Logis NTB Bongkar Dugaan Survei Abal-Abal Nusra Institute, Laporan Segera Diajukan

- Wartawan

Kamis, 10 Oktober 2024 - 01:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur LOGIS NTB, M. Fihiruddin. (Foto: Istimewa)

Direktur LOGIS NTB, M. Fihiruddin. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Perseteruan terkait hasil survei Pilkada NTB 2024 semakin memanas. Lombok Global Institute (Logis) NTB menyatakan akan melaporkan Nusra Institute ke jalur hukum. Langkah tegas ini diambil menyusul temuan bahwa survei yang dikeluarkan Nusra Institute diduga abal-abal dan tidak memenuhi syarat legalitas, bahkan dianggap melanggar aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Direktur Logis NTB, M. Fihiruddin, menegaskan bahwa survei yang dipublikasikan Nusra Institute patut dicurigai sebagai manipulasi, dengan indikasi kuat adanya pelanggaran terhadap Keputusan KPU Nomor 328 tahun 2024 yang mengatur pendaftaran lembaga survei resmi.

“Survei ini tidak memiliki sertifikasi yang sah dari KPU. Nusra Institute tidak terdaftar sebagai lembaga resmi yang diizinkan untuk melakukan survei atau jajak pendapat terkait Pilkada. Ini jelas tindakan yang menyesatkan,” ungkap Fihiruddin, Kamis, 10 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Logis NTB telah melakukan klarifikasi langsung ke KPU dan menemukan fakta bahwa Nusra Institute tidak memiliki legalitas sebagai lembaga survei terdaftar. Hal ini menimbulkan dugaan kuat bahwa hasil survei tersebut bertujuan menipu publik dan mengarahkan opini secara tidak bertanggung jawab.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja
Kunjungi Pelabuhan Lembar, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Keamanan dan Penambahan Dermaga
DPRD Lobar Ungkap Dugaan Pola Pergeseran Anggaran, 90 Persen Proyek Temuan KPK Tak Pernah Dibahas di Paripurna
12 Tuntutan Forum FBI Warnai Hearing Akbar Bersama Seluruh Komisi DPRD Lombok Barat
NasDem Bantah Dugaan Aliran Dana di Balik Sikap Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Lombok Barat
Dewas RSUD Tripat Disorot, DPRD Lombok Barat Desak Evaluasi Menyeluruh
Sebelum Kena OTT KPK, LAZ Disebut Diam-diam Lobi Kursi Ketua Gerindra NTB saat Masih Pimpin PAN
Siapa yang Akan Duduki Wakil Bupati Lombok Barat? PAN Langsung Klaim Hak, Sejumlah Nama Mulai Bermunculan

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:16 WITA

3.170 Warga Binaan di NTB Terima Remisi HUT ke-81 RI, 26 Orang Langsung Bebas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:32 WITA

Polda NTB Bongkar Jaringan Curanmor di Sekotong, Tiga Unit Motor Diamankan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:15 WITA

Perkuat Toleransi di NTB, PMB LP2M UIN Mataram Gelar Moderation Connect Ke-3

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:58 WITA

Dicecar Puluhan Pertanyaan KPK Selama Dua Jam, Wabup UNA: Syukurnya Tak Pernah Dilibatkan Proyek

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:03 WITA

Wabup UNA dan Sejumlah Pejabat Lombok Barat Diperiksa KPK Terkait Kasus OTT Bupati LAZ

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:03 WITA

SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:49 WITA

Tiga Oknum Polisi di NTB Ditangkap Dugaan Kasus Narkoba, Berasal dari Polda NTB, Polres Lobar dan Bima Kota

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:57 WITA

Tender Kampus 3 UIN Mataram Disorot, Dugaan Pengaturan Pemenang dan Deal-dealan Proyek Rp7,8 Miliar Mencuat

Berita Terbaru