Peringati Nuzulul Qur’an 1447 H, SMAN 1 Gerung Gelar Bedah Buku dan Buka Puasa Bersama

- Wartawan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMAN 1 Gerung M. Ridwan Helmy saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H yang dirangkai dengan bedah buku dan buka puasa bersama di lingkungan sekolah.(Foto istimewa)

Kepala SMAN 1 Gerung M. Ridwan Helmy saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H yang dirangkai dengan bedah buku dan buka puasa bersama di lingkungan sekolah.(Foto istimewa)

Lombok Barat,Halontb.com – Keluarga besar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Gerung, Kabupaten Lombok Barat, menggelar rangkaian kegiatan religius dan edukatif dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk bedah buku, tausiyah, dan buka puasa bersama tersebut berlangsung di lingkungan sekolah pada Sabtu (7/3/2026), bertepatan dengan 17 Ramadan 1447 H.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat pembinaan karakter, iman, dan ketakwaan (imtak) bagi para siswa, sekaligus menumbuhkan semangat literasi dan kepedulian terhadap isu-isu keumatan.

Kepala SMA Negeri 1 Gerung, M. Ridwan Helmy, M. Pd., menjelaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini sengaja dirangkai dengan kegiatan bedah buku untuk menghadirkan suasana pembelajaran yang lebih variatif dibandingkan peringatan yang biasanya hanya diisi ceramah keagamaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang menekankan pentingnya pembentukan karakter generasi muda.

“Pada intinya kegiatan ini dalam rangka membentuk karakter anak-anak sebagaimana tujuan pemerintah. Kami ingin menghadirkan suasana yang berbeda. Kalau biasanya Nuzulul Qur’an hanya diisi ceramah, kali ini kami rangkai dengan bedah buku,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan bedah buku tersebut terlaksana berkat kolaborasi dengan komunitas Al-Aqsa yang mengajukan proposal kegiatan kepada pihak sekolah. Pihak sekolah pun menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bagian dari penguatan literasi keagamaan di kalangan pelajar.

Selain bedah buku, kegiatan juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh pengurus OSIS, perwakilan ekstrakurikuler, komite sekolah, Dharma Wanita, guru, serta tenaga tata usaha.

“Buka puasa bersama ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi seluruh keluarga besar sekolah,” tambahnya.

Ridwan Helmy juga menjelaskan bahwa selama bulan Ramadan, sekolah telah menjalankan berbagai kegiatan pembiasaan religius bagi siswa.

Setiap hari, kegiatan diawali dengan tadarus selama 15 menit sebelum pelajaran dimulai. Proses belajar mengajar kemudian berlangsung hingga sekitar pukul 12.25 WITA, dilanjutkan dengan kultum atau kuliah tujuh menit sebelum pelaksanaan salat zuhur berjamaah.

“Rangkaian kegiatan Ramadan ini juga kami lengkapi dengan peringatan Nuzulul Qur’an, buka puasa bersama, hingga pengumpulan dan distribusi zakat fitrah,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan membentuk kebiasaan positif bagi siswa agar terbiasa dengan nilai-nilai peradaban Islam yang diharapkan dapat menjadi bekal mereka di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Ridwan juga menyinggung tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, khususnya generasi Alfa yang tumbuh di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Ia menilai salah satu tantangan utama generasi saat ini adalah rendahnya daya juang atau resiliensi, yang kerap disebut sebagai fenomena “generasi stroberi”.

“Generasi sekarang menghadapi tantangan dunia digital. Jika tidak bijak menggunakannya, justru lebih banyak dampak buruk yang muncul dibandingkan manfaatnya,” katanya.

Kepala SMAN 1 Gerung M. Ridwan Helmy (tengah) menerima buku dari narasumber Ali Farkhan Tsani dalam kegiatan bedah buku pada peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H yang dirangkai dengan buka puasa bersama di SMAN 1 Gerung, Lombok Barat. (Foto: Istimewa)

Karena itu, ia mengingatkan para siswa agar mampu mengendalikan penggunaan gawai dan media sosial agar tidak menjadi kecanduan yang mengganggu aktivitas belajar dan kehidupan sosial.

Ridwan juga menyebut pemerintah tengah menggulirkan kebijakan pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun yang direncanakan mulai berlaku pada akhir Maret.

“Harapannya kebijakan ini juga menjadi pengingat bagi siswa untuk menggunakan dunia digital secara bijak,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber bedah buku yaitu Ali Farkhan Tsani menjelaskan bahwa buku yang dibedah dalam kegiatan tersebut membahas dua aspek utama mengenai Masjid Al-Aqsa.

