Lombok Barat, Halontb.com – Suasana khidmat bulan suci Ramadhan di MAN Lombok Barat terasa kian bermakna dengan digelarnya kegiatan “Panen Berkah Ramadhan”. Bertempat di Greenhouse madrasah, para siswa dan guru melakukan panen raya sayuran hidroponik sebagai wujud nyata keberhasilan program pendidikan karakter dan kemandirian, Jumat (13/03/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Ramadhan Camp Full Day yang bertujuan membekali siswa dengan keterampilan hidup (life skill) serta kepedulian terhadap lingkungan. Berbagai jenis sayuran segar seperti sawi dan pakcoy yang dibudidayakan oleh siswa ekstrakurikuler hidroponik berhasil dipanen dengan kualitas unggul.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Kasubag TU Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, Camat Gerung, Kepala KUA Kecamatan Gerung, serta Lurah Gerung Utara. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Kepala MAN Lombok Barat, H. Kemas Burhan, S.Pd., M.Pd., bersama Pembina Ekstrakurikuler Hidroponik, Baiq Widya Astuti, S.Pd.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Prosesi panen dilakukan secara simbolis di dalam greenhouse. Para tamu undangan tampak antusias melihat langsung sistem pertanian modern yang dikelola secara mandiri oleh warga madrasah.
Kepala MAN Lombok Barat, H. Kemas Burhan, S.Pd., M.Pd., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa program hidroponik ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam mengembangkan pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai kemandirian bagi peserta didik.
Menurutnya, keberadaan greenhouse ini tidak hanya menjadi sarana praktik pembelajaran bagi siswa, tetapi juga menjadi wadah untuk menumbuhkan kecintaan terhadap pertanian modern yang ramah lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam menanam, merawat, hingga memanen tanaman hidroponik. Ini menjadi bagian dari pembelajaran life skill yang sangat penting bagi generasi muda,” ujarnya.
Sementara itu, Kasubag TU Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inovasi yang dilakukan oleh MAN Lombok Barat dalam mengembangkan program hidroponik sebagai media pembelajaran.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu mengintegrasikan pendidikan akademik dengan penguatan karakter, keterampilan, serta nilai-nilai kemandirian.
“Program hidroponik yang dikembangkan MAN Lombok Barat ini merupakan contoh nyata bagaimana madrasah mampu menghadirkan inovasi pembelajaran yang kreatif dan produktif. Selain memberikan manfaat edukatif bagi siswa, kegiatan ini juga dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia berharap program tersebut dapat terus dikembangkan sehingga menjadi salah satu keunggulan madrasah sekaligus inspirasi bagi madrasah lainnya di Kabupaten Lombok Barat.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan berkembang, sehingga madrasah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama dan akademik, tetapi juga menjadi pusat pengembangan keterampilan hidup bagi para siswa,” tambahnya.
Pembina Ekstrakurikuler Hidroponik, Baiq Widya Astuti, S.Pd., menjelaskan bahwa tanaman hidroponik yang dipanen merupakan hasil kerja keras siswa yang selama ini aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Para siswa terlibat langsung mulai dari proses penyemaian, perawatan nutrisi tanaman, hingga proses panen.
Ia berharap kegiatan ini dapat memotivasi siswa untuk lebih mencintai kegiatan pertanian modern serta mengembangkan kreativitas dalam bidang agrikultur.
Kegiatan yang berlangsung hangat ini ditutup dengan diskusi mengenai potensi pengembangan hidroponik sebagai unit usaha madrasah di masa depan. Melalui semangat kolaborasi ini, MAN Lombok Barat semakin mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan yang unggul, inspiratif, dan berdaya saing.
Sumber Berita : Taufik Natanagara


































