Memburu Bankir Visioner: Seleksi Direksi Bank NTB Syariah Dibuka, Tak Ada Ruang untuk Nepotisme dan Kepentingan Politik

- Wartawan

Jumat, 25 April 2025 - 03:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Pansel Direksi Bank NTB Syariah, Wirajaya Kusuma, memberikan keterangan pers terkait mekanisme seleksi terbuka lima posisi direksi. (Foto: Istimewa)

Ketua Tim Pansel Direksi Bank NTB Syariah, Wirajaya Kusuma, memberikan keterangan pers terkait mekanisme seleksi terbuka lima posisi direksi. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Di tengah dinamika industri keuangan syariah, Bank NTB Syariah mengambil langkah berani: membuka seleksi terbuka untuk jajaran direksi, termasuk posisi strategis Direktur Utama. Tapi ini bukan seleksi biasa. Panitia Seleksi (Pansel) yang diketuai oleh Wirajaya Kusuma memastikan satu hal: tidak ada ruang untuk nepotisme, tidak pula untuk titipan politik.

“Kami ingin bankir profesional, bukan pemain lama yang hanya mengandalkan koneksi,” tegas Wirajaya saat konferensi pers, Rabu (24/04/2025). Menurutnya, rekrutmen ini menjadi pintu masuk bagi generasi baru pemimpin perbankan yang punya kompetensi sejajar dengan bank daerah lain yang lebih dulu melesat.

Salah satu langkah progresif Pansel adalah menghapus batasan usia pelamar. Hal ini, kata Wirajaya, bertujuan untuk membuka peluang seluas-luasnya bagi para profesional berpengalaman. “Bankir usia matang justru memiliki ketenangan dan kematangan dalam pengambilan keputusan. Itu yang kami cari,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses seleksi ini dilakukan sepenuhnya oleh LPPI, sebuah lembaga nasional terpercaya dalam pengembangan SDM perbankan. Mulai dari tahap administrasi, psikotes, hingga wawancara dan pemberian skor dilakukan secara ketat dan objektif. Lima nama terbaik akan masuk tahap finalisasi oleh Pansel sebelum diserahkan kepada Gubernur NTB dan diuji OJK, lalu ditetapkan oleh PSP.

Hal yang patut diapresiasi, direksi demisioner juga diberikan kesempatan mendaftar kembali tanpa harus mundur dari posisi lama. “Kami ingin memberi ruang pada semua yang layak. Tidak ada mengistimewakan, hanya kompetensi yang bicara,” ujar Wirajaya.

Sekretaris Tim Pansel, Prof. Ridwan Mas’ud, menambahkan bahwa seleksi komisaris akan dilakukan secara terpisah, namun tetap dengan pendekatan profesional yang sama. Ia pun mengajak masyarakat untuk mengawal proses ini secara kritis namun proporsional.

“Percayalah, proses ini kami jaga seketat mungkin dari intervensi luar. Ini soal masa depan bank milik kita bersama,” tandas Ridwan.

Dengan proses seleksi yang terbuka, objektif, dan bebas kepentingan politik, publik kini menanti siapa yang akan muncul sebagai nahkoda baru Bank NTB Syariah. Di pundaknya, harapan akan bangkitnya bank daerah yang kuat, inovatif, dan menjawab kebutuhan umat pun digantungkan. Masa depan sedang dipertaruhkan. NTB siap melangkah lebih jauh.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sinergi Gizi dan Keuangan Syariah, Strategi Baru Pemerintah Perkuat Program Pemenuhan Gizi
Menguatkan Akar Ekonomi Lokal, Bank NTB Syariah Jadikan UMKM Fokus Utama Transformasi 2026
Skandal Lahan MXGP Samota Melebar, Penilai Harga Tanah Resmi Jadi Tersangka
Antisipasi Gangguan Listrik, PLN Perbarui Infrastruktur Transmisi Strategis di Sumbawa
Perkuat Inklusi Keuangan Syariah, Bank NTB Syariah Hadirkan Pojok NTBS di Tiga Pasar Tradisional Mataram
TRC PLN UIW NTB Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Kabul, Perkuat Peran Sosial di Tengah Bencana
Di Tengah Medan Ekstrem Pascabanjir, PLN Berjuang Kembalikan Terang Warga Pelangan
Dari Bibit ke Berkah, Cara Bank NTB Syariah Memaknai Ulang Hadiah Ulang Tahun Daerah

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 15:22 WITA

Resmi! Kasat Narkoba Polres Bima Kota Ditetapkan sebagai Tersangka dan Dipecat Tidak Hormat

Rabu, 4 Februari 2026 - 05:26 WITA

Digugat PMH, BTN Cabang Mataram Terancam Uji Legalitas Appraisal dan Lelang Aset

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:21 WITA

Tragis, Ayah Tebas Anak Kandung di Lombok Barat: Polisi Naikkan Status ke Penyidikan

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:16 WITA

Berbekal Rekaman CCTV, Tim Puma Polda NTB Berhasil Tangkap Residivis Jambret Lintas Wilayah

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:42 WITA

Oknum Pimpinan Ponpes di Lotim Dilaporkan Atas Dugaan Persetubuhan Terhadap Santriwati

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:50 WITA

Satu Jam Menunggu di Samping Api, Ini Pengakuan Pria yang Tega Bakar Ibu Kandungnya.

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:27 WITA

Anak Bunuh Ibu Kandung, Jenazah Dibakar di Sekotong untuk Hilangkan Jejak

Senin, 26 Januari 2026 - 10:50 WITA

Terkuak! Kades Sekotong Barat Ungkap Teka-teki Mobil Putih di Balik Tragedi Penemuan Mayat Terbakar

Berita Terbaru