Pertama, dari perspektif ajaran Islam, di mana Masjid Al-Aqsa merupakan salah satu tempat suci yang dimuliakan sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an, khususnya pada Surah Al-Isra ayat 1.

Masjid tersebut juga dikenal sebagai tempat persinggahan peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sekaligus kiblat pertama umat Islam.

“Selain dari sisi agama, buku ini juga membahas sejarah kawasan Masjidil Aqsa yang sejak zaman para nabi dikenal sebagai negeri yang diberkahi. Banyak nabi tinggal di wilayah tersebut,” jelasnya.

Ia juga menyinggung konflik yang masih terjadi di wilayah tersebut dan mengajak generasi muda untuk memahami sejarah serta nilai-nilai perjuangan yang terkandung di dalamnya.

Ali Farkhan turut mengapresiasi langkah SMA Negeri 1 Gerung yang dinilai memiliki perhatian besar terhadap pembinaan iman dan ketakwaan siswa.

“Ini bagian dari pembinaan iman dan takwa. Melalui kegiatan seperti ini, nilai perjuangan dan semangat belajar dapat ditanamkan kepada para siswa,” ujarnya.

Ia berharap nilai-nilai yang digali dari peringatan Nuzulul Qur’an dan pembahasan sejarah Al-Aqsa dapat memotivasi siswa untuk memiliki semangat juang tinggi dalam menuntut ilmu.

Sebagai informasi, SMA Negeri 1 Gerung saat ini memiliki sekitar 1.221 siswa dengan latar belakang agama yang beragam. Selain mayoritas siswa Muslim, terdapat pula sekitar 147 siswa beragama Hindu, serta masing-masing satu siswa beragama Buddha dan Kristen.

Sementara jumlah guru, tenaga tata usaha, serta komite sekolah tercatat sekitar 103 orang.

Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an kali ini dihadiri sekitar 45 pengurus OSIS dan 41 perwakilan ekstrakurikuler, serta unsur guru, komite sekolah, dan Dharma Wanita.

Pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang dengan melibatkan lebih banyak siswa sehingga peringatan Nuzulul Qur’an tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan di kalangan generasi muda.

Facebook Comments Box

Sumber Berita : Taufik Natanagara

Berita Terkait

Proyek Renovasi 11 Madrasah di Pulau Sumbawa Senilai Rp61 Miliar Mulai Bergulir, MIN 1 Sumbawa Barat Capai Progres Awal
Klarifikasi Isu Siswa Dilarang Ujian, Kepala MAN Lobar: Itu Murni Miskomunikasi, Persoalan Sudah Clear
Perkuat Karakter Religius, MAN Lobar Terapkan Program “One Day One Khatmul Quran” Selama Ramadhan
Lebih dari Sekadar Hibah, Fuso Fighter Jadi Investasi Kompetensi Generasi Mekanik NTB
Sempat Jadi Sorotan Publik, Ini Penjelasan Kepala MAN Lobar Soal Aturan ‘Lock the Gate’
Kritik Aturan “Lock the Gate”, Sujirman: Siswa Terlambat Lebih Aman Dibina di Dalam Sekolah
Komisi IV Desak Pemkab Lobar Segera Revitalisasi Sekolah Terdampak Banjir Demi Selamatkan IPM
Dituding Jual Beli Beasiswa KIP: UNBIM Buka Suara, Begini Faktanya!

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 01:04 WITA

Polda NTB Tetapkan Ketua Yayasan Ponpes di Lombok Tengah sebagai Tersangka Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:31 WITA

Polda NTB Tetapkan Kabid PTK Dikbudpora Bima Sebagai Tersangka Pungli Tunjangan Guru

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:04 WITA

Dari Bima ke Tanjung Balai: Jejak Pelarian Koko Erwin Terhenti, Skandal Narkoba dan Dugaan “Setoran” Aparat Kian Terbuka

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:51 WITA

Breaking News: Buronan Interpol WNA Kazakhstan Ditangkap di Lombok!

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:19 WITA

Fantastis! Polda NTB Sita Uang Tunai Rp3 Miliar Lebih dan 2,5 Kg Sabu dari Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:48 WITA

Dari Sawah ke Halaman Pribadi? Skandal Pokir Combine Harvester KSB Dibongkar, Rp11,25 Miliar Dipertaruhkan

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:38 WITA

Polemik Penonaktifan BUMDes Leseng, Ada Apa di Balik Kebijakan Kades?

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:52 WITA

Grebek Mafia Beras di Kediri! Satgas Pangan NTB Amankan Terduga Pelaku Pengoplos Beras Subsidi

Berita Terbaru