Mataram,Halontb.com — Menghadapi momen Ramadan dan Idulfitri yang identik dengan peningkatan konsumsi energi, PLN UIW NTB memastikan sistem kelistrikan berada dalam kondisi optimal dengan cadangan daya yang memadai.
Langkah strategis ini ditandai dengan apel siaga dan pengecekan menyeluruh yang dipimpin langsung oleh General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti.
Dari sisi teknis, sistem kelistrikan di NTB menunjukkan kondisi yang stabil. Sistem Lombok memiliki cadangan daya sebesar 44 MW, sementara sistem Tambora mencatat cadangan sebesar 39 MW. Angka ini menjadi penopang penting dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik selama periode siaga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, kesiapan PLN tidak hanya berhenti pada ketersediaan daya. Penguatan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan personel hingga kelengkapan peralatan di lapangan.
Sebanyak 1.989 personel disiagakan, didukung ratusan peralatan dan kendaraan operasional. Langkah ini bertujuan untuk memastikan setiap potensi gangguan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
PLN juga memperkuat sistem melalui puluhan posko siaga yang tersebar di berbagai lini operasional, termasuk pembangkit, transmisi, distribusi, hingga pengatur beban dan layanan pendukung.
“Ini adalah bentuk totalitas PLN dalam menjaga keandalan listrik, terutama di momen penting bagi masyarakat,” ungkap Sri Heny.
Dengan kesiapan menyeluruh tersebut, PLN NTB menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas pasokan listrik, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan rasa aman, nyaman, dan penuh khidmat.







