Home / NTB

Waspada! Penipuan Berkedok Pembaruan Data Haji, Kemenhaj Lobar Imbau Jemaah Tidak Mudah Percaya

- Wartawan

Rabu, 1 April 2026 - 14:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Kemenhaj Lombok Barat memberikan imbauan kepada masyarakat terkait maraknya penipuan berkedok pengurusan haji.(Foto istimewa)

Petugas Kemenhaj Lombok Barat memberikan imbauan kepada masyarakat terkait maraknya penipuan berkedok pengurusan haji.(Foto istimewa)

Lombok Barat Halontb.com — Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Lombok Barat mengingatkan masyarakat, khususnya calon jemaah haji, untuk mewaspadai maraknya modus penipuan berkedok pengkinian data dan pelunasan biaya haji yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kemenhaj Lombok Barat, H. Suparlan, mengungkapkan bahwa pihaknya baru-baru ini menerima laporan dari masyarakat terkait adanya upaya penipuan melalui telepon dan aplikasi pesan instan.

“Beberapa jemaah datang langsung ke kantor menyampaikan bahwa mereka dihubungi oleh seseorang yang meminta pembaruan data, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) hingga pengiriman KTP. Bahkan ada yang diarahkan untuk membuka tautan tertentu atau aplikasi, serta melakukan verifikasi melalui telepon maupun video call,” ujarnya, Rabu (1/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Suparlan, modus tersebut sangat berbahaya karena berpotensi menyalahgunakan data pribadi jemaah. Ia menegaskan bahwa seluruh proses resmi terkait haji, termasuk pelunasan biaya, hanya dilakukan melalui jalur dan prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Kami khawatir jika masyarakat memberikan data kepada pihak luar, data tersebut bisa disalahgunakan untuk hal-hal yang merugikan. Perlu kami tegaskan, jika bukan dari petugas resmi Kemenhaj, maka itu patut dicurigai,” tegasnya.

Hingga saat ini, setidaknya telah ada dua warga yang melapor setelah menerima kontak mencurigakan tersebut. Beruntung, keduanya segera melakukan konfirmasi ke kantor Kemenhaj sehingga terhindar dari potensi kerugian.

“Memang baru dua orang yang melapor di Lombok Barat, tetapi informasi serupa juga terjadi di daerah lain. Yang kami khawatirkan jika ada masyarakat yang langsung mengikuti instruksi tanpa melakukan konfirmasi,” katanya.

Suparlan menjelaskan, waktu pelunasan biaya haji memiliki jadwal dan tahapan yang jelas. Oleh karena itu, apabila ada pihak yang menghubungi di luar jadwal resmi, besar kemungkinan hal tersebut merupakan penipuan.

“Jemaah yang berangkat tahun ini datanya sudah final. Saat ini kami fokus pada persiapan keberangkatan, bukan lagi membuka pengkinian data atau pelunasan di luar prosedur,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Kemenhaj Lombok Barat telah menyebarkan imbauan melalui berbagai media, termasuk pamflet yang didistribusikan ke kelompok-kelompok masyarakat dan jemaah melalui grup whatsApp.

Pihaknya juga meminta peran aktif media untuk membantu menyebarluaskan informasi agar masyarakat lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan momen ibadah haji.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati. Jika menerima informasi yang meragukan, segera konfirmasi langsung ke kantor. Jangan mudah percaya apalagi memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas,” tutup Suparlan.

Kemenhaj berharap dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat, potensi penipuan dapat ditekan dan jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman tanpa gangguan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Sumber Berita : Taufik Natanagara

Berita Terkait

Polemik Mesin Masaro Lobar Memanas: DPRD Endus Kejanggalan Anggaran BTT, Kasta NTB Desak APH Turun Tangan
Hearing Publik: PPS Desak Kemenhaj NTB Sanksi Tegas Travel Nakal Buntut Jamaah Umrah Terlantar
Viral Protes Pajak Parkir di Batu Bolong, Begini Penjelasan Bapenda Lobar!
Dari Desa hingga Nasional, Setahun Haerul Warisin Dinilai Sukses Ubah Wajah Lombok Timur
Dari Ka’bah ke Ketidakpastian: Jamaah Umroh NTB Jadi Korban, Negara Ditantang Bertindak
Arus Balik H+4 Lebaran 2026: Penumpang Lembar–Padangbai Melandai, ASDP Siaga Antisipasi Lonjakan Akhir Pekan
LPK ARK Jinzai Solusi Group Bidik 1.000 Slot ke Jepang: Tak Sekadar Kirim Kerja, Tapi Ubah Nasib Lewat Bahasa
Kapolda NTB Hadiri Parade Ogoh-ogoh Nyepi 2026, Simbol Toleransi di Tengah Momentum Lebaran

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:19 WITA

Naik Drastis! Jumlah Kendaraan di Pelabuhan Lembar Melonjak Hingga 40 Persen

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:44 WITA

KUR Nol Persen di Depan Mata, Bank NTB Syariah Siapkan Layanan Cepat dan Terintegrasi

Jumat, 27 Maret 2026 - 04:35 WITA

NTB Terang Benderang di Hari Raya, Cadangan Listrik Aman, PLN Panen Apresiasi

Rabu, 25 Maret 2026 - 01:39 WITA

SPKLU Kian Masif, Mudik Ramah Lingkungan Jadi Tren Baru di NTB

Minggu, 22 Maret 2026 - 01:30 WITA

45 SPKLU Disiagakan PLN NTB, Mudik Kendaraan Listrik Kini Lebih Tenang dan Terjamin

Sabtu, 21 Maret 2026 - 01:23 WITA

Idulfitri Tanpa Kedip Listrik, PLN NTB Jamin Pasokan Stabil Saat Salat Id

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:14 WITA

Takbiran Penuh Cahaya di Mataram, PLN Pastikan Listrik Stabil di Tengah Lonjakan Aktivitas

Selasa, 17 Maret 2026 - 07:06 WITA

Bank NTB Syariah, Pertumbuhan Nyata Tertutup Beban Sementara

Berita Terbaru