LOMBOK BARAT, Halontb.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) bersama Kementerian Haji dan Umroh ( Kemenhaj) secara resmi melepas keberangkatan Calon Jemaah Haji ( CJH) tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 3 Embarkasi Lombok pada Kamis (24/4). Sebanyak 393 orang, terdiri dari jemaah dan petugas, diberangkatkan menuju Asrama Haji di Mataram sebelum melanjutkan perjalanan ke Madinah.
Kepala Kantor Kemenhaj Lobar, H. Suparlan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kelancaran persiapan keberangkatan jemaah tahun ini. Ia menegaskan bahwa para jemaah merupakan Duyufurrahman atau tamu Allah yang mendapatkan panggilan istimewa untuk menunaikan ibadah haji.
“Alhamdulillah, pada hari ini jemaah haji Lobar yang tergabung dalam Kloter 3 akan diberangkatkan menuju Asrama Haji Mataram, dan selanjutnya insya Allah terbang ke Madinah besok pukul 14.05 WITA,” ujar Suparlan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan data resmi, total jemaah dalam Kloter 3 berjumlah 393 orang, terdiri dari 387 jemaah haji dan 6 petugas pendamping. Para petugas tersebut meliputi ketua kloter, pembimbing ibadah, tenaga medis, serta Pemandu Haji Daerah (PHD).
Adapun susunan petugas Kloter 3 yakni Ketua Kloter Ustaz H. Syamsul Hadi, Pembimbing Ibadah Ustaz H. Safaruddin, Dokter dr. Icha Justita, tenaga kesehatan Yulia, serta PHD Hj. Aisyah dan Hariani.
Keberangkatan jemaah dijadwalkan berlangsung dalam dua tahap, yakni pemberangkatan menuju Asrama Haji pada hari ini, kemudian dilanjutkan penerbangan ke Madinah pada keesokan harinya. Sementara itu, kepulangan jemaah direncanakan pada 4 Juni 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Suparlan juga mengungkapkan data jemaah berdasarkan usia. Jemaah tertua tercatat atas nama Senah (89) asal Kecamatan Lingsar, sementara jemaah termuda adalah Astrina (22) dari Kecamatan Narmada yang berangkat melalui mekanisme pelimpahan.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat atas dukungan penuh dalam penyelenggaraan haji tahun ini, mulai dari penyediaan perlengkapan hingga fasilitasi keberangkatan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati yang telah memberikan perhatian maksimal kepada jemaah. Ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam melayani tamu-tamu Allah,” katanya.
Sementara itu, Bupati Lobar, Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, terutama mengingat mayoritas jemaah merupakan lanjut usia.
“Lebih dari 68 persen jemaah kita adalah lansia. Karena itu, saya minta seluruh petugas benar-benar menjalankan tugasnya secara optimal, baik dalam pengawasan kesehatan maupun pembimbingan ibadah,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa ibadah haji memiliki waktu pelaksanaan yang sangat ketat, sehingga setiap jemaah diharapkan memahami tahapan ibadah dengan baik agar dapat menunaikan rukun haji secara sempurna.
“Ibadah haji ini waktunya sudah ditentukan. Tidak bisa diulang. Maka hal-hal prinsip harus benar-benar diperhatikan, termasuk saat puncak wukuf di Arafah,” tegasnya.
Selain itu, ia mengimbau jemaah untuk mewaspadai kondisi cuaca di Arab Saudi yang dapat berubah sewaktu-waktu, meskipun saat ini relatif tidak jauh berbeda dengan suhu di Indonesia.
Menutup keterangannya, Bupati LAZ menitipkan doa kepada seluruh jemaah agar mendoakan daerah Lombok Barat tetap dalam keadaan aman, maju, dan sejahtera.
Pelepasan jemaah haji ini berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta keluarga jemaah yang turut mengantar keberangkatan. Suasana haru dan doa mengiringi langkah para jemaah yang bersiap menunaikan rukun Islam kelima.
Editor : Reza
Sumber Berita : Taufik Natanagara











