Ia berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga mampu menjadi inspirasi sekaligus meningkatkan daya saing generasi muda NTB di tingkat global.

Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPR RI Dapil Pulau Lombok H. Muazim Akbar, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB Dr. Aidy Furqan, serta sejumlah asosiasi dan lembaga pelatihan kerja di NTB.

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Sumber Berita : Taufik Natanagara

Berita Terkait

SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja
Ditlantas Polda NTB Edukasi Ratusan Pelajar SMPN 1 Gerung soal Keselamatan Berlalu Lintas
Haniy, Siswi MAN Lombok Barat Raih Medali Perak pada Kejuaraan Pencak Silat Nasional 2026
Hadiri Wisudawan Takhasus Ponpes NU Abhariyah, Wakil Ketua DPR RI Hj. Sari Yuliati Serahkan Bantuan PIP dan Bantuan Program Sanitasi
Pengasuh Ponpes NU Abhariyah Puji Komitmen Hj. Sari Yuliati Salurkan Bantuan PIP dan KIP Kuliah Untuk Santri
Harumkan Nama NTB, Tiga Siswa MAN Lombok Barat Raih Medali di Masmirah Championship 2026
Ratusan Wali Murid Sepakati Kolaborasi Pendidikan, MAN Lombok Barat Tegaskan Rumah dan Madrasah Satu Irama
Siswa Bertambah, Prestasi Melimpah: SDN 3 Sukamakmur Perkuat Budaya Literasi dan Karakter

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:03 WITA

SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:57 WITA

DPRD Lobar Ungkap Dugaan Pola Pergeseran Anggaran, 90 Persen Proyek Temuan KPK Tak Pernah Dibahas di Paripurna

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:50 WITA

Jalur Administratif Buntu, DPRD dan Pemkab Lobar Tempuh Jalur Politik ke DPR RI Perjuangkan Nasib 31 Honorer

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:24 WITA

Asak Datu Desak Pemkab Lombok Barat Bekukan Aplikasi BANTU-IN, Soroti Serapan Anggaran dan Dasar Hukumnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:25 WITA

12 Tuntutan Forum FBI Warnai Hearing Akbar Bersama Seluruh Komisi DPRD Lombok Barat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Lombok Barat Targetkan Kemiskinan Turun 1 Persen, Fokus Tangani 4.000 KK Miskin Ekstrem

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:45 WITA

NasDem Bantah Dugaan Aliran Dana di Balik Sikap Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Lombok Barat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:35 WITA

Tenggang Waktu Menipis, DPRD Lombok Barat Desak Pemda Tuntaskan Status 31 Honorer Sebelum Desember

Berita Terbaru