Dari Rumah Tangga ke Meja Hijau: Perkara Pembunuhan Brigadir Esco Segera Disidangkan

- Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Esco Paska Rely mengikuti proses pelimpahan tahap II di Kejari Mataram, sebelum ditahan di lembaga pemasyarakatan.(Foto: Istimewa)

Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Esco Paska Rely mengikuti proses pelimpahan tahap II di Kejari Mataram, sebelum ditahan di lembaga pemasyarakatan.(Foto: Istimewa)

Halontb.com – Kasus pembunuhan Brigadir Esco Paska Rely yang sempat mengguncang publik kini resmi melangkah ke pintu persidangan. Setelah berkas dinyatakan lengkap, lima tersangka diserahkan penyidik kepada jaksa untuk proses penuntutan.

Pelimpahan tahap II menandai berakhirnya tugas penyidik dan dimulainya peran jaksa dalam membawa perkara ini ke meja hijau. Seluruh tersangka langsung menjalani pemeriksaan lanjutan sebelum diputuskan untuk ditahan.

Yang membuat perkara ini menyita perhatian luas adalah keterlibatan orang-orang terdekat korban. Istri korban, RS, diduga berperan sebagai aktor utama, dibantu oleh kerabat dekat dan satu orang tetangga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana haru menyertai proses pelimpahan. Keluarga para tersangka tampak tak kuasa menahan tangis saat menyaksikan orang-orang terdekat mereka digiring dalam kondisi terborgol. Momen tersebut menjadi gambaran nyata betapa tragedi ini bukan sekadar kasus kriminal, tetapi juga luka mendalam dalam lingkar keluarga.

Jaksa memastikan bahwa seluruh barang bukti telah diamankan dan diteliti secara menyeluruh. Bukti-bukti tersebut akan menjadi fondasi utama dalam pembuktian di persidangan mendatang.

Kasus ini dijadwalkan segera disidangkan di Pengadilan Negeri Mataram setelah surat dakwaan rampung. Publik kini menanti proses persidangan untuk mengungkap secara terang peran masing-masing tersangka serta motif di balik tewasnya Brigadir Esco Paska Rely.

Aparat penegak hukum berharap, proses peradilan dapat berjalan terbuka dan adil, sekaligus menjadi pelajaran bahwa hukum akan ditegakkan tanpa pandang bulu, termasuk ketika pelakunya berasal dari lingkar terdekat korban sendiri.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Korban Dugaan Penipuan Kripto Diperiksa Polisi, Nama Timothy Ronald Disorot
Kejati NTB Telusuri Kelebihan Bayar Lahan MXGP, Ali BD Dipanggil Lagi
Bantuan untuk Petani, Panen untuk Oknum: Skandal Combine Harvester Pokir Dibedah Jaksa
Mahfud MD Ingatkan Bahaya Pembiaran Teror terhadap Aktivis dan Influencer
Sidang Eksepsi Kasus GTI, Penasihat Hukum Tegaskan Mawardi Khairi Tak Terima Uang Negara
Proyek Jalan Lendang Re–Menjut Dipaksakan di Akhir Tahun, Siapa Pengambil Keputusan Sebenarnya ?
Tiga Pekan Jalan di Tempat, Polisi Ungkap Alasan Lambannya Penanganan Dugaan Penipuan Proyek Dapur MBG Rp1,2 Miliar di Lombok Barat
Sirkuit Samota: Dari Mimpi Balapan Dunia Jadi Lintasan Skandal Anggaran Rp53 Miliar

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 12:55 WITA

Justitia Fight Sport Siap Guncang Ring NTB: 32 Fighter Akan Adu Nyali di Mataram

Kamis, 18 September 2025 - 04:32 WITA

Zabur: Dukung MotoGP Mandalika 2025, Tapi Hak Warga Jangan Dikesampingkan

Selasa, 9 September 2025 - 07:45 WITA

Ketua Bardam Nusa Ajak Masyarakat Dukung dan Sukseskan MotoGP Mandalika 2025

Selasa, 9 September 2025 - 01:18 WITA

Ketua Forum Kadus Ajak Warga Desa Kuta Berperan Aktif Sukseskan MotoGP Mandalika

Rabu, 20 Agustus 2025 - 23:39 WITA

Mandalika Dipoles Jadi Kebanggaan, Pemprov NTB Malah Bilang Tak Sanggup Bayar

Rabu, 6 Agustus 2025 - 14:19 WITA

Ada Pungli di Bansis Milik Oknum Anggota DPRD NTB, Forum Rakyat Laporkan ke Kejati NTB

Rabu, 6 Agustus 2025 - 08:27 WITA

Proyek Misterius di Gelanggang Pemuda: Dikerjakan Tanpa Izin, Dibiayai Entah dari Mana

Senin, 4 Agustus 2025 - 05:11 WITA

FKUB NTB Support Pelaksanaan MotoGP Mandalika 2025

Berita Terbaru